ANGGIE PUJI LESTARI; Euis Pujasari Hardjadipura; Fredy Arifta Nasel
2025 · Book · Open Access
Skizofrenia adalah penyakit gangguan jiwa berat dapat mempengaruhi pikiran,
perasaan, dan perilaku individu dengan gejala positif dan negatif. Obat yang diberikan
dapat berupa obat tunggal maupun kombinasi. Penggunaan kombinasi obat antipsikotik
dalam pengobatan skizofrenia meningkatkan potensi interaksi obat. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui gambaran jenis kelamin dan usia, penggunaan kombinasi
obat, kejadian interaksi, tingkat keparahan dan mekanisme potensi interaksi. Penelitian
dilakukan di Rumah Sakit Jiwa dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor pada bulan November 2023
– Mei 2024. Sampel penelitian yang digunakan adalah rekam medis pasien skizofrenia
yang masuk ke dalam kriteria inklusi berupa pasien rawat inap skizofrenia, menerima obat
antipsikotik, berusia 20-60 tahun. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan
Microsoft Excel. Hasil penelitian dari 49 sampel menunjukkan bahwa pasien skizofrenia
terbanyak merupakan pasien laki-laki 38 pasien (77%), dan rentang usia terbanyak di 26-
35 tahun yaitu 19 pasien (39%). Pemberian antipsikotik sejumlah 6 pasien (12%)
mendapatkan kombinasi 2 obat, 27 pasien (55%) dengan kombinasi 3 obat, dan 16 pasien
(33%) sisanya mendapatkan kombinasi 4 obat. Ditemukan seluruhnya berpotensi
mengalami kejadian interaksi obat sejumlah 153 kejadian (100%). Mekanisme potensi
interaksi obat yang ditemukan sebanyak 24 (14%) potensi kejadian farmakokinetik dan
129 (86%) potensi kejadian farmakodinamik. Tingkat keparahan potensi interaksi
sebanyak 19 (12%) termasuk ke dalam kategori mayor dan 134 (88%) kejadian berpotensi
memiliki interaksi moderat.
MUHAMAD FAHMI AZRA; Rakhmat Ramdhani Alwie; Sofyan Ramani
2025 · Book · Open Access
Kolesterol adalah lemak yang diproduksi oleh tubuh dan juga berasal
dari makanan hewani. Kolesterol membantu tubuh memproduksi hormon
tertentu, vitamin D, dan asam empedu untuk mencerna lemak. Dalam kadar yang
sesuai dapat membantu membangun sel-sel baru agar tubuh bisa tetap berfungsi
dengan normal. Peningkatan kadar kolesterol dapat menyebabkan penyempitan
pembuluh darah (aterosklerosis). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
kandungan metabolit sekunder dan aktivitasnya pada ekstrak etanol 96% herba
seledri (Apium graveolens) dan daun salam (Syzygium polyanthum) baik tunggal
maupun kombinasi. Ekstrak diperoleh dengan metode maserasi. Pengujian
antikolesterol dilakukan secara in vitro dengan mengunakan metode
spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 670 nm Absorbansi yang
diperoleh digunakan untuk menghitung persen inhibisi dan IC50. Kandungan
fitokimia ekstrak etanol herba seledri alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan
fenol. Sedangkan untuk ekstrak etanol daun salam antara lain alkaloid,
flavonoid, saponin, steroid, tanin dan fenol. Hasil penelitian yang diperoleh dari
nilai IC50 ekstrak Tunggal herba seledri sebesar 58,38 ppm dan daun salam
sebesar 99,61 ppm. Sedangkan untuk kombinasi 1:1, 1:3, dan 3:1 ekstrak etanol
tanaman seledri dan daun salam diperoleh nilai IC50 sebesar 78,35 ppm, 140,76
ppm dan 190,57 ppm.
