Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

2.533 item publik

Publikasi

Halaman 86 dari 127

FORMULASI SEDIAAN MASKER GEL PEEL-OFF DARI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam)

Achmad Fauzi Isa; Lilik Sulastri; NABIILA RACHMA WARDHANI
2022 · Book · Open Access

Daun kelor (Moringa oleifera Lam) merupakan salah satu tanaman yang berkhasiat sebagai antioksidan. Daun kelor mengandung senyawa metabolit sekunder antara lain alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan terpenoid. Flavonoid dalam daun kelor mampu mengurangi efek buruk radikal bebas penyebab kerusakan kulit. Tujuan penelitian ini membuat formulasi sediaan masker gel peel-off dari ekstrak etanol 70% daun kelor serta mengevaluasi sediaan masker gel peel-off melalui uji mutu fisik yang menjadi persyaratan masker gel peel-off yang baik. Ekstrak dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70% selama 3×24 jam, lalu diuapkan menjadi ekstrak kental dan dibuat formulasi masker gel peel-off dengan variasi konsentrasi ekstrak 3% (F1), 5% (F2), dan 7% (F3). Pengujian mutu fisik yang dilakukan yaitu uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, uji daya sebar, dan uji waktu kering. Hasil evaluasi menunjukkan ketiga formulasi telah memenuhi persyaratan mutu fisik, F2 dengan konsentrasi ekstrak daun kelor 5% merupakan formulasi terbaik dengan nilai pH 5,0, viskositas 2700 Cps, daya sebar 5,79 cm dan waktu kering selama 25 menit.

PENGARUH STABILITAS GEL EKSTRAK DAUN GAHARU (Gyrinops Versteegii (Gilg) Domke) TERHADAP KANDUNGAN FLAVONOID

Antonius Padua Ratu; ELSA PUTRI AGUSTIN; Halimatussa'diyah
2022 · Book · Open Access

Daun Gaharu (Gyrinop verteegii) adalah daun mempunyai senyawa metabolit sekunder yaitu senyawa terpenoid, flavonoid dan fenol yang dapat digunakan sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh stabilitas sediaan gel pada suhu 40°C, 4°C dan 25°C serta mengetahui kadar flavanoid total dari sediaan gel. Dilakukan pengukuran untuk mengetahui kadar flavanoid total ekstrak daun gaharu (Gyrinop verteegii) dan hasil menunjukkan sebesar sebesar 4,7227%, sedangkan pada sediaan gel pada konsentrasi 8% yaitu 3,6572%. Kemudian sediaan di uji stabilitas dengan metode dipercepat selama 5 minggu meliputi uji organoleptik, uji Ph, Viskositas, Homogenitas, dan daya sebar. Didapatkan hasil bahwa sediaan gel pada suhu 25°C menunjukkan bahwa stabil pada hasil evaluasi parameter organoleptis, homogenitas, daya sebar dan tidak stabil pada viskositas .Dan hasil kadar flavanoid sediaan gel selama stabilitas bahwa suhu 25°C menunjukkan bahwa adanya penurunan kadar flavanoid yang rendah.

PENGARUH JUMLAH PERSEDIAAN MULTIVITAMIN UNTUK TERAPI COVID-19 TERHADAP VOLUME PENJUALAN DI APOTEK KIMIA FARMA UNIT BISNIS BOGOR

ARIS WACHYUNINGSIH; Halimatussa'adiyah; Kuandi Tandiara Tan
2022 · Book · Open Access

9 Maret 2020 World Health Organization menetapkan virus corona (Covid-19) sebagai pandemi. Prinsip pencegahan dan pengendalian Covid-19 dilakukan dengan selalu menerpakan protokol kesehatan antara lain konsumsi gizi seimbang agar daya tahan tubuh tetap terjaga dengan mengkonsumsi vitamin. Pemerintah menganjurkan untuk selalu mengkonsumsi multivitamin yang mengandung vitamin C, D, E, Zink dan Selenium. Perilaku konsumen yang berubah selama masa pandemi menyebabkan terjadinya kelangkaan stok vitamin. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dari data retrospektif bulan Juli -Desember 2020 untuk mengetahui pengaruh jumlah persediaan vitamin C, D, E, Zink dan Selenium terhadap volume penjualan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Jumlah persediaan dan volume penjualan vitamin yang mengandung vitamin atau mineral C, D, E, Zink dan Selenium dalam bentuk sediaan tunggal dan campuran mengalami kenaikan. Dari hasil persamaan regresi diperoleh nilai korelasi sebesar 0,837 yang berarti terdapat hubungan yang positif yang sangat kuat dan nilai signifikasi sebesar 0,03 yang berarti jumlah persediaan multivitamin untuk terapi Covid-19 mempunyai pengaruh signifikan terhadap volume penjualan.

