Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SE

248 karya publik ditemukan.

2026: 232025: 452024: 72023: 532022: 652021: 222020: 12019: 42018: 22

EVALUASI KELENGKAPAN RESEP PSIKOTROPIKA DAN NARKOTIKA DI APOTEK KIMIA FARMA 317 BYPASS CIANJUR

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Resep adalah permintaan tertulis dari dokter, dokter gigi, atau dokter hewan kepada apoteker, baik dalam bentuk paper maupun elektronik untuk menyediakan dan menyerahkan obat bagi pasien sesuai peraturan yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara deskriptif gambaran kelengkapan resep psikotropika dan narkotika secara aspek administratif dan farmasetik di Apotek Kimia Farma 317 Bypass Cianjur. Pengambilan data dilakukan dengan cara retrospektif dengan menggunakan data resep pada bulan Juli - September 2022 dengan total resep psikotropika 129 lembar resep dan total resep narkotika 23 lembar resep. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase kelengkapan resep psikotropika secara administratif yaitu Nama pasien 100%, Alamat pasien 43,41%, Umur pasien 53,48%, Jenis kelamin pasien 10,85%, Berat badan 0,77%, Nama dokter 98,44%, SIP dokter 72,86%, alamat praktek 82,17%, Nomor Telepon dokter 79,06%, Paraf dokter 27,13%, dan Tanggal penulisan resep 74,41%. Persentase kelengkapan resep psikotropika secara farmasetik yaitu Kekuatan obat 88,37%, Jumlah Obat 100%, Aturan pakai 100%, Dosis Obat 99,22%, dan Bentuk Sediaan Obat 100%. Persentase kelengkapan resep narkotika secara administratif yaitu nama pasien 100%, alamat pasien 52,17%, umur pasien 78,26%, jenis kelamin 47,82%, berat badan 21,72%, nama dokter 95,65%, nomor SIP dokter 91,3%, alamat praktek 86,95%, nomor telepon 86,95%, paraf dokter 82,6%,tanggal penulisan resep 78,26%. Persentase kelengkapan resep narkotika secara farmasetik yaitu kekuatan obat 78,26%, jumlah obat 100%, aturan pakai 100%, dosis obat 100%, dan bentuk sediaan obat 91,3%.

ANALISIS DRPs (DRUG RELATED PROBLEMs) PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI INSTALASI RAWAT INAP RS MEDIKA DRAMAGA BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Diabetes Melitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolit dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Pada pasien Diabetes Melitus umumnya mendapatkan terapi dalam jangka panjang sehingga menyebabkan peningkatan resiko terjadinya DRPs. Drug Related Problems (DRPs) adalah suatu peristiwa atau keadaan pada masalah farmakoterapi yang memiliki dampak besar terhadap hasil kesehatan yang diinginkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pasien, profil penggunaan obat dan mengetahui adanya DRPs dengan metode Pharmaceutical Care Network Europe (PCNE) V9.1 2020 pada pasien Diabetes melitus tipe 2 di instalasi rawat inap RS Medika Dramaga Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional, dengan pendekatan cross sectional. Data sekunder pada penelitian ini diambil secara retrospektif dari data rekam medik pasien rawat inap periode Januari – Juni 2022 sebanyak 51 pasien. Pengambilan sampel menggunakan Total sampling. Hasil penelitian menunjukkan jenis kelamin paling banyak yaitu perempuan sebanyak 55 %, usia paling banyak yaitu dengan rentang usia 46-56 tahun sebanyak 39 %, penyakit penyerta paling banyak yaitu Hipertensi sebanyak 32 %. Profil penggunaan obat antihiperglikemia paling banyak yaitu kombinasi insulin – insulin sebanyak 49%. Pasien yang mengalami DRPs sebanyak 45%. Berdasarkan hasil analisis DRPs kategori Pemilihan Obat (C1) sebanyak 27 % dan kategori Pemilihan dosis Obat (C3) sebanyak 18%.

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ANTIHIPERTENSI OBAT AMLODIPINE DAN KOMBINASI AMLODIPINE DENGAN CANDESARTAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DENGAN HEMODIALISA DI RS PMI BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi merupakan penyakit umum yang dapat didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah arteri secara terus–menerus salah satu faktor resiko yang paling signifikan yaitu pada penyakit ginjal. Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan suatu kondisi dimana terdapat penurunan fungsi ginjal, salah satu terapi ginjal yang dilakukan yaitu dengan cara hemodialisa (HD). Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui perbandingan efektivitas penurunan tekanan darah obat amlodipine dan kombinasi amlodipine dengan candesartan pada pasien hipertensi dengan gagal ginjal kronik sebelum dan sesudah hemodialisa di RS PMI. Desain penelitian ini menggunakan metode retrospektif observasional dengan pengambilan data rekam medik berupa usia, jenis kelamin, pekerjaan, serta tekanan darah. Sampel pada penelitian ini adalah pasien hipertensi dengan gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di rawat inap RS PMI Bogor Periode Oktober – Maret 2023. Jumlah subyek penelitian ini adalah 90 pasien. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel dan diagram. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata – rata usia pasien terbanyak 46 – 55 tahun yaitu 32%. Jenis kelamin laki – laki dan perempuan yaitu 50%. Pekerjaan terbanyak yaitu ibu rumah tangga (IRT) yaitu 36 %. Gambaran penurunan tekanan darah pada penggunaan amlodipin yaitu sistolik 6,96 mmHg dan diastolik 2,59 mmHg, sedangkan pada penggunaan amlodipine dengan candesartan yaitu sistolik 10,46 mmHg dan diastolik 4,0 mmHg. Tidak adanya perbedaan efektivitas obat amlodipine dan kombinasi amlodipine dengan candesartan terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan gagal ginjal kronik dengan hemodialisa yang dilihat dari nilai P- value > 0,05.

AKTIVITAS INHIBISI ENZIM α-GLUKOSIDASE INFUSA DAN KOMBUCHA BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) DAN DAUN STEVIA (Stevia rebaudiana Bertoni)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Infusa adalah sediaan cair yang dibuat dengan mengekstraksi simplisia dan air pada bunga rosela dan stevia dapat menurunkan kadar gula darah pada suhu 90°C selama 15 menit. Bunga rosella dan daun stevia dapat dimanfaatkan sebagai minuman Kesehatan yang dapat berpotensi sebagai minuman antidiabetes, seperti antioksidan yaitu diolah menjadi “Teh kombucha” hasil fermentasi the dengan larutan gula menggunakan starter mikroba SCOBY (Symbiotic Culture Of Bacteria and Yeasts). Penelitian ini bertujuan menentukan golongan metabolit sekunder, pH, dan aktivitas inhibisi α-glukosidase dari infusa dan kombucha kombinasi bunga rosella dan daun stevia. Infusa serta kombucha bunga rosella dan daun stevia dibuat dengan berbagai variasi bunga rosella (20-100 g/L), daun stevia 5% (%b/v) dan gula 5% (%b/v). Kedua sampel ditentukan golongan metabolit, nilai pH, dan aktivitas α-glukosidase secara in vitro. Hasil uji fitokimia menunjukkan infusa rosella dan daun stevia mengandung flavonoid, tannin dan saponin sedangkan sediaan kombuchanya mengandung flavonoid dan saponin. Infusa dan kombucha kombinasi bunga rosella dan daun stevia menghasilkan pH sekitar 3-4. Pada infusa kombinasi bunga rosella dan daun stevia, aktivitas inhibisi α-glukosidase yang optimum pada konsentrasi 80 g/L sebesar 83,47%. Sedangkan pada sediaan kombucha mempunyai aktivitas inhibisi α-glukosidase yang optimum pada konsentrasi 40 g/L sebesar 91,74%. Aktivitas inhibisi α- glukosidase infusa 80 g/L dan kombucha 40 g/L berbeda nyata sig (p<0,05) satu sama lain. Oleh karena itu, infusa dan kombucha kombinasi bunga rosella dan daun stevia dapat sebagai sediaan penghambat α-glukosidase.

PERBANDINGAN PENURUNAN TEKANAN DARAH ANTARA OBAT AMLODIPIN DAN CAPTOPRIL PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS CURUG JASINGA BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi merupakan suatu penyakit degeneratif ditandai dengan terjadinya peningkatan sistolik di atas 140 dan atau diastolik di atas 90 mmHg. Tujuan dari pengobatan hipertensi adalah terjadinya penurunan tekanan darah. Salah satu pengobatan yang digunakan adalah Amlodipin dan Captopril. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sosiodemografi pasien hipertensi, gambaran penggunaan obat antihipertensi, gambaran penurunan tekanan darah dan untuk mengetahui perbandingan penurunan tekanan darah dari kedua jenis obat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif non observasional dengan pendekatan cross sectional, pengambilan data dilakukan secara retrospektif dari data sekunder berupa data dari rekam medis pasien hipertensi di Puskesmas Curug Jasinga Bogor periode Februari – April 2022. Sampel yang diambil sebanyak 92 pasien dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan data sosiodemografi terbanyak terjadi pada rentang usia 46–55 tahun (40,22%), dengan jenis kelamin terbanyak pada perempuan (72,83%), dan kelompok pekerjaan terbanyak pada ibu rumah tangga (52,17%). Obat yang paling banyak digunakan adalah Amlodipin (51,09%). Pada penggunaan Amlodipin didapatkan rata-rata penurunan tekanan darah sistolik 25,5 mmHg dan diastolik 17,4 mmHg sedangkan pada penggunaan Captopril rata-rata penurunan tekanan darah sistolik 11,7 mmHg dan diastolik 8,6 mmHg. Pada uji Mann- whitney didapatkan nilai P-value 0,000 < 0,05 artinya terdapat perbedaan yang nyata penurunan tekanan darah antara Amlodipin dan Captopril.

GAMBARAN HASIL PENGOBATAN PENYAKIT TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS CIPAKU KECAMATAN BOGOR SELATAN TAHUN 2019

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tuberkulosis paru (TBC paru) adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TBC (Mycobacterium tuberculosis). Bakteri tersebut menyerang parenkim (jaringan) paru. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui gambaran sosiodemografi penyakit TBC, gambaran karakteristik jenis BTA pada pasien TBC, gambaran karakteristik tipe pasien TBC dan gambaran pengobatan penyakit TBC, gambaran hasil pengobatan pasien TBC di Puskesmas Cipaku Kecamatan Bogor Selatan. penelitian ini menggunakan metode retrospektif mengenai gambaran pengobatan penyakit TBC dan pengambilan data dilakukan dengan melihat rekam medik pasien penyakit TBC, Hasil penelitian ini dapat dikaitkan bahwa kelompok umur 36-45 tahun dan kelompok umur 17-25 tahun termasuk kedalam kelompok usia produktif yang mempunyai mobilitas yang sangat tinggi sehingga kemungkinan untuk terpapar bakteri Mycobacterium tuberculosis paru lebih besar, BTA negatif dengan presentase 55,6% sedangkan BTA positif dengan presentase 44,4%, Tipe pasien terbanyak yaitu kasus baru dengan presentase 91,7% sedangkan kasus rujukan dengan presentase yaitu 8,3%, Pengguna obat kategori I yaitu dengan presentase 88.89%, kategori II sebesar 8,33% dan kategori OAT Anak sebesar 2,78%. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Proporsi karakteristik pasien berdasarkan sosiodemografi yang tertinggi berdasarkan jenis kelamin adalah laki laki 25%, berdasarkan usia adalah remaja 33,33%, proporsi penderita tuberkulosis paru berdasarkan hasil BTA tertinggi ialah BTA negatif 55,6%dan positif 44,4%, Proporsi penderita tuberkulosis paru berdasarkan tipe pasien tertinggi ialah kasus baru sebanyak 91,7%, Proporsi penderita tuberkulosis paru berdasarkan hasil akhir pengobatan di nyatakan sembuh sebanyak 44,4%.

GAMBARAN KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI APOTEK KIMIA FARMA KUSMAYADI CIBINONG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Permenkes RI Nomor 73 Tahun 2016 merupakan pedoman bagi tenaga kefarmasian yang menyelenggarakan pelayanan kefarmasian di apotek. Standar pelayanan kefarmasian adalah tolak ukur yang di pergunakan sebagai pedoman bagi tenaga kefarmasian dalam menyelenggarakan pelayanan kefarmasian dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas pelayanan farmasi di Apotek Kimia Farma Kusmayadi Cibinong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif menggunakan alat kuisioner. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 100 pasien. Kualitas pelayanan ini diukur dengan persentase (analisa univariat) dengan hasil pelayanan cukup puas 44%, waktu pelayanan cukup puas 45%, ketersediaan obat tidak puas 41%, dan sarana dan prasarana sangat puas 35%.

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI DI KLINIK SITI AKSAR DEPOK

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah terjadinya peningkatan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg dalam dua kali pengukuran dengan selang waktu 5 menit dalam keadaan istirahat atau tenang. Penelitian ini bersifat prospektif data yang digunakan adalah data primer yaitu hasil pemberian kuesioner, jumlah sampel 59 responden yang diperoleh dengan teknik total sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi, tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner HK-LS dan tingkat kepatuhan diukur menggunakan kuesioner MMAS-8. Hasil penelitian pasien hipertensi mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 38 responden (64%), usia 56-65 tahun (lansia akhir) sebanyak 17 responden (29%), pendidikan terakhir Tamat SMA/SMK sebanyak 26 responden (44%), dan pekerjaan Ibu Rumah Tangga sebanyak 26 responden (44%). Hasil kuesioner tingkat pengetahuan pasien dengan tingkat pengetahuan baik sebanyak 46 responden (78%), dan hasil tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi dengan tingkat kepatuhan sedang sebanyak 30 responden (51%). Hasil analisis data statistik Ada hubungan tingkat pengetahuan pasien terhadap tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi di Klinik Siti Aksar Depok yang dapat dilihat dari uji Chi Square dengan nilai Signifikasi p value 0,011 < 0,05 yang berarti H0 ditolak, H1 diterima.

GAMBARAN EFEK SAMPING TERAPI RADIOTIROABLASI PADA PASIEN KANKER TIROID DI KOMUNITAS INSPIRASIEN SRIKANDI INDONESIA

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kanker tiroid adalah pertumbuhan sel tiroid yang tidak terkendali dan dapat menyebar pada kelenjar getah bening di sekitarnya maupun organ lain. Salah satu terapi yang digunakan adalah radiotiroablasi yang meliputi pemberian obat I-131(Iodium Radioaktif) yang fungsinya untuk menghancurkan sel tiroid. Efek samping terapi radiotiroablasi dikelompokkan ke dalam efek samping yang timbul segera (early effect) dan yang timbul kemudian hari (late effect).Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran profil pasien kanker tiroid yang meliputi usia, jenis kelamin, dan stadium kanker, Untuk mengetahui gambaran efek samping terapi radiotiroablasi yang timbul segera dan timbul kemudian hari. Desain penelitian bersifat deskriptif observasional dengan menggunakan metode cross sectional pengambilan data menggunakan data primer berupa kuesioner yang terdiri atas data profil pasien dan efek samping terapi radiotiroablasi. Sampel yang diperoleh sebanyak 60 pasien. Dilakukan uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data menggunakan uji univariat pada SPSS versi 26. Hasil penelitian didapatkan profil pasien pada usia tertinggi 24-35 tahun (43,33%), jenis kelamin tertinggi pada perempuan (86,67%), stadium kanker tertinggi pada stadium 1 (73,33%), efek samping terapi radiotiroablasi yang timbul segera (early effect) tertinggi pada mual sebesar (56,7%), efek samping terapi radiotiroablasi yang timbul kemudian hari (late effect) tertinggi pada gangguan menstruasi sebesar (46,7%).

VIABILITAS Lactobacillus plantarum YANG TERENKAPSULASI KOMBINASI MALTODEKSTRIN & ALGINAT DI DALAM SARI BUAH SIRSAK PADA SIMULASI CAIRAN ASAM LAMBUNG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Minuman probiotik dengan bahan dasar sari buah mampu di konsumsi oleh orang yang intoleran terhadap susu, alergi dan vegetarian. Teknik enkapsulasi dapat meningkatkan viabilitas bakteri probiotik pada saat berada dalam kondisi asam lambung. Matriks maltodextrin – alginat merupakan polimer yang biasa digunakan pada pembuatan enkapsulasi probiotik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan malodextrin – alginat dalam mempertahankan viabilitas L.plantarum dalam sari buah sirsak (Annona muricata L) terhadap simulasi cairan asam lalmbung. Penelitian ini diawali dengan mencampurkan suspensi bakteri ke dalam matriks maltodextrin – alginat sebagai bahan penyalut, selanjutnya dilakukan metode ekstruksi, kemudian kapsul probiotik di campurkan ke dalam sari buah sirsak untuk di uji viabilitasnya dalam simulasi cairan asam lambung. Jumlah L.plantarum viabilitas yang terenkapsulasi dalam matriks maltodekstrin – alginat pada konsentrasi 1:1, 2:1 dan 3:1 berturut – turut yaitu 8,2 x 1010 CFU/gram, 7,6 x 1010 CFU/gram dan 7,3 x 1010 CFU/gram. Nilai efisiensi untuk ketiga konsentrasi 1:1, 2:1 dan 3:1 yaitu kurang dari 1%. Selain dilakukan uji terhadap cairan simulasi asam lambung kapsul probiotik dengan koonsentrasi 1:1, 2:1 dan 3:1 mampu mempertahankan viabilitas sebesar 3,2 x 109 CFU/mL, 3,6 x 109 CFU/mL dan 3,4 x 109 CFU/mL. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa teknik enkapsulasi L.plantarum dengan bahan polimer maltodekstrin – alginiat dalam sari buah sirsak probiotik mampu mempertahankan jumlah sel L.plantarum setelah diuji terhadap cairan asam lambung.

PENGEMBANGAN TEPUNG RUMPUT LAUT COKLAT (Turbinaria ornata) SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL BERBENTUK FLAKES UNTUK MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL TOTAL

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hiperkolesterolemia adalah keadaan yang ditandai oleh adanya peningkatan kadar lemak dalam darah yang berbahaya bagi tubuh khususnya sering di jumpai adalah penyakit jantung koroner .Untuk mengatasi hal tersebut perlu adanya pola makan yang dapat mencegah dan mengatasi masalah kardiovaskuler, antara lain dengan menggunakan bahan tradisional yang harganya lebih terjangkau. Salah satu pengobatan alternatif menggunakan senyawa bahan alam untuk penanganan hiperkolesterolemia adalah serat. Mengonsumsi serat dapat menurunkan kadar kolesterol, salah satunya dengan cara menurunkan kadar kolesterol dalam plasma darah melalui mekanisme peningkatan eksresi asam empedu ke feses serta meningkatkan konversi kolesterol plasma menjadi asam empedu dalam hati. Serat yang digunakan yaitu rumput laut coklat (Turbinaria ornata). Rumput laut coklat (Turbinaria ornata) dibuat menjadi tepung untuk komposisi pembuatan flakes cereal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan kadar kolesterol total pada mencit putih melalui adanya pemberian asupan flakes cereal rumput laut coklat (Turbinaria ornata). Adapun hewan uji yang digunakan yaitu sebanyak 25 ekor yang di induksi kuning telur puyuh dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan.Formulasi flakes cereal dibuat menjadi 3 formula dengan konsentrasi 15 %, 35%, 55%. Hasil pengujian didapat pada formula ke 2 yaitu 35% memiliki efektivitas hampir sama dengan kontrol positif yaitu Cholstiramide.

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS OBAT AMLODIPIN DAN CAPTOPRIL PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS CIAMBAR SUKABUMI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi berdasarkan etiologinya terbagi menjadi dua yaitu hipertensi primer/esensial dan hipertensi sekunder. Hipertensi primer atau esensial adalah jenis hipertensi yang idiopatik (tidak diketahui penyebabnya 90%). Sedangkan hipertensi sekunder merupakan hipertensi yang diketahui penyebabnya (10%) yaitu dikarenakan oleh obat-obatan tertentu, dan adanya suatu penyakit penyerta. Amlodipin yakni obat golongan Calcium Channel Blocker (CCB) yang memiliki selektivitas tinggi, dan captopril merupakan obat golongan penghambat ACE (Angiotensin Converting Enzym). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan efektivitas obat amlodipin dan captopril berdasarkan penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Ciambar Sukabumi. Metode yang dilakukan menggunakan software olah data berupa SPSS, uji pertama yang dilakukan adalah uji normalitas kemudian uji Mann-Whitney. Sampel yang digunakan berupa data pasien hipertensi sebanyak 103 pasien. Hasil dari penelitian ini menunjukan tidak terdapat perbedaan penurunan tekanan darah diastolik karena memiliki nilai sig lebih dari 0,05 yaitu sebesar 0,915, sedangkan tekanan darah sistolik memiliki nilai sig kurang dari 0,05 yaitu 0,000 yang menunjukan bahwa adanya perbedaan penurunan tekanan darah.