Euis Pujasari Hardjadipura; LOLA DWI AYU AGUS PUTERI; Siti Mariam
2025 · Book · Open Access
Interaksi obat adalah peristiwa dimana kerja obat dipengaruhi oleh obat lain
yang diberikan bersamaan dan mempengaruhi aktivitasnya dengan meningkatkan
atau menurunkan efeknya. Pasien skizofrenia menggunakan obat dalam jangka
panjang sehingga ketika terjadi penyakit lain terdapat tambahan obat lain yang
berpotensi menyebabkan peluang terjadinya interaksi obat semakin tinggi. Yang
dapat memperberat efek samping, dan meningkatkan atau menurunkan efektivitas
pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya potensi interaksi
obat pada pasien skizofrenia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif
observasional. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan metode
pengambilan sampel secara total sampling berdasarkan data rekam medis dari 108
pasien memenuhi kriteria iklusi dan ekslusi. Hasil ini menunjukan penderita
penyakit skizofrenia terbanyak yaitu pria (51%) dengan usia terbanyak 36-45 tahun
(29%). Penyakit penyerta paling banyak yaitu hipertensi (87,96%). Penggunaan
obat skizofrenia golonggan tunggal (27%), dua obat kombinasi (62%), dan tiga obat
kombinasi (11%). Obat golongan tipikal terbanyak yaitu obat Haloperidol (56,48%)
dan obat golongan atipikal terbanyak yaitu Risperidone (35%). Penggunaan obat
selain skizofrenia terbanyak yaitu golongan obat CCB (Calcium Channel Blockers)
(amlodipine) (49%). Terdapat 48 potensi interaksi obat dengan mekanisme interaksi
terbanyak yaitu interaksi farmakodinamik (77%) dan level keparahan major (70%).
Lani Nopika; PUTRI AZHRI NURAINI; Silvi Nurafni
2025 · Book · Open Access
Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah infeksi yang berlangsung sampai
dengan 14 hari yang bersifat kompleks dan heterogen yang disebabkan oleh
berbagai penyebab dan dapat mengenai sepanjang saluran pernafasan. Laporan
Tahunan Puskesmas Kedung Badak Tahun 2021 menunjukan ISPA merupakan
penyakit yang paling banyak. Pengobatan ISPA sering kali menggunakan antibiotik
sehingga memerlukan evaluasi ketepatan pada penggunaan antibiotik untuk ISPA.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi ketepatan penggunaan antibiotik
pada pasien ISPA di Puskemas Kedung Badak pada tahun 2021. Penelitian ini
dilakukan secara retsrospektif dengan berdasarkan Rekam medis pasien tahun
2021. Hasil Penelitian menunjukan bahwa profil pasien ISPA anak bagian atas di
Puskesmas Kedung Badak tahun 2021 berdasarkan karakteristik jenis kelamin
terbanyak kategori laki – laki (56%), karakteristik usia terbanyak kategori 0-5
tahun (64%) dan kategori berat badan terbanyak kategori 10 – 15kg (45%).
Antibiotik yang digunakan adalah Amoxicillin syrup 125 mg/5 ml (100%). Hasil
evaluasi ketepatan penggunaan antibiotik ISPA anak bagian atas diketahui tepat
indikasi (64%), tepat dosis (67%), tepat frekuensi pemberian (100%), dan tepat
lama pemberian (8%).
Antonius Padua Ratu; LUSI KUSMAWATI; Triyani Sumiati
2025 · Book · Open Access
Febi Ishfahani; Firsa Novellasari; RETNO SHAFITRI
2025 · Book · Open Access
Talasemia adalah kelainan darah genetik atau diturunkan, dimana kemampuan
tubuh untuk menghasilkan hemoglobin terganggu. Kurangnya pengetahuan orang
tua talasemia mengenai pentingnya kelasi besi dapat mengakibatkan pasien kurang
patuh dalam penggunaan obat. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan
Tingkat Pengetahuan Orang Tua Terhadap Kepatuhan Minum Obat Kelasi Besi
Pada Pasien Talasemia Di RSUD Sekarwangi Sukabumi. Penelitian ini
menggunakan data kuantitatif dengan pendekatan cross sectional data diambil
secara prospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan
jumlah 48 responden dan pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner.
Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukan jenis kelamin responden laki-laki dan perempuan
memiliki jumlah yang sama yaitu 24 responden (50%), usia 5-6 tahun 26 responden
(54,2%), pendidikan SD 24 responden (50%), lama menderita talasemia 25
responden (52,08%) dengan tingkat pengetahuan baik 43 responden (89,6%),
kepatuhan tinggi sebanyak 27 responden (56,3%). Nilai signifikasi yang didapat
sebesar 0,021 < 0,05 yang menunjukan ada hubungan yang signifikan antara tingkat
pengetahuan orang tua dengan kepatuhan minum obat kelasi besi pada pasien
talasemia di RSUD Sekarwangi.
AMELIA KUSUMASARI; Sitaresmi Yuningtyas; Siti Mariam
2025 · Book · Open Access
Kombucha merupakan suatu produk minuman hasil fermentasi larutan teh dan
gula dengan menambahkan starter mikroba kombucha yaitu Acetobacter xylinum
dan beberapa jenis khamir atau jamur kombucha. Penelitian ini untuk menentukan
aktivitas kombucha daun salam terhadap penghambatan pertumbuhan Escherichia
coli dan Staphylococcus aureus. Penelitian ini akan membuat kombucha daun
salam dengan variasi konsentrasi daun salam. Kombucha daun salam yang
diperoleh akan diuji komponen golongan senyawa kimia, pH, dan aktivitas
antibakteri dengan metode difusi cakram. Kombucha daun salam mengandung
flavonoid, saponin, dan tanin. Kombucha daun salam 1,25%-5% memiliki kisaran
pH 2,90-3,17. Kombucha daun salam konsentrasi 1,25% - 5% memiliki kisaran
diameter zona hambat antara 5,51 mm (kategori sedang) - 8,81 mm (kategori
sedang) terhadap Escherichia coli. Diameter zona hambat kombucha daun salam
konsentrasi 1,25% - 5% terhadap Staphylococcus aureus berkisar 4,97 (kategori
lemah) -7,25 mm (kategori sedang). Oleh sebab itu, kombucha daun salam dengan
konsentrasi 1,25%, 2,5%, 3,75%, dan 5% (b/v) dapat menghambat pertumbuhan
Escherichia coli dan Staphylococcus aureus.
Andi Ahriansyah; NITA RIZKIYANI; Siti Mariam
2025 · Book · Open Access
Hipertensi merupakan kondisi terjadinya peningkatan tekanan darah dalam jangka
waktu yang lama, yang dapat menyebabka] n kematian. Pada penyakit hipertensi
membutuhkan pengobatan jangka panjang, dapat meningkatkan resiko terjadinya
interaksi obat hipertensi dengan obat penyakit penyerta yang diderita pasien.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat interaksi obat hipertensi di Klinik Gema
Medical Center Cicurug periode bulan Januari – Maret 2023. Jenis penelitian ini
merupakan penelitian observasional deskriptif dengan pengambilan data dilakukan
secara retrospektif terhadap data sekunder rekam medis pasien yang dipilih secara
total sampling. Hasil penelitian terhadap 84 pasien menunjukan, sebagian besar
pasien berjenis kelamin perempuan sebanyak 53 pasien (63,09%) dengan rentang
usia 46 – 55 tahun sebanyak 36 pasien (42,85%). Penyakit penyerta terbanyak yang
diderita adalah Myalgia sebanyak 44 pasien (27,16%). Sebanyak 47 pasien
(55,95%) mendapatkan 4 obat dengan obat hipertensi paling banyak diresepkan
yaitu amlodipin sebanyak 77 pasien (94%). Obat penyakit penyerta yang paling
banyak diresepkan adalah paracetamol sebanyak 37 pasien (15%). Obat yang
berpotensi terjadi interaksi paling banyak yaitu amlodipin dengan ibuprofen
sebanyak 24 pasien (30,76%). Kejadian interaksi obat yang terjadi pada pasien,
yaitu amlodipine dengan ibuprofen sebanyak 7 kasus (18%), amlodipin dengan
asam mefenamat sebanyak 6 kasus (16%), amlodipin dengan meloxicam sebanyak
4 kasus (22%), amlodipin dengan natrium diklofenak sebanyak 1 kasus (21%) dan
amlodipin dengan captropil sebanyak 1 kasus (30%). Kejadian interaksi obat yang
terjadi secara farmakodinamik dengan level keparahan moderat.