FORMULASI MASKER PEEL-OFF EKSTRAK ETANOL 70% DAUN UBI JALAR UNGU (Ipomea batatas L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI PVA DAN HPMC

ALVIRA PEBRIANTI; Harry Noviardi; Triyani Sumiati
2022 · Book · Open Access

Daun ubi jalar ungu (Ipomea batatas L.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki senyawa metabolit sekunder salah satunya adalah flavonoid. Flavonoid merupakan senyawa yang berkhasiat sebagai antioksidan, senyawa ini diperlukan oleh kulit untuk mencegah dan mengurangi efek radikal bebas pada kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi basis PVA dan HPMC terhadap karakteristik fisik sediaan masker peel-off. Metode penelitian ini adalah formulasi masker peel-off ekstrak etanol 70% daun ubi jalar ungu (Ipomea batatas L.) dengan menggunakan kombinasi basis PVA dan HPMC. Tiga formula sediaan masker peel-off yaitu F1 (10%:2%), F2 (9%:3%) dan F3 (8%:4%). Formulasi yang didapat diuji karakteristik masker peel-off meliputi uji organoleptis, viskositas, homogenitas, pH, daya sebar serta waktu mengering. Berdasarkan hasil penelitian F3 menghasilkan karakteristik masker peel-off dengan viskositas yang sesuai syarat yaitu 2700 cps, pH 6, daya sebar 5,77 cm dan waktu mengering 20'19". Berdasarkan hasil evaluasi fisik semua formula dapat diformulasikan menjadi sediaan masker peel-off tetapi pada F1 dan F2 daya sebarnya tidak memenuhi persyaratan.

EVALUASI MUTU FISIK DAN STABILITAS SEDIAAN HAND SANITIZER CAIR EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU AIR (Syzygium aqueum (Burm.F) Alston)

M. Ikhwan Setiawan; SRI RAHAYU; Sitaresmi Yuningtyas
2022 · Book · Open Access

Hand sanitizer cair adalah sediaan dengan berbagai kandungan yang cepat membunuh mikroorganisme yang ada di kulit tangan. Ekstrak etanol daun jambu air (Syzygium aqueum (Burm.f) Alston) sudah diketahui berpotensi besar sebagai antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula sediaan hand sanitizer ekstrak daun jambu air yang menghasilkan mutu fisik dan stabilitas terbaik dari variasi konsentrasi ekstrak. Metode penelitian ini adalah pengujian fitokimia daun jambu air dan formulasi hand sanitizer cair ekstrak etanol 96% daun jambu air Syzygium aquem (Brum.f) Alston) dengan lima formulasi sediaan hand sanitizer yaitu F1 (kontrol negatif), F2 (5%), F3 (10%), F4 (15%), dan F5 (kontrol positif). Selanjutnya dilakukan pengujian terhadap sediaan hand sanitizer cair meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, cycling test, dan stabilitas pada suhu penyimpanan. Berdasarkan hasil penelitian ekstrak daun jambu air mengandung senyawa flavonoid, saponin, fenol, dan tannin. Pada F2 dengan konsentrasi 5% menghasilkan pH yaitu sebesar 4,5 memenuhi syarat standar pH kulit, sedangkan pada pengujian homogenitas tidak ada yang memenuhi persyataran homogenitas. Pada uji stabilitas dengan metode cycling test dan stabilitas suhu penyimpanan semua parameter pengujian mutu fisik menghasilkan tidak ada perubahan secara signifikan.

