Dessie Muthia Diredja; Fredy Arifta Nasel; RINA TRI HANDAYANI
2023 · Book · Open Access
Bronkopneumonia adalah salah satu bentuk infeksi saluran pernapasan akut yang
menyerang paru – paru, yang ditandai dengan adanya nanah dan cairan pada alveoli.
Antibiotik adalah pengobatan utama untuk bronkopneumonia. Penggunaan
antibiotik yang tepat diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengobatan
sekaligus membatasi laju resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
gambaran sosiodemografi pasien, gambaran profil penggunaan antibiotika dan
mengevaluasi ketepatan penggunan antibiotika yang tepat pada pasien
bronkopneumonia anak di Rumah sakit UMMI Bogor periode Oktober – Desember
2021. Desain penelitian ini dilakukan secara observasional, bersifat retrospektif
dengan rancangan cross sectional dari rekam medik pasien dengan jumlah sampel
sebanyak 52 pasien. Hasil penelitian menunjukkan gambaran sosiodemografi :
umur paling banyak 0 – 1 tahun 32 pasien (62%), jenis kelamin paling banyak laki
– laki 29 pasien (56%) dan berat badan paling banyak 6 – 10 kg 30 pasien (58%).
Antibiotika yang digunakan adalah seftriakson 32 pasien (62%) dan sefotaksim 20
pasien (38%). Evaluasi ketepatan penggunaan antibiotika : tepat obat (100%), tepat
dosis (96%), tepat frekuensi (100%), dan tepat lama pemberian (100%).
Febi Ishfahani; HESTI LAELATUL QODRI; Rio Julyo
2023 · Book · Open Access
Pneumoniaimerupakan penyakitiinfeksi yang menyerangisaluran pernafasan
yaitu pada jaringaniparu dan biasanyaidisebabkan oleh bakteriiStreptococcus
pneumonia. Pneumoniaiberada pada peringkatike-8 dalami10 besar di RumahiSakit
Islam Bogor tahun 2021. Penelitianiini bertujuan untuk mengetahuiiketepatan
penggunaaniantibiotik pada pasienipneumonia anak rawatiinap di RumahiSakit
Islam Bogor dengan metodeiGyssens. Penelitianiini bersifat deskriptifidengan
pengambilanidata secarairetrospektif. Data yang diambil dariirekam medisipasien
pneumoniaianak rawatiinap di RumahiSakit Islam Bogor yang diperolehikemudian
dievaluasiimenggunakan diagramialur Gyssens. Dari 52 kasus yangidiperoleh,
pneumoniaiyang terbanyakiterjadi pada anakidengan jenisikelamin laki-laki
(69,23%), dengan rentang usia 1-3 tahun (48,08%) dan berat badan < 10 kg
(59,62%). Antibiotikiyang paling banyakidigunakan untuk pengobatan padaipasien
pneumoniaianak yaitu ceftriaxone (64,91%). Hasilievaluasi penggunaaniantibiotik
berdasarkan metodeiGyssens yaitu diperoleh penggunaaniantibiotik tidak tepat
dosis (kategoriiII A) sebesar 19,30%, penggunaaniantibiotik terlalu singkat
(kategori III B) sebesar 56,14%, ada alternatif lebih murah (kategori IV C) sebesar
1,75%, adaiantibiotikilebih efektif (kategori IViA) sebesar 22,81%.
ALI FAHMI PUDJA KUSUMA; Fredy Arifta Nasel; Nanang Hermawan
2023 · Book · Open Access
Kejadian kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia masih terus terjadi,
berbagai usaha untuk mencegah penyebaran lebih lanjut telah dilakukan oleh
pemerintah salah satunya dengan memberikan edukasi sebagai langkah awal untuk
membentuk perilaku yang dapat mengurangi penyebaran Covid-19. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat
pengetahuan tentang Covid-19 dengan tingkat perilaku pencegahan Covid-19 pada
masyarakat di Kecamatan Cibinong. Desain penelitian ini adalah prosfektif non
eksperimental. Bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Alat ukur
berupa data primer yaitu menggunakan kuesioner dalam bentuk google form, untuk
mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang Covid-19 dengan perilaku
pencegahan Covid-19. Dilakukan pada 100 orang sampel yang didapat dari
populasi menggunakan metode purposive sampling. Selanjutnya dianalisis
menggunakan SPSS versi 26 dengan uji chi-square. Hasil penelitian ini
menunjukan tingkat pengetahuan Covid-19 sebagian besar berkategori cukup yaitu
sebanyak 69% dan tingkat perilaku pencegahan Covid-19 sebagian besar
berkategori baik sebanyak 65%. Dari hasil uji chi-square diperoleh p-value 0,007
(<0,05), sehingga disimpulkan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan
tentang Covid-19 dengan tingkat perilaku pencegahan Covid-19.
