Eem Masaenah; SYLVYA ANGGRAENI; Triyani Sumiati
2023 · Book · Open Access
Pewarna rambut sintetis cukup marak digunakan pada era ini, namun jika
penggunaanya dilakukan secara terus menerus dapat menimbulkan beberapa
masalah kesehatan. Berdasarkan penelitian sebelumnya kulit ubi jalar ungu
diketahui memiliki kandungan antosianin yang dapat digunakan sebagai pewarna
alami preparat section batang tumbuhan krokot dan bahan pewarna alternatif
untuk pengamatan mikroskopis paramecium sp. Berdasarkan hal tersebut
dilakukan penelitian untuk menguji efektivitas kulit ubi jalar ungu sebagai
pewarna alami pada gel pewarna rambut. Gel pewarna rambut dibuat dalam 3
variasi konsentrasi yaitu 5%, 10% dan 15%. Pengujian efektivitas dilakukan pada
rambut yang sudah dibleachinng dan didapatkan hasil bahwa katiga formulasi
dapat mengubah warna rambut bleaching menjadi coklat gelap sampai coklat
muda/coklat terang. Pengujian stabilitas warna pada pencucian dan pemaparan
sinar matahari terlihat cukup baik karena tidak terjadinya perubahan warna setelah
dua perlakuan..
Pada hasil evaluasi dan stabilitas sediaan diketahui bahwa gel pewarna
rambut dari ekstrak kulit ubi jalar ungu masih belum sesuai literatur karena
memiliki pH dibawah rentang normal pH kulit yang nantinya dapat menyebabkan
iritasi kulit. Sediaan gel kurang stabil karena terjadi penurunan angka pada
viskositas dan daya sebar sehingga sediaan gel menjadi lebih cair dan luas daya
sebarnya semakin melebar. Pada penilaian tingkat kesukaan sediaan dengan
beberapa parameter, diketahui bahwa sediaan dengan formulasi ekstrak 5% paling
banyak disukai oleh panelis.
Fredy Arifta Nasel; Lilik Sulastri; Meisyi Dwi Suryani
2023 · Book · Open Access
CHINDY IMMANUELA JOHANNES; Harry Noviardi; Triyani Sumiati
2023 · Book · Open Access
Kulit buah pisang raja (Musa paradisiaca (L)) merupakan salah satu tanaman yang
memiliki aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas
antioksidan dari ekstrak etanol 96% kulit buah pisang raja yang dibuat menjadi
sediaan Hair Mask dan pengujian mutu fisik sediaan. Kulit buah pisang diekstraksi
menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Pengujian aktivitas
antioksidan menggunakan peredaman DPPH. Hasil penelitian menunjukkan
aktivitas antioksidan ekstrak etanol 96% metode maserasi menunjukkan nilai IC50
sebesar 46,82 ppm termasuk kedalam kategori antioksidan sangat kuat. Hasil
ekstrak tertinggi dijadikan sebagai zat aktif Hair Mask. Hair Mask F1 mengandung
5%, F2 mengandung 7,5% dan F3 mengandung 10% ekstrak. Hasil aktivitas
antioksidan tertinggi pada F3 dengan IC50 sebesar 11,48 ppm. Hair Mask ekstrak
kulit buah pisang raja semua konsentrasi homogen, tidak mengiritasi kulit, memiliki
pH tidak sesuai dengan ketentuan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah formula
yang memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dan mutu fisik baik adalah formula 3
dengan ekstrak kulit buah pisang raja 10%. akan tetapi formula 2 dengan ekstrak
kulit buah pisang raja 7,5% menjadi formula yang paling diminati.
Eem Masaenah; MAULIDA SULISTYANA; Rakhmat Ramdhani Alwie
2023 · Book · Open Access
Daun bayam merah (Amarantus tricolor L.) mengandung komponen antioksidan
termasuk betalain (pigmen warna nabati), karotenoid, vitamin C, flavonoid dan
polifenol. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan nilai IC50 pada ekstrak
daun bayam merah dan memformulasikan ekstrak etanol daun bayam merah
menjadi sediaan masker gel peel-off dengan mutu fisik yang baik dan memilki
aktivitas antioksidan. Daun bayam merah dimaserasi dengan pelarut etanol 96%
hingga diperoleh ekstrak, sediaan masker gel peel-off dibuat dengan variasi
konsentrasi yaitu 1%(FI), 1,25%(FII) dan 1,50%(FIII). FI dan FII memiliki nilai
IC50 termasuk dalam kategori lemah sedangkan FIII memiliki nilai IC50 yang
termasuk dalam kategori sedang. Nilai IC50 ekstrak, FI, FII, dan FIII berturut-turut
adalah 128,279, 291,346, 270,624 dan 245,695 ppm. Berhubungan dengan diantara
ketiga formula pada FI memiliki mutu fisik yang baik dari parameter uji
organoleptis, pH, daya lekat, daya sebar, viskositas, homogenitas dan waktu
mengering. Sedangkan sediaan dengan aktivitas antioksidan tertinggi adalah FIII.
ARIO; Nina Imaniar; Sitaresmi Yuningtyas
2023 · Book · Open Access
Sirup parasetamol sering digunakan sebagai antipiretik bagi anak-anak karena sirup
parasetamol mengandung gula yang dapat menyamarkan rasa tidak nyaman di indra
perasa anak-anak juga kemudahan dalam pemberian dosis dibanding dengan
bentuk sediaan lainnya. Sediaan oral yang mengandung gula dapat berfungsi
sebagai nutrisi bagi mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
kualitas sediaan sirup parasetamol terhadap kontaminasi mikroba dan kadar
parasetamol selama masa penggunaan. Sampel penelitian ini terdiri dari 2 Generik
dengan merek dagang dan 2 Generik tanpa merek dagang (generik berlogo) dengan
masing-masing sampel bernomor batch yang sama. Sampel sirup parasetamol
diberi perlakuan buka tutup kemasan selama 3 hari dan pengeluaran isi sebanyak
45 ml, setelah itu pada hari ke 7 setelah perlakuan sisa volume parasetamol
dilakukan uji kadar parasetamol dengan spektrofotometri UV-Vis dan uji cemaran
mikroba dengan metode Angka Lempeng Total. Hasil penelitian kadar parasetamol
menyatakan bahwa terjadi penurunan kadar pada sampel Generik 1, Generik 2,
Merek 1 dan Merek 2 dengan rata-rata penurunan secara berurutan sebesar
15,309%, 10,049%, 6,476% dan 0,638%. Hasil penelitian cemaran mikroba
menyatakan hasil yang negatif, tidak terjadi cemaran mikroba pada sampel dan
kontrol negatif.
Achmad Fauzi Isa; Lilik Sulastri; METI RAHMA SARI
2023 · Book · Open Access
Tanaman salam ( Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) adalah salah satu
tumbuhan yang berkhasiat diantaranya sebagai antioksidan. Daun salam diketahui
mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, steroid penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui kadar total fenol dan falavonoid serta penetapan kadar sun
protecting factor pada ekstrak etil asetat daun salam ( Syzygium polyanthum (Wight)
Walp.) ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96% hasil
ekstrak kental kemudian di partisi dengan pelarut etil asetat dan air (1:1) fraksi etil
asetat tersebut di uji kadar total fenol dan flavonoid serta SPF menggunakan
Spektrofotometer UV-Vis Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fraksi etil asetat
daun salam mengandung total fenol sebesar 534,285 mg GAE/gram dan total
flavonoid pada fraksi etil asetat sebesar 419,66 mg GAE/gram serta Sun Frotecting
Factor (SPF) dari fraksi etil asetat daun salam sebesar 39,27 yang termasuk kategori
ultra sebagai tabir surya, kesimpulan penelitian ini bahwa fraksi etil asetat daun
salam memiliki kemampuan SPF ultra dan dapat dijadikan sediaan tabir surya.
ANNISA GITA PERTIWI; Adrian Christianus; Silvi Nurafni
2023 · Book · Open Access
Jenis gangguan jiwa yang sering dialami penduduk diantaranya episode
depresi, gangguan kecemasan, gangguan bipolar, gangguan panik dan lain sebagainya.
Pasien dengan diagnosis gangguan jiwa memerlukan ketepatan pengobatan agar
tercapai pengobatan yang optimal. Ketepatan pengobatan meliputi tepat pasien, tepat
obat, tepat indikasi, tepat dosis dan tepat frekuensi. Penelitian ini merupakan penelitian
deskriptif observasional menggunakan metode pengambilan data sekunder secara
retrospektif pada pasien gangguan jiwa di RS Swasta X Bogor. Data yang diambil
adalah data rekam medis dengan resep periode September-November 2021. Hasil
penelitian ini menunjukan bahwa pasien gangguan jiwa di RS Swasta X Bogor paling
banyak adalah perempuan yaitu sebesar 80,3%, usia paling banyak pada rentang 16-25
tahun sebanyak 53.6%, jenis gangguan jiwa yang banyak di alami adalah gangguan
kecemasan dan depresi episode. Obat yang paling banyak digunakan adalah
escitalopram sebesar 21.6%, dan ketepatan pengobatan gangguan jiwa untuk tepat
pasien mencapai 100%, tepat obat 94%, tepat indikasi 100%, tepat dosis 93% dan tepat
frekuensi 97%.
Inawati; NIDA AZIZAH; Nina Imaniar
2023 · Book · Open Access
Masalah kesehatan mulut dapat disebabkan oleh berbagai macam bakteri. Karies
gigi dapat disebabkan oleh bakteri gram positif yaitu Streptococcus mutans dan
Staphylococcus aureus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas
antibakteri ekstrak etanol 96% herba meniran hijau terhadap bakteri gram positif
penyebab karies gigi yaitu Streptococcus mutans dan Staphylococcus aureus.
Sampel ekstrak kental dilakukan penapisan fitokimia untuk mengetahui kandungan
metabolit sekunder yang dikandung setelah itu dilakukan uji aktivitas antibakteri
menggunakan metode difusi cakram Kirby-Bauer. Hasil penelitian penapisan
fitokimia pada ekstrak etanol 96% herba meniran hijau mengandung flavonoid,
saponin, tanin dan triterpenoid. Hasil nilai rata-rata zona hambat yang dilakukan
secara triplo pada uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans
yaitu pada ekstrak 5% menghasilkan zona hambat sebesar 20,70 mm (kuat), ekstrak
2,5% sebesar 19,45 mm (kuat), ekstrak 1,25% sebesar 13,50 mm (kuat) dan pada
kontrol positif amoxicillin menghasilkan zona hambat sebesar 23,55mm (sangat
kuat). Pada pengujian Staphylococcus aureus yaitu pada ekstrak 5% menghasilkan
zona hambat sebesar 12,40 mm (kuat), ekstrak 2,5% sebesar 10.27 mm (sedang),
ekstrak 1,25% sebesar 9,65 mm (sedang) dan pada kontrol positif amoxicillin
menghasilkan zona hambat sebesar 16,45 mm (kuat). Ekstrak etanol 96% herba
meniran hijau memiliki aktivitas antibakteri secara in vitro terhadap bakteri gram
positif penyebab karies gigi yaitu bakteri Streptococcus mutans dan Staphylococcus
aureus.
Nanang Hermawan; RISMA RISTANTI; Siti Mariam
2023 · Book · Open Access
Skabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh adanya tungau Sarcoptes
scabiei var hominis yang penularannya bisa secara kontak langsung maupun tidak
langsung. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah serangkaian perilaku
yang berperan aktif dalam mewujudkan dibidang kesehatan. Tujuan dilakukan
penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan PHBS dengan kejadian skabies
di Pesantren SPQ At-Tartil Sukabumi. Penelitian ini bersifat non-eksperimental
menggunakan metode cross sectional dan pengambilan data secara deskriptif
dengan prospektif menggunakan kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah
seluruh santriwati di Pesantren SPQ At-Tartil. Sampel penelitian diambil secara
total sampling yaitu sebanyak 110 responden. Analisis data menggunakan analisis
univariat dan bivariat dengan menggunakan metode uji chi-square. Hasil penelitian
menunjukkan usia 12-13 sebanyak 48 responden (43,64%), kelas paling banyak 7-
8 sebanyak62 responden (67,27%), dimensi kebersihan pakaian cukup (51,8%),
kebersihan kulit cukup (49,1%), kebersihan tangan dan kuku kurang (65,5%),
kebersihan handuk cukup (53,6%), kebersihan tempat tidur dan sprei kurang
(59,1%), PHBS kurang (46,36%), kejadian tungau skabies sebanyak (68,18%),
Nilai signifikasi yang didapat 0,000 lebih kecil dari (0,05) yang menunjukkan
terdapat hubungan yang signifikan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
dengan kejadian skabies di Pesantren SPQ At-Tartil Sukabumi.
Muhammad Afqary; NURMAGHFIROH; Silvi Nurafni
2023 · Book · Open Access
Swamedikasi adalah perilaku manusia yang biasanya dilakukan masyarakat
untuk mendapatkan solusi terkait masalah kesehatan, untuk alasan ini
swamedikasi harus diawasi oleh apoteker. Masyarakat membutuhkan pengetahuan
yang sesuai untuk mendapatkan perilaku yang tepat dalam swamedikasi.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan gambaran pengetahuan dan perilaku
swamedikasi siswi SMK Farmasi Cipto kota Cirebon dalam menghilangkan nyeri
haid (dismenore). Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dan
pengambilan data secara prospektif. Sampel yang digunakan sebanyak 66
responden. Penelitian ini dilakukan pada bulan November – Desember 2020.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 97% siswi SMK farmasi cipto kota
cirebon mengalami dismenore,
AYU FITRIANIS; Karuma Barza Afida; Neni Rahmani
2023 · Book · Open Access
Swamedikasi merupakan pengobatan diri sendiri yang dilakukan untuk
mengatasi masalah kesehatan. Sedangkan batuk merupakan keluhan yang sering
dialami masyarakat, dan dianggap ringan sehingga masyarakat lebih memilih
untuk melakukan swamedikasi dalam menanganinya. Namun pada
pelaksanaannya swamedikasi dapat menjadi sumber terjadinya kesalahan
pengobatan karena keterbatasan pengetahuan masyarakat akan obat dan
penggunannya. Sehingga masyarakat harus memiliki pengetahuan yang baik
dalam swamedikasi batuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
hubungan faktor sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan swamedikasi batuk
di Apotek Mekarwangi Kota Bogor. Desain penelitian ini menggunakan metode
deskriptif kuantitatif dengan pendekatan prospektif dengan model penelitian
menggunakan metode cross sectional. Alat ukur berupa data primer yang
menggunakan kuisioner. Pengambilan sampel sebanyak 76 responden yang di
dapat dari populasi menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian di
dapat bahwa responden yang paling banyak melakukan swamedikasi yaitu pada
usia 26-35 tahun (42%), jenis kelamin laki-laki (55%), pendidikan perguruan
tinggi (51%), pekerjaan karyawan swasta (45%), pendapatan <3 juta (46%).
tingkat pengetahuan pasien swamedikasi batuk di Apotek Mekarwangi Kota
Bogor menunjukan presentasi 84% baik. Hasil chi square diperoleh nilai
signifikan >0,05. sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh faktor
sosiodemografi tidak memiliki hubungan signifikan dengan tingkat pengetahuan
swamedikasi batuk.
ARIFAH RAHAYU; Achmad Fauzi Isa; Harry Noviardi
2023 · Book · Open Access
Bakteri Escherichia coli menyebabkan diare dan bakteri Staphylococcus aureus
menyebabkan infeksi kulit. Tumbuhan mimba dapat diambil khasiatnya dengan diolah
menjadi ekstrak, minyak, atau direbusan airnya. Daun mimba memiliki sifat antibakteri
yang kuat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penggunaan pelarut dalam
pembuatan simplisia yang berpengaruh terhadap aktivitas antibakteri ekstrak daun
mimba. Mengetahui kandungan zat bioaktif dalam ekstrak etanol 96%, etil asetat, dan
n-heksan yang ditetapkan melalui uji fitokimia. Mengetahui aktivitas antibakteri
ekstrak n-Heksan, ekstrak etil asetat, dan etanol 96% pada konsentrasi ekstrak yang
digunakan terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Penelitian ini
menggunakan metode eksperimental laboratorium meliputi maserasi daun mimba
dalam n-Heksan, etil asetat, etanol 96%. Kemudian diuji aktivitas antibakteri
menggunakan metode difusi cakram dengan kontrol positif, kontrol negatif, variabel
bebas (konsentrasi ekstrak daun mimba yang diujikan) , variabel terikat (pertumbuhan
koloni dari Escherichia coli dan Staphylococcus aureus) didapatkan hasil aktivitas
antibakteri terdapat perbedaan antara Escherichia coli dan Staphylococcus aureus yang
menunjukkan hasil rata-rata pada bakteri Escherichia coli pelarut etanol 96%
didapatkan nilai terbesar 12,20 mm (kuat), etil asetat 13,33 mm (kuat), n-heksan 16,27
mm (kuat) pada bakteri Staphylococcus aureus pelarut etanol 96% didapatkan nilai
terbesar 11,80 mm (kuat), etil asetat 13,56 mm (kuat), n-heksan 16,27 mm (kuat).
setelah didapatkan data zona hambatnya data diolah menggunakan spss versi 26 dan
didapatkan hasil zona hambat berdistribusi tidak normal dengan nilai signifikan uji
kruskal wallis 0.011 < 0.05. Sehingga disimpulkan adanya perbedaan signifikan rata-
rata persentase zona hambat pada masing-masing koloni dan pelarut ekstrak.
Ferry Effendi; Selpina; YULIANA KARTIKA
2023 · Book · Open Access
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah meningkatnya tekanan darah sistolik
lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik dari 90 mmHg. Penelitian
farmakoekonomi merupakan proses identifikasi, pengukuruan dan perbandingan
biaya, akibat dan keuntungan suatu program pelayanan dan terapi, serta
menentukan pilihan mana yang memberikan outcomes kesehatan terbaik untuk
sumber yang diinvestasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
penggunaan antihipertensi Amlodipin dan Kaptopril, biaya terapi yang
dikeluarkan pasien, dan antihipertensi yang paling efektif biaya. Penelitian ini
bersifat deskriptif analitik non-eksperimental dengan pengambilan data secara
retrospektif, subyek penelitian adalah pasien hipertensi yang menggunakan terapi
Amlodipin dan Kaptopril sebanyak 102 pasien yang memenuhi kriteria inklusi.
Data diolah menggunakan ACER dan ICER Hasil penelitian ini menunjukan
terdapat perbedaan sosiodemografik pada pasien hipertensi berdasarkan jenis
kelamin yaitu laki-laki sebanyak 44 pasien dengan presentase 43,1% dan
perempuan sebanyak 58 pasien dengan presentase 58,9%. Dengan usia terbanyak
usia >65 sebanyak 41 pasien dengan presentase 40,2 %. Efektivitas pengobatan
Amlodipin 74 % dan Kaptopril 58%. Berdasarkan nilai rasio efektivitas biaya
rata-rata (ACER) yang paling cost effective terdapat pada kelompok terapi
amlodipin dengan nilai Rp.7.901 dan rasio efektivitas biaya tambahan (ICER)
yaitu Rp.6.811. Dapat disimpulkan bahwa terapi Amlodipin lebih cost effective.
DEVI DWI RUSTAMININGRUM; Marita Isti; Silvi Nurafni
2023 · Book · Open Access
Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan
tekanan darah diastolik 90 mmHg untuk dua kali pengukuran dan pasien diukur
pada keadaan tenang. Terdapat lima golongan utama obat antihipertensi yaitu
Antagonis Converting Enzym Inhibitor, Antagonis Reseptor Bloker, beta bloker,
Calcium Chanel Bloker dan diuretik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
karakteristik pasien, penyakit penyerta, gambaran tekanan darah, profil penggunaan
obat dan evaluasi penggunaan obat antihipertensi dengan algoritma terapi hipertensi
Joint Commite National Eight (JNC 8)di Klinik Budhi Pratama Gedong periode
Januari – Maret 2021. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan
rancangan cross sectional. Data sekunder pada penelitian ini diambil secara
retrospektif dari rekam medik pasien periode Januari-Maret 2021. Teknik
pengambilan sampel pada penelitian ini adalah secara total sampling dengan jumlah
sampel 75 pasien. Hasil penelitian karakteristik pasien hipertensi berdasarkan jenis
kelamin terbanyak adalah perempuan 48 pasien (64%), usia terbanyak adalah manula
lebih 65 tahun 30 pasien (40 %), klasifikasi hipertensi terbanyak yaitu hipertensi
stage1 sebanyak 50 pasien (66.67 %) dan pasien hipertensi dengan diabetes mellitus
sebanyak 24 pasien (32%) . Profil penggunaan obat antihipertensi secara tunggal
sebanyak 48 pasien (64%). Evaluasi penggunaan obat antihipertensi dengan pedoman
Joint Commite Nasional Eight (JNC 8) tahun 2014, yaitu sesuai sebanyak 64 pasien
(85.33%) dan tidak sesuai sebanyak 11 pasien (14.67%).
ARI SUSILO; Muhammad Afqary; Ulpatul Millah
2023 · Book · Open Access
Kualitas pelayanan dapat didefinisikan sebagai seberapa jauh perbedaan
antara kenyataan dan harapan para pelanggan atas pelayanan yang mereka
terima. Kualitas pelayanan ukurannya bukan hanya ditentukan oleh pihak yang
melayani saja, tetapi lebih banyak ditentukan oleh pihak yang dilayani.
Kepuasan pasien merupakan cerminan kualitas pelayanan kesehatan yang
diterima. Mutu pelayanan merujuk pada tingkat kesempurnaan pelayanan dalam
menimbulkan rasa puas pada diri setiap pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisis kualitas pelayanan terhadap kepuasan paisen di apotek Kimia Farma
Cipayung Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional,
Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 95 pasien. Teknik pengambilan
sampel adalah puposive sampling. Data primer diperoleh dari survei kepada
pasien dengan menggunakan kusioner. Metode yang digunakan yaitu IPA
(Importance Performance Analysis). Hasilnya dijabarkan dan dibagi pada empat
bagian pada diagram kartesius. Hasil dari penelitian dengan metode Importance
Performance Analysis dari 15 atribut kualitas pelayanan kefarmasian terhadap
kepuasan pasien di apotek kimia farma cipayung didapat rata-rata tingkat
kesesuaian sebesar 92,06 %. Hal ini menunjukkan bahwa pasien merasa puas
dengan pelayanan kefarmasian yang diberikan oleh apotek kimia farma cipayung.
DESTI PURNAMASARI; Febi Ishfahani; Idah Widosari Nawangsih
2023 · Book · Open Access
Diare akut pada anak adalah buang air besar pada bayi atau anak yang lebih dari 3
kali perhari, disertai perubahan konsistensi tinja menjadi cair dengan atau tanpa
lendir dan darah yang berlangsung kurang dari satu minggu. Penggunaan obat yang
tidak rasional sering dijumpai dalam praktek sehari-hari. Peresepan obat tanpa
indikasi yang jelas, penentuan dosis, cara, dan lama pemberian yang keliru, serta
peresepan obat yang mahal merupakan sebagian contoh dari ketidakrasionalan
peresepan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sosiodemografi
pasien meliputi umur, jenis kelamin dan berat badan, profil pengobatan, ketepatan
pengobatan meliputi tepat indikasi, tepat pemilihan obat, tepat cara pasien, tepat
dosis, tepat lama pemberian obat dan tepat frekuensi obat pada pasien diare anak di
Klinik Utama dr. Yati Zarnudji periode 2021 – Juli 2022. Hasil penelitian diperoleh
pasien penderita diare didominasi oleh umur batita 2-3 tahun yaitu sebanyak 47
pasien dengan persentase 54% dan berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak
65%. Antibiotik yang paling banyak digunakan yaitu cotrimoxazole sebanyak 53%.
Evaluasi ketepatan obat yaitu 62%, ketepatan dosis yaitu 100%, evaluasi ketepatan
obat yaitu 100% dan evaluasi ketepatan indikasi 100% dan evaluasi ketepatan
frekuensi 100%.
ALIFFIA ADIEM HAYA; Finy Khoirina; Silvi Nurafni
2023 · Book · Open Access
Swamedikasi atau pengobatan sendiri merupakan upaya masyarakat dalam
menangani keluhan penyakit yang dialami. Dalam prakteknya, pengobatan sendiri
akan menimbulkan masalah terhadap obat (Drug related problem), hal tersebut
dikarenakan kurangnya pemahaman mengenai obat dan fungsinya. Tingkat
pengetahuan merupakan salah satu faktor yang mempermudah perilaku
swamedikasi yang tepat. Salah satu penyakit yang sering diswamedikasi adalah
nyeri gigi dengan menggunakan obat analgetik. Analgetik merupakan golongan
obat untuk mengatasi rasa nyeri ringan hingga berat. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan konsumen terhadap penggunaan
analgetik pada swamedikasi nyeri gigi di Apotek Kimia Farma Siliwangi Depok.
Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Sampel yang digunakan
dalam penelitian ini sebanyak 103 responden. Pengambilan sampel dilakukan
dengan dengan metode total sampling. Hasil penelitian diperoleh data
sosiodemografi berdasarkan jenis kelamin terbesar adalah laki-laki sebanyak
51,5%, usia 26-35 tahun sebanyak 35,8%, pendidikan S-1 sebanyak 49,5%,
pekerjaan pegawai swasta sebanyak 49,5%, obat analgetik yang sering dibeli
untuk swamedikasi nyeri gigi adalah asam mefenamat sebesar 36,9%, tempat
pembelian obat di apotek sebanyak 88,3%, dan sebanyak 83,5% tidak
mengalami efek samping. Hasil penelitian ini menunjukan responden memiliki
pengetahuan tergolong kurang sebesar 11,7%, 32% responden tergolong cukup,
dan 56,3% tergolong baik.