PENGARUH PEMBERIAN SEDIAAN TEH HERBAL DAUN GAHARU (Gyrinops verstegii (Gilg) Domke,.) TERHADAP PENURUNAN GLUKOSA DARAH MENCIT (Mus musculus)

AGUSTINUS YELIPELE; Antonius Padua Ratu; Silvi Nurafni
2022 · Book · Open Access

Diabetes mellitus adalah gangguan metabolisme, terutama penyakit yang berhubungan dengan metabolisme karbohidrat, yang disebabkan oleh tidak cukup atau tidak cukupnya hormon insulin dalam sel beta pankreas, disfungsi insulin, atau keduanya. Nama latin daun gaharu (Gyrinops versteegii (Gilg.) Domke folium) merupakan contoh efektivitas daun agar sebagai agen antidiabetes terkait dengan kandungan metabolit sekundernya. Pada penelitian ini, sampel daun gaharu hijau dengan simplisia disiapkan kemudian ekstrak daun stevia ditambahkan sebagai pemanis kemasan pada formulasi teh untuk mengetahui efek hipoglikemik dan mengukur kadar flavonoid pada mencit. Produksi teh herbal dari daun gahara diuji pada tikus yang disuntik sukrosa dan diukur 1 jam, 2 jam, dan 3 jam kemudian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh formulasi teh herbal berbahan daun gaharu terhadap kadar gula darah mencit dengan penurunan gula darah terendah yaitu 46 n 45% pada komposisi 1, dan perbedaan nyata pada uji Manova. Hal ini dapat dilihat sebagai nilai p antara kelompok. < 0,05 dan memiliki kandungan flavonoid total tertinggi pada 0,214mgQE/100g.

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KOMBUCHA KOMBINASI DAUN JAMBU MAWAR (Syzygium jambos) DAN DAUN JAMBU BOL (Syzygium malaccense) DENGAN METODE DPPH (2,2-DIFENIL-1-PIKRILHIDRAZIL)

AHABBANAS; Achmad Fauzi Isa; Sitaresmi Yuningtyas
2022 · Book · Open Access

Senyawa antioksidan dapat menghambat oksidasi dengan cara menangkap radikal bebas. Salah satu sumber antioksidan adalah kombucha yang merupakan hasil fermentasi cairan teh dan gula. Tujuan penelitian ini untuk menentukan aktivitas antioksidan dari kombucha kombinasi daun jambu mawar (Syzygium jambos) dan daun jambu bol (Syzygium malaccense) (1:3) dengan variasi waktu fermentasi. Kombinasi serbuk simplisia diekstraksi dengan cara infusa dan difermentasi dengan SCOBY (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil) selama 4, 6 dan 8 hari. Kombucha, masing-masing hasil fermentasi diuji komponen fitokimia secara kualitatif dan aktivitas antioksidannya diuji dengan metode DPPH. Hasil uji fitokimia menunjukkan semua hasil fermentasi kombinasi daun jambu mawar dan daun jambu bol (1:3) mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan tannin, sedang hasil uji aktivitas antioksidan menunjukkan hasil fermentasi kombucha kombinasi daun jambu mawar dan daun jambu bol (1:3) pada hari ke -6 lebih tinggi (43,59%) dari pada hari ke-8 (39,86%) dan hari ke-4 (9,23%).

FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN LIP BALM EKSTRAK KAYU SECANG (Cesalpinia sappan L.) SEBAGAI PEWARNA ALAMI

Inawati; MILA JULIANA; Sofyan Ramani
2022 · Book · Open Access

Lip balm yaitu pelembab bibir dalam bentuk sediaan semi solid dalam bentuk bahan utama yaitu minyak, lemak dan lilin serta berfungsi untuk memberikan perawatan pada kulit bibir dengan anggapan akan memberikan wajah yang lebih percaya diri. Lip balm sendiri yaitu sediaan kosmetik dengan basis hamper sama dengan formulasi lipstick, namun tanpa adanya warna atau trasparan. Banyaknya lip balm yang sudah terdapat warna di mendorong peneliti membuat sediaan lip balm ekstrak kayu secang sebagai pewarna alami dari ekstrak kayu secang (Caesalpinia Sappan L) untuk menghindari pewarna sintetik. Tujuan dari penelitian kali ini membuat sediaan lip balm dengan metode infusa dan konsentrasi warna alami. Dibuat 3 formulasi yaitu 0,3%, 0,6% dan 0,9% dengan ekstrak kering kayu secang lalu dilakukan evalusi sediaan meliputi uji homogenitas, uji pH, uji daya lekat, uji organoleptik dan uji kesukaan. Hasil pengujian evaluasi menunjukan hasil yang baik denganp pengamatan selama 14 hari dan hasil uji kesukaan menunjukan konsentrasi 0,6% yang paling disukai.