Adelia; Rakhmat Ramdhani; Silvi Nurafni
2025 · Book · Open Access
Daun binahong dan daun sirsak telah digunakan oleh masyarakat sebagai
obat tradisional yang bermanfaat membantu pengobatan penyakit sepeti demam,
antiinflamasi dan kanker. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui toksisitas,
mendapatkan nilai LC50 dari ekstrak etanol 96% daun binahong dan daun sirsak
serta kombinasinya, dengan menggunakan metode Zebra Fish Embryo Test
(ZFET) dan uji Skrining fitokimia untuk mengetahui adanya senyawa aktif
alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, steroid dan triterpenoid. Pada hasil uji
skrining fitokimia menunjukkan daun binahong mengandung senyawa aktif
seperti alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin, sedangkan pada daun sirsak
memiliki senyawa aktif alkaloid, flavonoid, saponin, steroid dan tanin. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% daun binahong mempunyai
nilai LC50 sebesar 328,144 ppm dengan kategori toksik sedang, pada ekstrak
etanol 96% daun sirsak mempunyai nilai LC50 sebesar 0,0050 ppm kategori
sangat toksik dan nilai LC50 untuk kombinasi ekstrak etanol 96% daun binahong
dan daun sirsak menggunakan perbandingan 1:1, 1:3 dan 3:1 diperoleh nilai
LC50 berturut-turut sebesar 4,0891 ppm, 3,4561 ppm dan 82,2403 ppm dengan
kategori sangat toksik. Berdasarkan pada penelitian ini dapat disimpulkan
bahwa kelima sampel tersebut memiliki potensi sebagai anti kanker.
Anggraeni Dwi W; Ferry Effendi; Rina Karina
2025 · Book · Open Access
Preeklampsia adalah Hipertensi dalam kehamilan yang terjadi diatas 20 minggu
usia kehamilan dan disertai dengan adanya protein dalam urin (proteinuria).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sosiodemografi pasien berdasarkan
pada usia pasien, usia kehamilan, hasil laboratorium protein dalam urin
(proteinuria), status gravida, dan lama rawat. Penelitian ini dilakukan dengan
mengambil data secara retrospektif, sampel yang digunakan dalam penelitian ini
adalah 57 sampel. Hasil penelitian didapatkan data sosiodemografi berdasarkan
usia pasien terbanyak adalah usia 26 – 35 tahun sebanyak 27 pasien (47%), usia
kehamilan terbanyak pada usia kehamilan trimester 3 sebanyak 55 pasien (96%),
hasil pemeriksaan laboratorium protein urin terbanyak adalah positif 1 atau
dipstick 1 + sebanyak 50 pasien (89 %), status gravida terbanyak adalah
multigravida sebanyak 43 pasien (75%), jumlah hari perawatan terbanyak yaitu 3-
4 hari sebanyak 95%. Penggunaan obat antihipertensi terbanyak adalah kombinasi
3 obat ( Metildopa + MgSO4 + Nifedipin) sebanyak 36 pasien (36%). Obat
antihipertensi yang memiliki efektivitas tertinggi yaitu kombinasi 4 obat
(Metildopa + MgSO4 + Nifedipin + Nikardipin) karena mampu menurunkan
tekanan darah sistolik dengan rata-rata sebesar 54 mmHg dan tekanan darah
diastolik dengan rata-rata sebesar 14 mmHg. Perbedaan efektivitas obat
antihipertensi berdasarkan SPSS terdapat perbedaan untuk penurunan tekanan
darah sistolik sig 0,000. Hal ini menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang
signifikan untuk penurunan tekanan darah sistolik dan tidak ada perbedaan yang
signifikan terhadap penurunan tekanan darah diastol karena hasil SPSS penurunan
tekanan diastolik sig 0,171.