Lilik Sulastri; MUHAMMAD RIDWAN MUTAQIN; Sofyan Ramani
2023 · Book · Open Access
Antioksidan adalah suatu senyawa yang dapat mencegah dan
memperlambat kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas melalui
penghambatan mekanisme oksidatif. Daun salam memiliki aktivitas antioksidan
dengan kandungan senyawa flavonoid dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk
memperoleh nilai IC50 dari ekstrak etil asetat fraksi etil asetat daun salam
(Syzygium polyanthum (Wigh) Walp.). Metode yang digunakan pada penetuan
antioksidan adalah metode peredaman radikal 2,2 difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH).
Pada penelitian ini daun salam diekstraksi secara maserasi dengan pelarut etanol
96% kemudian dipartisi dengan etil asetat dan air. Ektrak etil asetat daun salam
diuji aktivitas antioksidannya serta dilakukan pemisahan dengan metode
kromatografi Lapis Tipis dan Kolom, hingga diperoleh fraksi dan sub fraksi
terbaik berdasarkan persen hambatnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa
ekstrak etil asetat memiliki nilai IC50 sebesar 72,54 ppm (kuat) dan F.5.6
merupakan fraksi terbaik sebagai antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 7,33 ppm
(sangat kuat). Pembanding yang digunakan yaitu vitamin C menunjukan nilai IC50
sebesar 5,52 ppm (sangat kuat). Antioksidan setelah fraksinasi memiliki aktivitas
lebih kuat dari ekstrak dengan katagori sangat kuat dan setara dengan vitamin C.
Febi Ishfahani; MUHAMMAD EGI GINANJAR; Silvi Nurafni
2023 · Book · Open Access
Tramadol adalah obat susunan syarat pusat yang memiliki khasiat analgetik sedang,
tramadol sama efektifnya dengan morfin. Tramadol mempunyai efek halusinasi dan
membuat ketergantungan. Ketergantungan dan penyalahgunaan Obat-obatan
terlarang bukan merupakan masalah baru di Indonesia. Penggunaan obat tersebut
dipengaruhi oleh beberapa faktor, faktor tersebut adalah faktor lingkungan sekitar,
sumber informasi yang didapat, pengetahuan dan teman sebaya. Penyalahgunaan
obat-obatan seringkali dilakukan oleh remaja, karena masa-masa remaja dimana
rasa kaingin tahuan untuk coba-coba sangatlah besar. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor pengetahuan, sumber informasi
dan teman sebaya dengan perilaku penyalahgunaan obat tramadol pada remaja di
Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini bersifat Prosfektif Non Eksperimental dengan
pengambilan data menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan pada 53
responden pengguna tramadol di Kabupaten Sukabumi. Teknik pengambilan
sampel yang digunakan adalah Snowball Sampling. Hubungan faktor pengetahuan,
teman sebaya dan sumber informasi terhadap perilaku penyalahgunaan tramadol
pada remaja dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini
menunjukan yang paling banyak memiliki pengetahuan baik dengan perilaku
penyalahgunaan rendah (32%), memiliki teman sebaya yang kurang baik dengan
perilaku penyalahgunaan rendah (38%) dan sumber informasi yang didapat dari non
media dengan perilaku penyalahgunaan rendah (34%). Hasil uji statistik (Chi-
Square) faktor pengetahuan nilai P Value = 0,51 > (0,05), faktor teman sebaya nilai
P Value = 0,691 > (0,05), dan faktor sumber informasi nilai P Value = 0,747 >
(0,05). Hasil tersebut menujukan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara
faktor pengetahuan, teman sebaya, dan sumber informasi dengan perilaku
penyalahgunaan obat tramadol pada remaja di Kabupaten Sukabumi.