Andi Ahriansyah; Dessi Maulani Effendy; INA VALESTINE
2023 · Book · Open Access
Perencanaan obat adalah upaya penetapan jenis dan jumlah obat sesuai dengan
kebutuhan serta anggaran. Perencanaan obat yang baik perlu dilakukan analisis
perencanaan. Obat narkotika dan psikotropika merupakan obat yang jumlahnya
paling sedikit di RSUD Kota Bogor. Analisis ABC Indeks Kritis merupakan
analisis perencanaan berdasarkan nilai ekonomis serta memilih obat narkotika dan
psikotropika yang menjadi prioritas sangat penting (kelompok A), penting
(kelompok B), dan kurang penting (kelompok C). penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hasil analisis metode ABC Indeks Kritis dengan menentukan nilai
pemakaian, nilai investasi, nilai kritis, dan nilai ABC Indeks Kritis dan
mengetahui perencanaan obat narkotika dan psikotropika sudah sesuai dengan
kebutuhan perbekalan farmasi di RSUD Kota Bogor. Penelitian ini merupakan
jenis analisis deskriptif. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan secara
retrospektif yaitu pengambilan data diambil berdasarkan data yang telah ada yaitu
sebanyak 35 sampel sediaan psikotropika dan narkotika yang ada di RSUD Kota
Bogor periode Januari–Juni 2022. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa
dari 16 sediaan obat narkotika, 3 item merupakan kelompok A (18,75%), 9 item
kelompok B (56,25%), dan 4 item kelompok C (25%) dan 19 sediaan obat
psikotropika , 2 item kelompok A (8%), 16 item kelompok B (64%), 7 item
kelompok C (28%).
Ferry Effendi; Nidaul Hasanah YOLA YOLANTI
2023 · Book · Open Access
Demam Berdarah Dangue adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus
dengue biasanya ditandai dengan Demam Berdarah Dengue demam 2-7 hari yang
disertai dengan penurunan trombosit. Penelitian ini bertujuan untuk Mengevaluasi
penggunaan obat pada pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSU
Jampangkulon Sukabumi meliputi tepat obat, tepat dosis, dan tepat indikasi sesuai
dengan Pedoman Komprehensif untuk Pencegahan dan Pengendalian Demam
Berdarah dan Demam Bedarah Dengue oleh WHO tahun 2011. Penelitian ini
merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross-sectional bersifat
deskriptif. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif pada periode Juli –
Desember 2021 sebanyak 132 sampel. Hasil dari penelitian ini menunjukan
sosiodemografi pasien jenis kelamin terbanyak adalah perempuan 53 pasien (53%),
usia terbanyak yaitu 5 – 11 tahun (Kanak – kanak) dengan 39 pasien (39,40%),
Pasien Demam Beradarah Dengue (DBD) juga mendapatkan terapi lainya untuk
mengobati gejala maupun diagnosis yang ada. Berdasarkan hasil evaluasi ketepatan
penggunaan obat pada pasien DBD diatas sebanyak 99 pasien didapatkan tepat obat
(100 %), tepat dosis (89,89%), dan tepat indikasi (100 %).
ABDUL AZIS KAMPAI; Eem Masaenah; Sitaresmi Yuningtyas
2023 · Book · Open Access
Salah satu bahan alam yang dapat di manfaatkan sebagai alternatif pengobatan
antifungi adalah daun Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) dan Rimpang Kunyit
(Curcuma domestica). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan aktivitas
antifungi dari ektrak etanol 96% daun Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) dan
daun Rimpang Kunyit (Curcuma domestica). dan kombinasinya terhadap
pertumbuhan jamur Candida albicans. Daun Pegagan dan Rimpang Kunyit
diekstraksi dengan maserasi menggunakan etanol 96%. Ekstrak yang diperoleh
dilakukan uji fitokimia dan penentukan aktivitas antifungi dengan metode sumuran.
Senyawa fitokimia yang terkandung dalam Pegagan adalah tanin, saponin dan
flavanoid. Sedangkan Rimpang Kunyit terdapat kandungan senyawa fitokimia
flavanoid, alkoloid, tannin, dan saponin. Diameter zona hambat ekstrak etanol daun
Pegagan dan Rimpang kunyit yang tertinggi pada konsentrasi 40% dan 40% dengan
nilai 13,26 mm (kategori kuat) dan 13,36 mm (kategori kuat). Aktivitas antifungi
terhadap Candida albicans terbaik pada kombinasi ekstrak etanol daun
Pegagan:dan Rimpang Kunyit (2:1) dengan nilai 13,36 mm (kategori kuat). Oleh
karena itu, ekstrak etanol daun pegagan dan dan Rimpang Kunyit mempunyai
potensi antifungi terhadap Candida albicans.