Muhammad Afqary; RINTAN AJENG PRATIWI; Siti Rubiah
2025 · Book · Open Access
Tifoid merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman Salmonella typhi. Hingga saat ini tifoid masih menjadi masalah kesehatan di Negara-negara tropis termasuk Indonesia. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional akan menimbulkan dampak negatif seperti masalah resistensi dan potensi terjadinya kejadian efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan antibiotik seftriakson pada pasien tifoid dewasa di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimental dengan pengumpulan data secara retrospektif dan di analisis secara deskriptif dengan data sekunder dari rekam medis pasien. Dari sampel 86 pasien dewasa tifoid menunjukkan bahwa pasien laki-laki sebesar 28% dan perempuan sebesar 72%, jumlah pasien tertinggi berada pada rentang usia 17-25 tahun sebesar 30%. Efektifitas seftriakson dilihat dari lama perawatan 1-3 hari sebesar 87% berdasarkan dua parameter penurunan suhu tubuh dan penurunan kadar leukosit. Kesimpulan yang diperoleh penggunaan antibiotik seftriakson pada tifoid dewasa di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak sudah efektif.
Muhammad Afqary; SANDI SOPYAN; Yunia Kartika
2025 · Book · Open Access
Obat-obatan merupakan salah satu factor terpenting sebagai penunjang pelayanan kesehatan
pada pasien di Puskesmas, oleh karena itu jika terjadi permasalahan pada persediaan
perbekalan farmasi akan mengakibatkan tidak tercapainya keberhasilan terapi. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui gambatan pengelompokan obat berdasarkan ABC nilai
pemakaian, nilai investasi, nilai kritis, dan nilai indeks kritis. Desain penelitian ini merupakan
penelitian deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data secara retrospektif berdasarkan
penggunaan obat di tahun 2020 serta kuesioner dengan daftar ceklis obat. Sampel dalam
penelitian ini menggunakan metode total sampling sebanyak 66 item obat. Hasil dari penelitian
ini adalah nilai kelompok A terdapat 16 item dengan total pemakaian 61.214, kelompok B
terdapat 15 item dengan total pemakaian 11.467, dan kelompok C terdapat 36 item dengan total
pemakaian 4.475, pada nilai investasi kelompok A total investasi Rp 23.352.841, kelompok B
total investasi Rp 4.326.020, dan kelompok C total investasi Rp 1.590.313, pada nilai kritis
kelompok A sebanyak 17 item, kelompok B sebanyak 40 item, dan kelompok C sebanyak 9
item, dan berdasarkan analisis ABC indeks kritis didapatkan kelompok A terdapat 13 item
(19,70%), kelompok B terdapat 42 item (63,63%), dan kelompok C terdapat 11 item (16,67%).
DEVI MIALANI TARIHORAN; Ferry Effendi; Lilik Sulastri
2025 · Book · Open Access
Beberapa orang mulai memilih tanaman herbal sebagai obat alternatif karena
adanya anggapan bahwa obat alami memiliki efek samping yang rendah.
Pemanfaatan tanaman tradisional seperti daun bisbul dapat berpotensi sebagai
obat penurun tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh
ekstrak etanol daun bisbul (Diospyros discolor Willd.) terhadap tekanan darah.
Simplisia daun bisbul diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol
70% dan dilakukan uji tidak langsung (non-invasive blood preassure). Daun
bisbul mengandung senyawa flavonoid, dimana senyawa ini memiliki
kemampuan untuk mengatasi hipertensi. Terdapat lima kelompok uji yang terdiri
dari lima ekor tikus jantan Sprague dawley yaitu kelompok kontrol positif
kaptopril 25 mg/kgBB, kontrol negatif aquadest, dan tiga kelompok perlakuan
ekstrak dengan dosis 250, 500 dan 750 mg/kg BB. Persentase penurunan tekanan
darah pada tikus jantan dengan ekstrak etanol 70% sebanyak 30,51% (± 2,95).
Tekanan darah setiap kelompok dibandingkan secara statistik menggunakan
analisis one-way ANOVA dengan ketentuan tingkat kepercayaan 95% dengan
taraf a 0,01. Hasil dari variasi ketiga dosis tidak memiliki pengaruh yang
bermakna terhadap penurunan tikus model hipertensi yang diinduksi NaCl 8%
(p=0,850;p=0,924).
Nanang Hermawan; PUTRI SITI AISAH; Siti Mariam
2025 · Book · Open Access
Swamedikasi adalah praktik dimana individu mengobati diri sendiri tanpa perlu
bantuan atau resep dokter. Swamedikasi biasanya dilakukan untuk mengatasi
keluhan-keluhan dan penyakit ringan yang banyak dialami masyarakat. Analgesik
antipiretik adalah jenis obat yang memiliki dua fungsi utama yaitu analgesik untuk
meredakan rasa sakit dan antipiretik untuk menurunkan demam. Pengetahuan
menjadi dominan paling penting untuk terbentuknya perilaku seseorang, maka dari
itu perilaku yang didasari dengan pengetahuan akan bertahan lama dibandingkan
perilaku yang tidak didasari ilmu pengetahuan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk
mengetahui gambaran sosiodemografi, tingkat pengetahuan, perilaku, dan
hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku masyarakat Kelurahan Gunung
Batu Kecamatan Bogor Barat pada bulan Oktober tahun 2022. Pendekatan dalam
penelitian ini yaitu jenis penelitian deskriptif observasional menggunakan data
prospektif berdasarkan kuisioner. Sosiodemografi di dominasi 58,76% oleh
perempuan, 38,94% usia 26-35 tahun, 49,15% pendidikan SMA, dan 37,29%
pekerjaan IRT. Tingkat pengetahuan swamedikasi termasuk dalam kategori baik
dengan persentase sebesar 59,66%, kategori cukup dengan persentase sebesar
32,95%, dan kategori kurang dengan persentase sebesar 7,39%. Perilaku
swamedikasi termasuk dalam kategori baik dengan persentase sebesar 48,30%,
kategori cukup dengan persentase sebesar 28,98%, dan kategori kurang dengan
persentase sebesar 23,30%. Hasil analisis Spearman Rho menunjukan bahwa nilai
sig 0,00 < 0,05, yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara variabel
tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi dengan korelasi sebesar 0,570
dimana hasil ini memiliki hubungan dengan kategori sedang.
Asep Gunawan; DIDIT PERDANA; Ferry Effendi
2025 · Book · Open Access
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama kesakitan dan
kematian di dunia. ISPA merupakan suatu penyakit menular yang dapat menyerang
semua umur dan masih menjadi masalah kesehatan baik di negara maju maupun
negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ketepatan obat
berdasarkan tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis dan tepat frekuensi, pada pasien
di Puskesmas Simpenan Kabupaten Sukabumi. Data yang digunakan adalah data
rekam medik, dengan data yang diambil meliputi nama, usia, nomor rekam medik,
jenis kelamin dan jenis obat yang digunakan pada pasien ISPA periode September-
Desember 2022. Data dianalisis secara deskriptif, data disajikan dalam bentuk tabel
dan diagram. Sampel yang diambil sebanyak 90 pasien dengan metode purposive
sampling. Hasil penelitian menunjukan data sosiodemografi jenis kelamin
terbanyak adalah perempuan dengan persentase 51%, kemudian klasifikasi usia
terbanyak yaitu pada usia 0-5 tahun dengan persentase 43%. Distribusi pasien ISPA
berdasarkan diagnosis terbanyak yaitu faringitis dengan persentase 66,7%. Evaluasi
ketepatan pengobatan berdasarkan tepat indikasi diperoleh hasil sebanyak 100%,
pada tepat obat sebanyak 97,8%, pada tepat dosis diperoleh sebanyak 97,8%, dan
tepat frekuensi sebanyak 100%.
Febriyanti Safitri; Nanang Hermawan; SITI TITIN NURHASANAH
2025 · Book · Open Access
Balita yang mengalami stunting, juga dikenal sebagai kerdil, memiliki panjang atau
tinggi badan yang lebih pendek dari rata-rata anak seusianya. Kondisi ini
disebabkan oleh beberapa hal, termasuk anemia yang terjadi saat hamil. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan riwayat anemia selama kehamilan
dengan kejadian stunting pada balita. Metode yang digunakan pada penelitian ini
yaitu analisis deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Penelitian ini dilakukan
pada periode bulan Oktober – Desember 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas X
Kabupaten Bogor. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode total
sampling berjumlah 107 balita. Analisis menggunakan uji korelasi Phi Cramer’s
V dengan hasil nilai menunjukkan bahwa dari total 107 balita didapatkan balita
stunting dengan tidak ada riwayat ibu anemia sebanyak 45 (42,1%), dan balita
stunting dengan riwayat ibu anemia sebanyak 25 (23,4%). Hasil uji korelasi Phi
Cramer’s V nilai P-Value = 0,071. Artinya nilai P-Value > α = 0,05, maka H1
ditolak yaitu tidak terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat anemia selama
kehamilan dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas X
Kabupaten Bogor.
ENDE MINARISKA; Siti Mariam; Yanti Nurhati
2025 · Book · Open Access
Tuberkulosis adalah infeksi kronis pada saluran pernafasan bagian bawah yang dapat
menular, dan disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Pengetahuan orang tua
sangat penting dalam mendasari terbentuknya perilaku yang mendukung atau tidak
mendukungnya dalam kepatuhan pengobatan anak. Tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui gambaran sosiodemografi orang tua pasien yang terdiri dari usia, jenis
kelamin, pendidikan, dan pekerjaan, gambaran tingkat pengetahuan orang tua pasien,
kepatuhan orang tua pasien pada pengobatan penderita tuberkulosis anak, dan
hubungan tingkat pengetahuan orang tua pasien dengan tingkat kepatuhan pengobatan
pada anak penderita tuberkulosis di Apotek Cimaya Cianjur periode Februari - April
2024. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan desain penelitian cross
sectional dengan pendekatan deskriptif. Data primer ini diambil dengan
menggunakan metode secara prospektif. Sampel yang diambil berdasarkan purposive
sampling sebanyak 140 sampel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa data
sosiodemografi paling banyak usia antara 26-35 tahun (67,9%) 95 sampel, jenis
kelamin perempuan (69,29%) 97 sampel, pendidikan sarjana (44,29%) 62 sampel,
pekerjaan ibu rumah tangga (41,43%) 58 sampel, tingkat pengetahuan baik (57,86%)
81 sampel, dan tingkat kepatuhan tinggi (47,14%) 66 sampel. Berdasarkan metode
Korelasi Spearman terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua pasien
dengan tingkat kepatuhan pengobatan pada anak penderita tuberkulosis di Apotek
Cimaya Cianjur dengan nilai P Value yaitu sebesar 0,000 dimana p < α (0,05) yang
artinya terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua pasien dengan tingkat
kepatuhan pengobatan pada anak penderita tuberkulosis.
Agistri Asnus; Febi Ishfahani; WIDIAWATI
2025 · Book · Open Access
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronik akibat tubuh tidak dapat
memproduksi cukup insulin dan didiagnosa melalui pengamatan kadar glukosa di
dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan
penggunaan obat antidiabetik oral dengan menggunakan metode Pill-Count dan
MMAS-8 pada pasien diabetes melitus di instalasi Rawat Jalan RSUD
Jampangkulon. Penelitian ini bersifat non experimental yang bersifat observasional
dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Pengambilan data dilakukan pada
Desember 2023 sampai Januari 2024 dengan sampel sebanyak 58 responden. Hasil
penelitian menunjukan gambaran data sosiodemografi pasien diabetes melitus di
RSUD Jampangkulon mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 40 orang
(69,97%), kategori usia lansia awal sebanyak 28 responden (48,28%), sebanyak 41
responden (70,69%) berpendidikan SD dan sebanyak 38 responden (65,52%)
memiliki pekerjaan ibu rumah tangga. kelompok terbesar jenis pengobatan tunggal
dengan metformin sejumlah 49 responden (84,48%). Tingkat kepatuhan pasien
diabetes melitus menurut MMAS-8 memiliki tingkat kepatuhan tinggi yaitu
sebanyak 25 responden (43,10%). Tingkat kepatuhan menurut Pill-Count sebanyak
47 responden (81,03%) patuh. Tingkat kepatuhan pasien antara metode MMAS-8
dan metode Pill-Count menunjukan hasil pada metode MMAS-8 sebanyak 46
responden (79,31%) patuh, sedangkan pada metode Pill-Count sebanyak 47
responden (81,03%) patuh.
DEVIYA HARYANINGSIH; Sitaresmi Yuningtyas; Triyani Sumiati
2025 · Book · Open Access
Rosemary (Salvia rosmarinus Spenn.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki daya
antioksidan terutama pada bagian daunnya. Sifat antioksidan yang kuat dari daun rosemary
dikaitkan dengan senyawa fenoliknya, terutama asam rosmarinat, asam karsonik, dan
karnosol. Hair mask adalah sediaan krim yang diformulasikan untuk memperbaiki
kerusakan rambut sehingga meningkatkan kenyamanan penggunaannya. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui metabolit sekunder yang terkandung, menentukan aktivitas
antioksidan ekstrak etanol 70% dan etanol 96% daun rosemary, memformulasikan dan
mengevaluasi ekstrak terbaik aktivitas antioksidan, dan menguji stabilitas selama
penyimpanan. Pada penelitian ini dilakukan formulasi sediaan hair mask menggunakan
ekstrak etanol 70% daun rosemary. Evaluasi stabilitas hair mask diuji mutu fisik
(organoleptik, homogenitas, pH, dan viskositas) serta uji aktivitas antioksidan hair mask.
Uji stabilitas hair mask pada formula dengan nilai IC50 terbaik mencakup stabilitas yang
berbeda yaitu cycling test selama 6 siklus, suhu 4
oC, 25oC, dan 40oC dan disimpan selama
28 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% dan etanol 96% daun
rosemary mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, polifenol, steroid dan triterpenoid.
Ekstrak etanol 70% daun rosemary memiliki nilai IC50 14,42±0,46 ppm, sedangkan ekstrak
etanol 96% daun rosemary memiliki nilai IC50 22,97±0,77 ppm. Ekstrak etanol 70% daun
rosemary dibuat dengan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 1,5%, 2% dan 2,5%, sediaan
dibuat 100 gram. Formula 1 memiliki nilai IC50 11,23±0,06, formula 2 memiliki nilai IC50
10,60±0,03 dan formula 3 memiliki nilai IC50 8,35±0,18. Hasil evaluasi stabilitas mutu
fisik sediaan hair mask memenuhi syarat mutu fisik yaitu berwarna kuning, aroma bubble
gum, tekstur krim, homogen, pH 5,70±0,00-6,30±0,06 dan viskositas 34763±20,76-
39452±12,66 mPa.s. Hasil nilai IC50 pada sediaan hair mask hari ke-0 dan hari ke-28 stabil.
Andi Ahriansyah; DESTI FITRIANI; Rina
2025 · Book · Open Access
Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang di
dunia termasuk Indonesia, diare merupakan salah satu penyakit infeksi yang
ditemukan pada balita, khususnya pada anak di bawah dua tahun. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas zink tunggal dan kombinasi
zink probiotik dalam penanganan diare anak di Rumah Sakit Graha Medika Bogor.
Metode dengan data sekunder yang diambil dari rekam medis pasien periode Mei-
Juli 2023 menggunakan data rekam medis pasien rawat inap anak yang mengalami
diare di Rumah Sakit Graha Medika Bogor dan mendapat terapi obat zink tunggal
dan kombinasi zink probiotik. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode
total sampling sehingga jumlah sampel 84 pasien. Analisis data pada penelitian ini
dilakukan dengan uji normalitas dan uji mann-whitney menggunakaan SPSS Versi
26. Hasil penelitian ini menunjukan karakteristik sosiodemografi yang meliputi usia
>3 – 5 tahun sebanyak 31 pasien (44,09%), jenis kelamin laki-laki 48 pasien
(57,14%), rata-rata rawat inap pada pemberian kombinasi zink probiotik lebih cepat
2,59 hari dibanding dengan zink tunggal 4,58 hari. Dari hasil penelitian dapat dilihat
nilai sig 0,00 lebih kecil dari taraf nyata 0,05 maka pengujian uji man whitney
tersebut memberikan keputusan tolak H0 dan terima H1 dengan demikian dapat
disimpulkan bahwa terdapat perbandingan penggunaan obat zink tunggal pada
pasien diare anak dengan obat kombinasi zink probiotik