Lilik Sulastri; NURAINI SAADAH; Partomuan Simanjuntak
2023 · Book · Open Access
Diabetes melitus merupakan suatu kelompok gangguan metabolisme yang
ditandai dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena adanya kelainan
sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya, serta gangguan metabolisme
karbohidrat, lemak dan protein. Terapi diabetes melitus dapat menggunakan obat
antihiperglikemik oral golongan penghambatan enzim α-glukosidase dengan
menunda proses absorpsi glukosa ke dalam darah sehingga menurunkan
peningkatan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase ekstrak etil asetat daun teh hasil
fraksinasi dan membandingkan aktivitas yang lebih baik antara ekstrak etil asetat
dan isolat. Penelitian ini menggunakan ekstrak etil asetat daun teh hasil partisi,
kemudian diuji aktivitas hingga diperoleh nilai IC50. Ekstrak tersebut dipisahkan
dengan metode kromatografi kolom dan KLT hingga diperoleh fraksi dengan
aktivitas terbaik dalam menghambat enzim α-glukosidase. Hasil penelitian
menunjukan bahwa ekstrak etil asetat memperoleh nilai IC50 sebesar 45,00 ppm.
Fraksi terbaik diperoleh pada kromatografi kolom kedua dengan kode CSEA-2.1
dengan nilai IC50 41,51 ppm. Kesimpulannya fraksi hasil kromatografi kolom
memiliki aktivitas lebih baik dari eksttrak dalam menghambat enzim α-glukosidase.
Firsa Novellasari; SITI SRI RAHAYU GUNAWAN; Siti Mariam
2023 · Book · Open Access
Hepatitis B adalah kelainan hati berupa peradangan hati yang merupakan penyakit
dengan endemisitas tinggi di Indonesia. Hepatitis B dapat berkembang menjadi
sirosis atau bahkan kanker hati bila tidak mendapat pengobatan dengan tepat.
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengobatan yang diberikan kepada pasien
hepatitis B meliputi profil dan kesesuaian pengobatan di RS Sekarwangi Sukabumi.
Metode penelitian berupa deskriptif observasional, pengumpulan data dilakukan
secara retrospektif dari 69 rekam medis pasien rawat jalan periode 2018-2021
berusia 17-65 tahun. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari keseluruhan terapi
yang sesuai dengan Kesesuaian dengan Konsensus Nasional Penatalaksanaan
Hepatitis B di indonesia tahun 2012 (PPHI) sebanyak 27 (39,13%) penggunaan
antiviral, sebanyak 47 (67,14%) sesuai berdasarkan terapi hepatoprotektor,
sebanyak 19 ( 27,53%) sesuai berdasarkan terapi simtomatik, sebanyak 17
(24,63%) sesuai berdasarkan terapi suportif.
BAYU WARDANA; M.Ikhwan Setiawan; Nina Imaniar
2023 · Book · Open Access
Enkapsulasi bertujuan untuk melindungi bahan inti dari kondisi
lingkungan yang kurang menguntungkan selama proses pengolahan,
penyimpanan, pencernaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui viabilitas
Lactobacillus plantarum yang terenkapsulasi natrium alginat pada sediaan sari
buah sirsak dalam lingkungan cairan asam lambung. Enkapsulasi pada penelitian
ini dilakukan metode ektrusi dengan matriks natrium alginat konsentrasi 1%, 2%,
3%. Ketiga konsentrasi ini diuji untuk melindungi Lactobacillus plantarum
didalam sari buah sirsak dari pengaruh cairan simulasi asam lambung. Hasil
enkapsulasi dilakukan pengujian efisiensi serta pengujian viabilitas dalam cairan
simulasi asam lambung. Dari pengujian viabilitas didapatkan hasil enumerasi sel
dalam matriks natrium alginat dengan konsentrasi 1%, 2%, 3% berturut turut
adalah, adalah 4 x 107 CFU/gram, 5,7 x 107 CFU/gram, 1,56 x 108 CFU/gram.
Setelah diuji dengan cairan simulasi asam lambung didapatkan nilai jumlah
bakteri dengan konsentrasi 1%, 2%, dan 3% berturut turut adalah < 30 koloni, 3,2
x 107 CFU/gram , 9,4 x 107 CFU/gram. Nilai pH sari buah sirsak yang
ditambahkan kapsul probiotik yaitu 3,8 , 3,9 dan 4,05. Konsentrasi terbaik Na
alginat untuk menjerat Lactobacillus plantarum yaitu 3% dengan jumlah bakteri
9,4 x 107 CFU/gram.
FITRIA NURUL ARIFIN; Ferry Effendi; Ulfiaturrohmah
2023 · Book · Open Access
Waktu tunggu merupakan salah satu standar pelayanan minimal yang harus di
evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian di rumah sakit.
Waktu tunggu pelayanan resep obat non racikan atau obat racikan adalah tenggang
waktu mulai dari pasien menyerahkan resep sampai dengan obat diberikan dengan
standar waktu menurut Kepmenkes dengan rata-rata waktu tunggu obat racikan ≤
60 menit, dan waktu tunggu obat non racikan ≤ 30 menit.Tujuan dari penelitian ini
untuk mengetahui karakteristik resep, profil waktu tunggu dan evaluasi waktu
tunggu berdasarkan Kepmenkes RI Nomor 129/Menkes/SK/II/2008. Jenis
penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan menggunakan survey
pendekatan prospektif. Pada penelitian ini digunakan sampel sebanyak 98 lembar
resep yang terdiri dari 68 lembar resep obat non racikan dan 30 lembar resep obat
racikan dari total 8 poliklinik, dengan persentase non racikan 69,4 % dan resep
racikan 30.6 %. Gambaran karaketistik resep pada masing-masing poli menunjukan
resep non racikan terbanyak berada pada poli kandungan dengan jumlah resep
sebanyak 22,10 % dan resep racikan terbanyak berada pada poli anak sebanyak
46,70 %. Profil waktu tunggu resep berdasarkan poli pada resep non racikan
tercepat poli bedah dengan rata-rata 8 menit dan terlama pada resep poli syaraf 26
menit. Sedangkan pada resep racikan waktu tunggu tercepat pada poli bedah dengan
rata-rata 19 menit dan waktu tunggu terlama pada poli THT dengan waktu tunggu
35 menit. Evaluasi kesesuaian rata-rata waktu tunggu resep obat non racikan 18
menit dan untuk obat racikan 27,3 menit dinyatakan sesuai dengan standar
Kepmenkes RI nomor 129/Menkes/SK/II/2008. Persentase kesuaian pada resep non
racikan yaitu 95.58 % dan pada resep racikan yaitu 100%.
Andi Ahriansyah; DEPI NURPRATIWI; Dea Arditia Rahman
2023 · Book · Open Access
Osteoarthritis merupakan bentuk radang sendi yang serius dan menyebabkan
rasa sakit di tulang. Biasanya sendi yang menjadi sasaran pada penyakit ini adalah
sendi penopang berat badan, seperti sendi tulang belakang, sendi lutut, sendi
panggul, selain itu juga pada sendi tangan dan kaki. Gejala biasanya mengenai satu
atau dua sendi yang berperan sebagai weight bearing (panggul atau lutut) nyeri
merupakan gejala awal terasa secara tiba-tiba dengan intensitas yang meningkat
secara perlahan dengan jangka waktu berbulan sampai bertahun. Penelitian dil-
akukan untuk mengetahui evaluasi ketepatan pengobatan pasien Osteoarthritis
dengan tepat obat, tepat dosis dari frekuensi pemberian yang menggunakan metode
Observasional dengan jenis penelitian deskriptif pada periode Januari – Juni 2020.
Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif yang diambil dari data rekam
medik (medical record) menggunakan lembar pengumpulan data dengan populasi
146. Hasil penelitian menunjukan bahwa Osteoarthritis pasien terbanyak pada Usia
46 – 55 tahun sebanyak 38 pasien dengan persentase 35,5%, jenis kelamin pasien
yang terbanyak adalah perempuan sebanyak 89 pasien dengan persentase 83%,
berdasarkan klasifikasi Osteoarthritis yang diderita, pasien yang terbanyak dengan
kriteria nyeri pada kedua lutut sebanyak 42 pasien dengan persentase 39%,
Penggunaan obat OAINS yang paling banyak digunakan atau diresepkan oleh
dokter ialah Natrium Diclofenak 50 mg dengan persentase 80.4% dari 86 pasien.
Pada evaluasi Ketepatan penggunaan obat, berdasarkan tepat obat (100%), Tepat
dosis (36%),tidak tepat dosis (64%) dan tepat frekuensi obat (100%).
Anna P. Roswiem; DIAH AYU FITALOKA; Nina Imaniar
2023 · Book · Open Access
Salah satu tanaman obat yang memiliki manfaat sebagai antioksidan
adalah daun senggani (Melastoma malabathricum L.) dan sarang semut
(Myrmecodia pendans) diketahui karena adanya kandungan flavonoid.
Antioksidan dapat membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya kandungan metabolit sekunder,
serta mengukur aktivitas antioksidan pada ekstrak daun senggani (Melastoma
malabathricum L.) dan sarang semut (Myrmecodia pendans). Metode uji aktivitas
antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak
tunggal air daun senggani dan sarang semut memiliki nilai IC50 sebesar 20,85
μg/mL dan 4,94 μg/mL. Konsentrasi kombinasi ekstrak terbaik terdapat pada
kombinasi ekstrak air 3:1 didapatkan nilai IC50 sebesar 3,46 μg/mL. Vitamin C
didapatkan nilai IC50 sebesar 5,26 μg/mL. Pengujian aktivitas antioksidan ekstrak
tunggal dan ekstrak kombinasi memiliki nilai IC50 yang tergolong sangat kuat.
Data uji dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA dan pengujian lanjut
Duncan menunjukkan hasil yang berbeda nyata (p<0,05).
Lilik Sulastri; Sofyan Ramani; TSAMIRA FAUZIAH
2023 · Book · Open Access
Daun pepaya (Carica papaya L.) dan daun salam (Syzygium polyanthum (wight)
walp.) merupakan tanaman yang memiliki aktivitas antioksidan. Daun pepaya
memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, saponin dan tannin. Daun salam memiliki
kandungan flavonoid, saponin dan tannin. Flavonoid memiliki kemampuan sebagai
antioksidan untuk menghambat radikal bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui metabolit sekunder dan menentukan aktivitas antioksidan kombinasi dari
ekstrak etil asetat daun pepaya dan daun salam menggunakan metode perendaman
radikal bebas dengan DPPH. Ekstrak etil asetat daun pepaya, daun salam serta
kombinasinya dengan perbandingan 1:1, 1:3 dan 3:1 dibuat deret konsentrasi
5,10,25,50 dan 100 ppm dilarutkan dengan aquadest dan DPPH. Kemudian diukur
absorbannya menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 515
nm. Ekstrak tunggal daun pepaya dan daun salam mempunyai nilai IC50 berturut-turut
sebesar 89,53 ppm dan 35.31 ppm sedangkan kombinasi ektrak etil asetat daun pepaya
dan daun salam 1:1, 1:3, 3:1 mempunyai IC50 sebesar 31,91 ppm, 23,98 ppm dan 28,24
ppm. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aktivitas antioksidan
kombinasi ekstrak daun pepaya dan daun salam perbandingan 1:3 memiliki nilai IC50
lebih baik dari masing-masing ekstrak tunggal.