FORMULASI PEELING KRIM WAJAH EKSTRAK ETANOL 70% DAUN UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI ASAM STEARAT

RAHMAH FEBIANTI; Sitaresmi Yuningtyas; Triyani Sumiati
2022 · Book · Open Access

Daun..Ubi..Jalar Ungu”(Ipomoea..batatas..L.)..mengandung”senyawa saponin, flavonoid, polifenol,”tanin,..dan”antioksidan yang tinggi. Salah satu pemanfaatan daun ubi jalar ungu secara topikal sebagai antioksidan adalah diformulasikan ke dalam bentuk sediaan farmasi.”Penelitian..ini..bertujuan..untuk”menghasilkan sediaan peeling krim wajah ekstrak..etanol 70% daun ubi jalar ungu dan memperoleh informasi mengenai karakteristik kualitas fisik sediaan peeling krim wajah ekstrak..etanol 70% daun..ubi..jalar..ungu meliputi organoleptik, homogenitas, daya sebar, viskositas dan pH yang sesuai standar mutu sediaan farmasi. Sediaan peeling krim wajah ekstrak..etanol 70% daun ubi jalar ungu dibuat dalam 2 formulasi dengan konsentrasi asam stearat F1 6% dan F2 8%. Evaluasi sediaan meliputi pengamatan organoleptik,”uji..homogenitas,..uji..daya sebar,..uji..viskositas,..dan..uji..pH.”Kedua”formulasi”memenuhi syarat evaluasi fisik sediaan peeling krim wajah. Namun, uji daya sebar tidak memenuhi kriteria. F1 memberikan hasil yang lebih baik dari F2 dengan hasil uji daya sebar mencapai 4,48 cm, uji viskositas sebesar 28.500 Cps, dan uji pH sebesar 6,4.

SEDIAAN LOTION EKSTRAK ETANOL 96% DAUN KELOR (Moringa oleifera L) DENGAN VARIASI KONSENTRASI GLISERIN SEBAGAI PELEMBAB

Lilik Sulastri; SHINTA OCTAVIA; Silvi Nurafni
2022 · Book · Open Access

Antioksidan merupakan zat yang dapat menangkal atau mencegah reaksi oksidasi dari radikal bebas. Daun kelor mengandung tanin, steroid, triterpenoid, flavonoid, saponin, antraquinon, dan alkaloid yang berfungsi sebagai antioksidan. Untuk mempermudah penggunaan antioksidan dalam penelitian ini dibuat dalam bentuk sediaan lotion dengan menggunakan ekstrak etanol 96% daun kelor 0,1%, dengan memvariasikan gliserin sebagai pelembab. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi sediaan lotion dari ekstrak daun kelor 0,1% dengan variasi konsentrasi gliserin 5%, 10% dan 15% dan menguji stabilitas fisiknya dengan metode cycling test yang meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji viskositas, uji pH, daya sebar, daya lekat, uji efektivitas lotion sebagai pelembab dengan menggunakan alat skin analyzer, uji aktivitas antioksidan lotion ekstrak etanol 96% daun kelor pada konsentrasi ekstrak sebesar 0,1% dengan metode peredamanradikal bebas DPPH, uji iritasi dari lotion. Lotion ekstrak etanol 96% daun kelor dibuat deret konsentrasi 12,5, 25, 50, 100, dan 200 ppm, kemudian diukur absorbansinya menggunakan spektrofotometri Uv-Vis pada panjang gelombang 514,5 nm. Lotion ekstrak etanol 96% daun kelor memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 135,072 μg/mL. Lotion ekstrak etanol 96% daun kelor dengan variasi konsentrasi gliserin 5%, 10% dan 15% memiliki nilai efektivitas kelembaban sebesar 44,56%, 50,05% dan 66,26%.

FORMULASI KRIM PERONA PIPI DARI EKSTRAK KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L) SEBAGAI PEWARNA ALAMI KOSMETIK

ALMA PUSPITA; Eem Masaenah; Sitaresmi Yuningtyas
2022 · Book · Open Access

Perona pipi merupakan salah satu kosmetika dekoratif yang digunakan untuk memberikan warna rona pada pipi. Salah satu bahan alam yang dapat dijadikan pewarna alami adalah kayu secang (Caesalpinia sappan L). