ARI PERTIWI DIAH SULISTIYANINGRUM; Rahmat Riyadi; Siti Mariam
2022 · Book · Open Access
Perencanaan merupakan kegiatan pertama yang akan dilaksanakan guna
menentukan keberhasilan kegiatan selanjutnya. Tujuan dari perencanaan tersebut
untuk memperkirakan jenis dan jumlah obat yang mendekati permintaan,
meningkatkan permintaan obat secara wajar, dan meningkatkan efisiensi
penggunaan obat. Analisis indeks kritis digunakan untuk meningkatkan efisiensi
penggunaan dana dengan mengelompokkan sediaan psikotropika dan narkotika
berdasarkan dampaknya pada kesehatan. Nilai Indeks Kritis (NIK) dikelompokan
dalam kriteria A dengan NIK 9,5 – 12, kelompok B dengan NIK 6,5 – 9,4, dan
kelompok C dengan NIK 4 – 6,4. Penelitian dilakukan untuk mengetahui
kesesuaian perencanaan terhadap pengadaan obat psikotropika dan narkotika di
RSUD Ciawi periode Januari – Desember 2020. Desain penelitian dilakukan
dengan analisis deskriptif. Pada hasil analisis ABC Indeks Kritis dari 61 item yang
terdiri dari 47 item sediaan psikotropika dan 14 item sediaan narkotika. Pada
Sediaan Psikotropika diperoleh kelompok A dengan NIK 9,5 – 12 : 5 item (10,64%),
kelompok B dengan NIK 6,5 – 9,4 : 27 item (57,45%), kelompok C dengan NIK 4
- 6,4 : 15 item (31,91%). Pada sediaan Narkotika diperoleh kelompok A dengan
NIK 9,5 -12 : 1 item (7,14%), kelompok B dengan NIK 6,5 – 9,4 : 7 item (50,00
%), dan kelompok C dengan NIK 4 – 6,4 : 6 item (42,86%).
Achmad Fauzi Isa; Lilik Sulastri; TIA AULIA BUDIMAN
2022 · Book · Open Access
Asupan makanan dengan kandungan kolesterol tinggi secara teratur dapat
menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Beberapa tumbuhan obat
yang dianggap memiliki khasiat anti kolesterol adalah Syzygium polyantum (Wight)
Walp. Daun salam mengandung metabolit sekunder, antara lain flavonoid, alkaloid,
saponin dan tanin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penghambatan
pembentukan kolesterol, kadar total fenol, flavonoid dan steroid ekstrak daun
salam. Proses ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi bertingkat
dengan pelarut n-heksan, etil asetat, etanol 96% dan air dengan metode dekok.
Kemudian dilakukan uji aktivitas dan penapisan fitokimia. Hasil fitokimia
menunjukan bahwa fraksi etanol 96% memiliki aktivitas tinggi dalam
penghambatan pembentukan kolesterol dengan % inhibisi ekstrak etanol 96%
sebesar 56,14%, n-heksan 45,88%, etil asetat 27,51 dan air 30,34%. Hasil IC50
93,94 ppm. Dengan kandungan flavonoid, tannin, saponin serta fenol. Ekstrak
etanol 96% mengandung kadar total fenol sebesar 40,2 mg GAE/g, flavonoid 0,57
mg QE/g dan steroid 368,82 mg/g.
Ferry Effendi; Rakhmat Ramdhani; SITI SALMA SALSABILA
2022 · Book · Open Access
Antioksidan adalah senyawa yang mampu menangkal atau
meredam dampak negatif oksidan dalam tubuh, Kombinasi Daun
Jambu Mawar Dan Daun Jambu Bol Mengandung senyawa
antioksidan dengan potensi aktivitas yang sangat kuat, penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa aktif ekstrak daun
jambu mawar dan daun jambu bol, mengetahui mutufisik sediaan
yang baik dan mengetahui nilai IC50 kombinasi terbaik dari sediaan
masker gel peel off ekstrak etanol 70% daun jambu mawar dan daun
jambu bol,metode yang dilakukan adalah daun jambu mawar, daun
jambu bol ,pembuatan serbuk simplisia daun jambu mawar dan daun
jambu bol , uji fitokimia, formulasi pembuatan masker gel pell off dan
uji antioksidan,formula mengandung kombinasi ekstrak etanol 70%
daun jambu mawar dan daun jambu bol dengan konsentrasi (% b/v)
untuk F1, F2, F3, F4, dan F5 adalah 2%,3%,5%, dan 6% yang
kemudian di uji antioksidannya dan di evaluasi sediaannya meliputi uji
organoleptic, daya sebar, pH, viskositas, waktu mengering, stabilitas
dan cycling test. Hasil penelitian kombinasi ekstrak etanol 70% daun
jambu mawar dan daun jambu bol dalam sediaan masker gel peel off
semuanya memiliki stabilitas yang baik, dan pada masing masing
formulasi memiliki nilai IC50 sebesar 68,74 ppm (F1), 65,24 ppm (F2),
41,30 ppm (F3), 33,99 ppm (F4), 30,65 ppm (F5).
Lilik Sulastri; RIZKA FITRIYAMAN; Siti Mariam
2022 · Book · Open Access
Daun kemangi memiliki khasiat sebagai obat antipiretik, memperbaiki pencernaan,
encok, urat syaraf dan sebagainya. Sedangkan bunga kembang sepatumemiliki
khasiat untuk menurunkan panas, infeksi saluran kencing, batuk berdahak,
mimisan, dll. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji toksisitas teh daun
kemangi dan teh kembang sepatu, serta kombinasinya, dengan menggunakan
metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Infusa daun kemangi dan bunga
kembang sepatu di uji fitokimia nya. Dilakukan uji toksisitas daun kemangi dan
bunga kembang sepatu serta kombinasinya menggunakan metode BSLT untuk
mendapatkan nilai LC50. Hasil penelitian menunjukkan daun kemangi mengandung
senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin.
sedangkan bunga kembang sepatu mengandung metabolit sekunder alkaloid,
flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid. Infusa daun kemangi memiliki nilai LC50
sebesar 1584,362 ppm, LC50 infusa bunga kembang sepatu sebesar 165,196 ppm,
LC50 infusa kombinasi daun kemangi dan bunga kembang sepatu 1:1 sebesar
1119,383 ppm, kombinasi 1:2 sebesar 1146,783 ppm, kombinasi 2:1 sebesar
1180,189 ppm. Dengan demikian Kombinasi daun kemangiserta kombinasinya
termasuk dalam kategori non toksik yang tidak berpotensi potensi sebagai
antikanker, sedangkan untuk infusa bunga kembang sepatu termasuk kedalam
kategori toksik sehingga memiliki potensi sebagai obat anti kanker.
Deni Setiawan; Febi Ishfahani; SAADULLAH MUQSITH
2022 · Book · Open Access
Analisis ABC atau pareto adalah suatu analisis yang dapat digunakan dalam
menganalisa pola konsumsi perbekalan farmasi, dengan analisis ABC maka dapat
membantu pihak manajemen menentukan pengendalian yang tepat untuk masing-
masing kelompok obat dan menentukan obat mana yang harus diprioritaskan untuk
meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya. Perencanaan obat adalah kegiatan
yang dilakukan dalam rangka menyusun daftar kebutuhan obat dengan kriteria yang
tepat berupa jenis, jumlah dan harga obat yang sesuai dengan kebutuhan dan
anggaran untuk menghindari kekosongan obat.. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui perencanaan dan pengelompokan sediaan farmasi yang dilakukan
Apotek Kimia Farma Kusmayadi Bogor. Penelitian ini digolongkan dalam
penelitian deskriptif,dapat dilakukan untuk mengetahui dan menjadi mampu untuk
menjelaskan karakteristik variable yang diteliti dalam suatu situasi. Berdasarkan
analisis ABC investasi terdapat obat yang masuk ke dalam kelompok A sebanyak
369 jenis obat atau 13,43% dari seluruh sampel, menyerap 69,97%investasi,
kelompok B sebanyak 485 jenis obat atau 17,66 % dari seluruh obat,menyerap
20,03% investasi. Sementara kelompok C sebanyak 1892 jenis obat atau 68,19%
dari seluruh sampel item obat hanya menyerap sebesar 10% investasi.
Achmad Fauzi Isa; FIANTI HARI PRATIWI; Lilik Sulastri
2022 · Book · Open Access
Camellia sinensis L. Kuntze yaitu daun teh, mempunyai khasiat sebagai
antioksidan, antidiabetes, antibakteri, dan antijamur. Penelitian ini bertujuan
mengetahui kualitas pada fraksi air dari ekstrak etanol 96% daun teh, terdiri dari
parameter spesifik dan parameter non spesifik, berdasarkan aturan BPOM dan
Farmakope Herbal Indonesia. Fraksi air daun teh diperoleh dengan cara maserasi
menggunakan etanol 96% kemudian dipartisi menggunakan etil asetat dan air,
fraksi air daun teh dilakukan pengujian parameter spesifik dan parameter non
spesifik. Hasil penelitian yang diperoleh pada fraksi air daun teh berbentuk kental,
warna coklat kehitaman dan bau yang khas, kadar sari larut air 77,92%, kadar sari
larut etanol 61,14%, kadar air 15,3%, bobot jenis 1,0441746 g/mL, kadar abu total
1,562%, kadar abu yang tidak larut asam 0,28%, kadar abu larut air 99,672%,
tidak tercemar logam Cd dan Hg, logam Pb 0,43 ppm, pada cemaran mikroba
ALT sebesar2,5 101
cfu/gram, kapang dan khamir < 10 cfu/gram, kadar total
fenol 419,286 mg GAE/ gram, kadar total flavonoid 270 mg/QE/gram. Fraksi air
dari ekstrak etanol 96% daun teh memiliki standar mutu yang baik untuk
dijadikan bahan obat yaitu ekstrak terstandar.
Assajadah Lizikri; Febi Ishfahani; HEVI YANA AGUSTIN
2022 · Book · Open Access
Swamedikasi merupakan salah satu dari upaya masyarakat untuk menjaga
kesehatannya sendiri. Dasar hukum swamedikasi yaitu peraturan Menteri
Kesehatan No. 919 Menkes/Per/X/1993 tentang standar obat yang dapat
diserahkan tanpa resep dokter. Sebagian besar masyarakat dapat mengatasi
demam dengan cara melakukan pengobatan sendiri di rumah dengan
menggunakan obat yang dijual bebas di pasaran. Oleh karena itu, pentingnya
pengetahuan pasien tentang swamedikasi mengenai demam. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan swamedikasi demam
berdasarkan sosiodemografi pada masyarakat RT.02 di Desa Sanja Kecamatan
Citeureup. Metode penelitian yang digunakan adalah survey dengan tipe
penelitian deskriptif dan pendekatan prospektif. Besar sampel minimal dihitung
menggunakan teknik Slovin. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan
program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas karakteristik
sosiodemografi responden yaitu perempuan (122 responden, 64,2%), usia lansia
awal (46-55 tahun) (55 responden, 28,9%), pendidikan terakhir SMA (149
responden, 78,4%), serta pekerjaan karyawan (88 responden, 46,3%). Gambaran
pengetahuan responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik (skor 76-100%)
sebanyak 96 responden (50,5%), cukup (skor 60-75%) sebanyak 67 responden
(35,3%), dan kurang (skor <60%) sebanyak 27 responden (14,2%). Gambaran
tingkat pengetahuan swamedikasi demam berdasarkan sosiodemografi yang
memiliki tingkat pengetahuan baik yaitu laki-laki (68 responden, 52,94%), usia
lansia awal (46-55 tahun) (69,90%), perguruan tinggi (84,38%), serta PNS
(87,50%).
Oriza Safrini; Siti Mariam; ZULHIJJAH KHOIRIYAH
2022 · Book · Open Access
Demam tifoid adalah penyakit infeksi akut usus halus yang disebabkan oleh
bakteri Salmonella Thypi, penyakit tifus merupakan masalah kesehatan di daerah
tropis terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Gejala umum pada
pasien demam tifoid adalah gangguan kesadaran berupa penurunan kesadaran
ringan, nyeri kepala, malaise, anoreksia, nausea, myalgia, nyeri perut dan radang
tenggorokan. Antibiotik yang digunakan pada pasein demam tifoid yaitu
kloramfenikol, ampisilin, kotrimoksasol, sefriakson dan sefiksim. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien demam
tifoid anak di Rawat Inap RS Azra berdasarkan metode Gyssens. Penelitian ini
bersifat retrospektif dengan pengambilan data dari rekam medis. Dari hasil
penelitian yang telah dilakukan berdasarkan data sosiodemografi pasien demam
tifoid anak paling banyak diderita oleh perempuan sebanyak 49 pasien dengan
presentase (58,33%) dan pada rentang usia 0-5 tahun sebanyak 47 pasien dengan
presentase (55,95%). Jenis antibiotik yang paling banyak digunakan pasien demam
tifoid anak di RS Azra adalah seftriakson dengan presentase (82,14%). Evaluasi
penggunaan antibiotik berdasarkan metode Gyssens pada pasien demam tifoid anak
yang di rawat di RS Azra dalam kategori 0 yaitu penggunaan antibiotik yang tepat
dan rasional mendapat nilai presentasi tertinggi sebesar 58,33%, kategori IIIB
29,77%, kategori IVB 7,14%, kategori IIIA 3,57%, dan kategori IVA 1,19%.
Ana Lusina; EFNI CINTIA ULANA; Silvi Nurafni
2022 · Book · Open Access
Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan
tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan
selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/tenang. Informasi akan
memberikan pengaruh pada pengetahuan dan kepatuhan seseorang. Pemberian
edukasi pada penelitian ini dengan media leaflet. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui gambaran pengetahuan dan kepatuhan pasien sebelum dan sesudah
dilakukan pemberian informasi obat dengan leaflet di Puskesmas Cipaku. Desain
penelitian ini merupakan prospektif non experimental dengan rancangan One
Group Pretest-Posttest Design. Data penelitian dikumpulkan dari data primer.
Dari hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum dilakukan edukasi dengan
leaflet responden dengan pengetahuan baik sebanyak 14 responden atau sebesar
47%, sedangkan responden dengan tingkat kepatuhan rendah sebanyak 24
responden (80%). Namun setelah dilakukan edukasi dengan leaflet responden
dengan pengetahuan baik meningkat menjadi 80%. Kepatuhan rendah menurun
menjadi 60%. Pada hasil uji Wilcoxon p>0,05, yaitu 0,000 untuk pengetahuan dan
0,009 untuk kepatuhan. Dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan yang
bermakna antara hasil kuesioner pengetahuan dan hasil kuesioner kepatuhan
dengan pemberian PIO melalui leaflet. Hasil pengujian korelasi pada penelitian
ini menunjukkan tidak adanya hubungan antara pemberian informasi obat dengan
leaflet terhadap tingkat pengetahuan dan kepatuhan dengan p>0,05 dengan nilai
signifikansi 0,205.
ANETA CITRA UTAMI; Antonius Padua Ratu; Eem Masaenah
2022 · Book · Open Access
Karies gigi merupakan penyakit pada jaringan keras gigi, seperti email,
dentin dan sementum yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus mutans.
Tanaman yang dapat digunakan sebagai antibakteri yaitu rimpang temu putih dan
daun stevia. Oleh karena itu, rimpang temu putih dan daun stevia diformulasikan
kedalam sediaan pasta gigi untuk menghambat pertumbuhan bakteri
Streptococcus mutans. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan formulasi
dan stabilitas sediaan pasta gigi yang baik. Ekstraksi rimpang temu putih
dilakukan dengan cara maserasi dengan pelarut etanol 96% dan ekstraksi daun
stevia menggunakan cara infusa dengan pelarut air. Ekstrak rimpang temu putih
diformulasikan menjadi 3 konsentrasi, yaitu 15%, 20% dan 25%, sedangkan infus
daun stevia dengan konsentrasi 0,2%. Sediaan pasta gigi ekstrak temu putih dan
infus daun stevia diuji mutu fisik (organoleptik, pH, homogenitas, viskositas dan
pembentukan busa) dan uji antibakteri. Hasil stabilitas pada uji pH dan uji
antibakteri formula 2 (E20% I0,2%) dan formula 4 (I0,2%) selama 28 hari dianalisis
secara statistik dengan metode ANOVA dan Kruskal-wallis, sediaan pasta gigi
ekstrak etanol 96% temu putih dan infus daun stevia 0,2% memiliki mutu fisik
yang memenuhi persyaratan mutu pada SNI 12-3254-1995 dan memiliki stabilitas
yang baik.
Ferry Effendi; Neili Apolina; Nurhayani
2022 · Book · Open Access
Achmad Fauzi Isa; DWI NUR HIDAYATI; Lilik Sulastri
2022 · Book · Open Access
Daun teh (Camellia sinensis L.) mengandung bahan aktif yang dapat
digunakan sebagai bahan obat. Daun teh diketahui mengandung flavonoid dan
polifenol tinggi yang diduga memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan dapat
menghambat pembentukan kolesterol secara in vitro. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui aktivitas ekstrak daun teh sebagai penghambatan pembentukan
kolesterol dan mengetahui kadar total fenol, total flavonoid dan total sterol dalam
ekstrak daun teh. Pengujian penghambatan kolesterol dilakukan dengan
menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada λ 672 nm absorbansi yang diperoleh
untuk menghitung % inhibisi dan IC50. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
bahwa ekstrak etil asetat memiliki aktivitas penghambatan kolesterol yang paling
aktif sebesar 53,61% dan memiliki nilai IC50 sebesar 54,79 ppm. Kemudian
dilanjutkan dengan uji kadar total fenol didapatkan hasil sebesar 295,328
mgGAE/g, kadar total flavonoid sebesar 73,947 mgQE/g dan kadar total sterol
sebesar 165,41 mg/g.
Eem Masaenah; FITRIA SHETTY SY; Lilik Sulastri
2022 · Book · Open Access
Kolesterol merupakan lipid amfipatik membentuk komponen struktural esensial
yang terdapat pada lapisan eksternal membran sel dan merupakan lipoprotein
plasma. Masyarakat modern memiliki pola makan yang tidak teratur dan
cenderung mengkonsumsi makanan cepat saji dan merokok sehingga
menyebabkan kadar kolesterol dalam darah tidak terkendali. Beberapa tumbuhan
dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol secara in vitro diantaranya ialah
daun Yakon. Tujuan penelitian ini adalah menentukan penghambatan
pembentukan kolesterol, mengetahui kadar total fenol, flavonoid, dan kadar total
fitosterol ekstrak daun yakon dari hasil maserasi bertingkat. Pengujian
penghambatan pembentukan kolesterol dilakukan secara in vitro menggunakan
Spektrofotometri UV-Vis (Shimadzu UV mini-1240) pada panjang gelombang
672 nm. Hasil pengujian aktivitas penghambatan pembentukan kolesterol
menunjukan nilai IC50 paling aktif yaitu ekstrak etanol 96% sebesar 5,943 ppm
dengan kadar total fenol sebesar 478,85 mg GAE/g, flavonoid sebesar 47,47368
mgQE/g dan kadar total sterol sebesar 241,9312 mg/g β-sitosterol.
ALPA BIANUS GABE TUA SINURAT; Ferry Effendi; Sitaresmi Yuningtyas
2022 · Book · Open Access
Jerawat merupakan penyakit kulit yang bersifat kronis dan berulang yang
sering terjadi di ruang lingkup remaja. Penyebab jerawat dapat disebabkan oleh
infeksi bakteri patogen yaitu bakeri Propionibacterium acnes dan Staphylococus
epidemis. Propionibacterium acnes merupakan flora normal dari kelenjar
pilobeseus kulit manusia, bakteri ini dapat menyebabkan jerawat dengan
menghasilkan lipase yang memecah asam lemak bebas dari lipid kulit. Penelitian
ini bertujuan pada uji aktivitas ekstrak etanol 70% daun sukun (Artocarpus altilis)
terhadap bakteri Propionibacterium acnes dengan pembanding metode ekstraksi
maserasi dan sonikasi. Penelitian ini menggunakan metode pembanding pada
ekstraksi maserasi dan sonikasi terhadap bakteri propionibacterium acnes. Hasil
dari penelitian ini menyatakan bahwa ekstrak maserasi etanol 70% daun sukun
(Artocarpus altilis) mempunyai aktivitas antibakteri tertinggi pada konsentrasi
15% terhadap bakteri Propionibacterium acnes dengan diameter daya hambat
sebesar 10,87 mm yang dikelompokkan sebagai antibakteri kategori kuat.
Ferry Effendi; ISMAIL HASANUDIN; Rini Gusniati
2022 · Book · Open Access
Berdasarkan World Health Organization menunjukkan bahwa tahun
2016 terdapat 10,4 juta kasus TB Paru didunia. Pada tahun 2020 Indonesia
menempati urutan ke-3 kasus TB Paru di dunia yaitu sebanyak 845.000 kasus,
jumlah kasus tertinggi yang dilaporkan terdapat di provinsi Jawa Barat, Jawa
Timur dan Jawa Tengah. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat
pengetahuan dan sosiodemografi terhadap tingkat kepatuhan pengobatan pada
pasien Tuberkulosis di Puskesmas Pamijahan, Jenis penelitian kuantitatif
observasional (non eksperimental) dengan pendekatan Cross sectional dan
pengamatan diambil secara prospektif dengan kuesioner tentang pengetahuan dan
kepatuhan, Jumlah sampel dihitung berdasarkan metode slovin dengan jumlah
sampel 61 pasien. Hasil data sosiodemografi pasien laki-laki sebanyak 52.5%,
rata-rata usia pasien terbanyak 26-35 tahun yaitu 34.4%, pendidikan terbanyak
yaitu SMA sebanyak 54.1%, dan pekerjaan terbanyak yaitu tidak bekerja
sebanyak 42.6%, pengetahuan dalam kategori cukup sebanyak 50.8%, dan
kepatuhan yang paling banyak adalah patuh yaitu 86.9%. Tidak ada hubungan
sosiodemografi terhadap tingkat kepatuhan pengobatan pada pasien Tuberkulosis
di Puskesmas Pamijahan nilai p-value usia 0.288, jenis kelamin 0.542, pendidikan
0.216, pekerjaan 0.058. Ada hubungan pengetahuan dengan tingkat kepatuhan
pengobatan pada pasien TB paru di Puskesmas Pamijahan nilai p-value 0.001.
Ayumeta Chandradewi; DEWI MUTIA INDAH; Muhammad Afqary
2022 · Book · Open Access
Tuntutan konsumen terhadap kualitas pelayanan kefarmasian menuntut
adanya perubahan orientasi pelayanan, yang pada awalnya menuju perubahan
pelayanan yang berorientasi pada pelanggan. Apotek sebagai penyedia layanan,
dituntut memberikan layanan terbaik untuk mencapai kepuasan konsumen. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap
kualitas pelayanan kefarmasian di Apotek Aruba Farma Kota Depok. Penelitian ini
merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan kuesioner yang disebar
kepada 95 responden yang diambil secara purposive sampling. Hasil studi ini
menurut sosiodemografi responden berdasarkan jenis kelamin diperoleh hasil
tertinggi yaitu wanita dengan skor 53%. Berdasarkan usia diperoleh hasil tertinggi
yaitu pada usia 35-49 dengan skor 33%. Berdasarkan tingkat pendidikan terakhir
diperoleh hasil tertinggi yaitu pendidikan SMA dengan skor 58% dan berdasarkan
pekerjaan diperoleh hasil tertinggi yaitu pegawai swasta dengan skor 40%. Data
penelitian ini menghasilkan lima dimensi kualitas pelayanan, yaitu : Dimensi Bukti
Fisik sebesar 93% (sangat puas), Dimensi Keandalan sebesar 81% (sangat puas),
Dimensi Ketanggapan sebesar 82% (sangat puas), Dimensi Jaminan sebesar 84%
(sangat puas), dan Dimensi Empati sebesar 80% (puas). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa konsumen yang membeli obat di Apotek Aruba Farma Kota
Depok sudah merasa sangat puas (84%) terhadap kualitas pelayanan kefarmasian.
DELLA FAZRIAH; Febi Isfahani; Irmin
2022 · Book · Open Access
Indonesia adalah negara dengan iklim tropis. Sebagai daerah tropis, Indonesia
mempunyai potensi menjadi wilayah endemik lantaran berbagai macam penyakit
infeksi. Salah satunya yaitu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Infeksi saluran
napas sesuai wilayah infeksinya yaitu infeksi saluran napas atas dan bawah. Bila
tidak diatasi dengan baik infeksi saluran napas atas bisa bertumbuh mengakibatkan
infeksi saluran napas bawah. Antibiotik adalah obat yang sangat umum
dipergunakan dan disalahgunakan. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat bisa
menyebabkan resistensi kuman meningkat sehingga mengakibatkan morbiditas
serta mortalitas yang bermakna. Tujuan penelitian ini mengevaluasi ketepatan
penggunaan antibiotik pada pasien anak ISPA bagian atas di Klinik Insani.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara
retrospektif. Lokasi penelitian bertempat di Klinik Insani Citeureup. Sampel pada
penelitian ini seluruh pasien anak usia 0–11 tahun dengan diagnosis ISPA bagian
atas yang menggunakan antibiotik pada periode Juli–Desember 2020. Teknik
pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling dan didapatkan
sampel 96 pasien, 54.17% merupakan pasien laki-laki dan 45.83% pasien
perempuan. Gambaran profil penggunaan antibiotik yang seringkali digunakan
adalah amoxicillin yaitu sebesar 83.33%. Untuk hasil penelitian ketepatan
penggunaan obat antibiotika diperoleh hasil tepat indikasi 47.92%, tepat obat
36.46%, tepat dosis 76.04%, tepat frekuensi waktu pemberian 98.95% dan tepat
lama pemberian 93.75%.
AJENG NILAM CAHYA; Ana Lusina; Silvi Nurafni
2022 · Book · Open Access
DESTY PURWANDITA; Lilik Sulastri; Siti Mariam
2022 · Book · Open Access
Analgesik merupakan suatu obat-obatan yang dapat digunakan untuk
mengurangi dan menghalau rasa nyeri tanpa menghilangkan kesadaran.
Penggunaan obat tradisional digunakan untuk menjaga kesehatan masyarakat
dengan memanfaatkan tanaman tradisional yang relatif lebih aman dari efek
samping yang merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas
analgesik dari perbandingan konsentrasi daun jambu biji berdaging merah
(Psidium guajava L.) dan daun kemangi (Ocimum americanum L.) serta
kombinasi keduanya terhadap mencit putih jantan galur (Deutschen Denken
Yoken) yang diinduksi asam asetat 0,7% v/v sebagai perangsang nyeri. Dalam
penelitian ini digunakan metode geliat (Writhing Test Reflex) pada mencit putih
jantan 28 ekor dalam 7 kelompok dengan konsentrasi yang digunakan pada
masing-masing infusa daun jambu biji dan daun kemangi yaitu 20%, kombinasi
infusa perbandingan 1:1, 1:2 dan 2:1, serta serbuk aspirin 1,3 mg/gr BB (65
mg/Kg BB) sebagai kontrol positif. Skripsi menunjukkan bahwa masing-masing
pemberian infusa tunggal serta kombinasinya memiliki aktivitas analgesik,
kombinasi infusa perbandingan 2:1 memiliki aktivitas analgesik terbaik dalam
penurunan jumlah geliat terhadap mencit putih jantan dengan presentase proteksi
sebesar 63,80% dan presentase efektivitas tertinggi yaitu 92,92% yang mendekati
kontrol positif.
Harry Noviardi; Lilik Sulastri; MYDIANA NUR KHOTIMAH
2022 · Book · Open Access
Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan elektron, sehingga molekul
tersebut menjadi tidak stabil dan selalu berusaha mengambil elektron dari molekul
atau sel lain. Antioksidan merupakan senyawa yang secara nyata dapat
memperlambat oksidasi. Antioksidan alami umumnya berupa senyawa fenolik
atau polifenolik seperti golongan flavonoid, turunan asam sinamat, kumarin,
tokoferol dan asam organik polifungsional. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui aktivitas antioksidan dan mutu fisik sediaan krim ekstrak etanol 70%
kombinasi daun kemangi dan daun binahong dengan perbandingan 2:2, 3:1 dan
1:3. Hasil uji fitokimia menyatakan bahwa daun kemangi mengandung alkaloid,
flavonoid, tanin, saponin dan triterpenoid. Daun binahong mengandung saponin,
tanin, flavonoid dan alkaloid. Stabilitas krim dapat dilihat dari evaluasi fisik yang
dilakukan meliputi uji organoleptis, homogenitas, tekstur, pH, vikositas dan uji
Cycling test. Penelitian ini dilakukan dengan menghitung % inhobisi dan nilai
IC50 metode DPPH. Hasil IC50 dari perbandingan 2:2, 3:1 dan 1:3 berturut-turut
sebesar 86,96 ppm, 41,39 ppm dan 28,27 ppm. Sediaan krim yang terbaik adalah
formulasi 2 dengan perbandingan 3:1 (daun kemangi : daun binahong) memenuhi
mutu fisik yang baik meliputi organoleptis, homogenitas, tekstur, pH, daya sebar,
daya lekat, dan viskositas dari sediaan krim.