ADE IRMA NURYANI; Febi Ishfahani; Maria Firmina Sekar Utami
2023 · Book · Open Access
Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah secara kronis. Beberapa pasien
hipertensi memiliki penyakit penyerta ataupun komplikasi sehingga membutuhkan
kombinasi obat yang dapat meningkatkan risiko interaksi obat yang dapat
mempengaruhi hasil terapi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa
interaksi obat potensial pada pasien hipertensi di Instalasi Rawat Jalan RS Swasta
X Tangerang periode Oktober – Desember 2021. Penelitian ini merupakan
penelitian deskriptif-observasional berdasarkan data retrospektif dari data sekunder
yang diambil dari rekam medis dan resep elektronik sebanyak 85 pasien dengan
metode purposive sampling. Data dianalisis menggunakan website drugs.com dan
medscape.com serta diolah dengan Microsoft Excel. Hasil penelitian ini
menunjukkan pasien hipertensi terbanyak adalah laki - laki sejumlah 69% dengan
rentang usia terbanyak ialah >65 tahun sejumlah 36%. Penyakit penyerta terbanyak
adalah Coronary Artery Disease (CAD) sejumlah 40%. Jumlah terapi obat
terbanyak adalah 5 jenis obat sebanyak 51%. Golongan obat yang paling sering
digunakan adalah Angiotensin Receptor Blocker (ARB) sebanyak 60 kasus. Terapi
obat penyakit penyerta terbanyak adalah Atorvastatin sebanyak 61 resep. Terdapat
80% interaksi obat potensial, dengan interaksi obat potensial terbanyak antara
Amlodipin dan Atorvastatin sebanyak 35 kasus. Tingkat keparahan terbanyak yaitu
moderat sejumlah 78%. Mekanisme interaksi terbanyak adalah interaksi
farmakokinetik sejumlah 59%.
Fredy Arifta Nasel; KARIMAH; Rio Julyo
2023 · Book · Open Access
Gastroenteritis Akut merupakan radang lambung dan usus serta dapat
menimbulkan gejala diare yang disebabkan oleh bakteri, virus, dan parasit lebih
sering dari biasanya. Gastroenteritis Akut menempati persentase tertinggi sebagai
10 penyakit rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi penggunaan antibiotik pada pasien Gastroenteritis Akut anak rawat
inap di RS Islam Bogor berdasarkan metode Gyssens. Penelitian ini bersifat
deskriptif dan pengambilan data dilakukan secara retrospektif yaitu mengambil data
dari rekam medis pada pasien anak rawat inap dengan diagnosis gastronteritis akut
di RS Islam Bogor periode Januari – Desember 2021. Data sosiodemografi pasien
yang menderita gastroenteritis akut terbanyak adalah laki-laki sebanyak 45 pasien
(58,44%), dengan kelompok usia 1 - 3 tahun sebanyak 53 pasien (68,83%) dan berat
badan paling banyak 10 kg sebanyak 55 pasien (71,43%), Penyakit penyerta
terbanyak adalah ISPA sebanyak 11 pasien (14,29%). Jenis penggunaan antibiotik
yang terbanyak digunakan adalah seftriakson sebanyak 29 kasus (34,94%).
Evaluasi ketepatan penggunaan antibiotik berdasarkan metode Gyssens masuk
kedalam kategori: Kategori III B sebanyak 44 pasien (53,01%), Kategori 0
sebanyak 18 pasien (21,69%), Kategori IV A sebanyak 16 pasien (19,28%),
Kategori II A sebanyak 3 pasien (3,61%), Kategori IV C sebanyak 2 pasien
(2,41%).
Eem Masaenah; Harry Noviardi; INDAH SURMIA SARI
2023 · Book · Open Access
Bakteri Propionibcaterium acnes merupakan bakteri anaerob fakultatif
yang dapat menyebabkan jerawat. Daun sirih hijau (Piper betle L.) merupakan salah
satu tanaman yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri
Propionibcaterium acnes. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa
ekstrak etanol 96% daun sirih hijau memiliki kandungan golongan senyawa
metabolit sekunder, larutan uji memiliki aktivitas antibakteri dan ada perbedaan
aktivitas antibakteri dari lama penyimpanan larutan uji terhadap bakteri
Propionibaterium acnes. Metode meliputi serbuk simplisia daun sirih hijau
diekstraksi secara maserasi dengan pelarut etanol 96% dan pengujian aktivitas
antibakteri menggunakan difusi cakram. Larutan uji dengan konsentrasi 5%, 7,5%
dan 10% disimpan dalam waktu 0, 3, 7 dan 10 hari pada suhu ruang. Hasil penelitian
ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% daun sirih hijau mengandung alkaloid,
flavonoid, tanin, saponin, steroid dan fenol. Larutan uji memiliki daya hambat
terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Diameter zona hambat terbesar
ditunjukkan oleh larutan uji konsentrasi 10% berbeda signifikan dibandingkan
konsentrasi 5% dan 7,5%. Pengaruh lama penyimpanan selama 3, 7 dan 10 hari
terjadi penurunan aktivitas antibakteri menunjukkan diameter zona hambat semakin
kecil. Larutan uji konsentrasi 10% pada hari ke-0, 3, 7 dan 10 berturut-turut sebesar
16,92 mm, 14,39 mm, 11,86 mm dan 10,98 mm, menurun dari kategori kuat sampai
sedang.
BRYLLIANT AULIA META ROSIANTO; Eem Masaenah; Lilik Sulastri
2023 · Book · Open Access
Tanaman pegagan (Centella asiatica (L.) Urb) merupakan salah satu tanaman obat
yang memiliki kandungan senyawa bioaktif flavonoid, alkaloid, saponin, tanin,
triterpenoid, dan fenol. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak
etanol 70% herba pegagan menjadi sediaan gel facial wash dan menguji aktivitas
antioksidan. Herba pegagan dimaserasi dengan etanol 70%, dibuat sediaan gel
facial wash dengan variasi kosentrasi ekstrak 2,5; 5; dan 7,5% menjadi sediaan
facial wash dengan mutu fisik baik dan memiliki aktivitas antioksidan. Hasil
menunjukan ketiga formulasi memenuhi syarat mutu fisik sediaan dari parameter
uji organoleptis, homogenitas, pH, daya busa, dan daya sebar. Berdasarkan hasil
evaluasi yang dilakukan dari ketiga kosentrasi tersebut pada kosentrasi 5% dan
7,5% tidak memenuhi syarat viskositas yang baik. Hasil uji aktivitas antioksidan
menggunakan metode perendaman 2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl (DPPH)
menunjukan formulasi gel facial wash dengan kosentrasi 7,5% memiliki nilai IC50
terbaik sebesar 100,243 ppm termasuk kedalam kategori antioksidan sedang.
Desy Anggraini; RAIHAN LAILA ANDIKA; Siti Mariam
2023 · Book · Open Access
Abortus incomplete adalah pengeluaran hasil konsepsi atau berakhirnya kehamilan
sebelum janin dapat hidup di dunia luar dengan berat badan <500 gram atau umur
kehamilan <20 minggu. Faktor – faktor yang dapat mempengaruhi abortus
incomplete yaitu usia, paritas, usia kehamilan. Penelitian ini di lakukan untuk
mengetahui sosiodemografi pasien abortus incomplete, gambaran paritas abortus
incomplete, gambaran usia kehamilan abortus incomplete, penatalaksanaan terapi
pada pasien abortus incomplete, dan obat yang digunakan. Penelitian ini
merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif
diperoleh sampel sebanyak 95 pasien. Profil obat yang digunakan uterotonika
paling banyak yaitu methylergometrine (57%), antimikroba yang paling banyak
digunakan adalah cefixime (89%), analgetik yang paling banyak digunakan adalah
asam mefenamat (76%), sebanyak (90%) pasien tidak diberi vitamin atau
penambah darah. Kesesuaian terapi penatalaksanaan pasien abortus incomplete
yang sesuai dengan kemenkes 2020 pemberian uterotonika menggunakan
misoprostol sebanyak (14%), antimikroba menggunakan metronidazol sebanyak
(1%), analgetik menggunakan asam mefenamat sebanyak (76%).
Andi Ahriansyah; Ferry Effendi; SILVA YULI KARTIKA
2023 · Book · Open Access
Tuberkulosis (TB) adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri
Mycobacterium tuberculosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran
sosiodemografi, tingkatan kepatuhan, hubungan tingkat kepatuhan terhadap
kesembuhan pasien penderita TB paru Dewasa di Puskesmas Citeureup periode
Oktober-Desember 2021. Penelitian ini bersifat deskriptif dan prospektif. Penelitian
ini merupakan penelitian observasional (non eksperimen) dengan desain penelitian
menggunakan pendekatan Cross sectional dengan pengambilan data primer untuk
kepatuhan dalam minum obat melalui kuesioner yang diisi responden. Pengambilan
data rekam medik didapatkan untuk melihat pasien yang sudah sembuh. Pada hasil
penelitian ini terdapat sosiodemografi yaitu usia yang terbanyak adalah remaja
akhir dengan usia 17 – 25 tahun sebanyak 25% serta jenis kelamin yang terbanyak
adalah jenis kelamin laki – laki sebanyak 52,50%. Tingkat kepatuhan minum obat
pasien TB paru yang paling banyak dengan tingkatan kategori tinggi sebanyak 60%.
Kesembuhan pengobatan TB paru diperoleh sebanyak 95% yang sembuh. Hasil
penelitian dengan menggunakan SPSS 26 dengan uji Chi-square nilai sig. 0,000 ≤
0,05 yaitu ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan dan kesembuhan pasien
TB paru dewasa di Puskesmas Citeureup.
Silvi Nurafni; Teguh Alamsah; YUNITA YUDHITYANI
2023 · Book · Open Access
Pandemi Covid-19 telah melanda Indonesia Semenjak awal tahun 2020.
Dampaknya dirasakan oleh berbagai bidang tidak terkecuali pada bidang
kefarmasian yaitu pelayanan kefarmasian RSUD Palabuhanratu. Salah satu cara
untuk menekan jumlah kasus Covid-19, yaitu dengan kebijakan work from home
(WFH). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran jenis resep, kesesuaian
waktu tunggu, dan perbandingan waktu tunggu resep antara sebelum dan pada
waktu Covid-19 di RSUD Palabuhanratu. Penelitian ini menggunakan desain
penelitian observasional dengan pengambilan data sekunder resep racikan dan non
racikan sebelum Covid-19 secara retrospektif pada periode Oktober-Desember
2018 dan pengambilan data resep racikan dan non racikan pada saat Covid-19
secara prospektif. Data yang diambil seluruh data resep BPJS racikan dan non
racikan. Hasil penelitian didapatkan jenis resep sebelum Covid-19, 40% resep
racikan dan 60% resep non racikan, pada waktu Covid-19 sebanyak 36,8% resep
racikan dan 63,2% resep non racikan. Kesesuaian waktu tunggu sebelum Covid-
19, sebanyak 22,5% resep racikan dan 81,7% resep non racikan, lalu pada waktu
Covid-19 sebanyak 97,1% resep racikan dan 100% resep non racikan sudah sesuai
Standar Pelayanan Minimal. Terdapat perbedaan signifikan kesesuaian waktu
tunggu resep racikan dan non racikan antara sebelum dan pada waktu Covid-19
dengan nilai signifikansi Uji Mann Whitney sebesar 0,000 < 0,05.
FRILIA PARIPURNA; Firsa Novellasari; Karuma Barza Afida
2023 · Book · Open Access
Penyakit Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular langsung yang
disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Banyaknya angka kejadian
dari penyakit TB paru di dunia khususnya Indonesia, menimbulkan permasalahan
seperti gangguan psikologis sehingga munculnya depresi yang akan berdampak
pada tingkat kepatuhan minum obat. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan
tingkat depresi dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di
RSUD Sekarwangi Sukabumi. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif
observasional dengan pendekatan Cross sectional. Populasi yang diambil yaitu
pasien TB paru di RSUD Sekarwangi Sukabumi. Teknik pengambilan sampel
menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden 71 sampel dan
pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner. Analisis data menggunakan
analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan
sebanyak (38%) memiliki tingkat kepatuhan tinggi, (49%) memiliki tingkat
kepatuhan sedang, (13%) memiliki tingkat kepatuhan rendah. (34%) memiliki
tingkat depresi normal, (41%) memiliki tingkat depresi ringan, (10%) memiliki
tingkat depresi sedang, dan (11%) memiliki tingkat depresi berat. Nilai signifikansi
yang didapat sebesar 0,000 lebih kecil dari (0,05) yang menujukkan terdapat
hubungan yang signifikan antara tingkat depresi dengan tingkat kepatuhan minum
obat pada pasien TB paru di RSUD Sekarwangi Sukabumi.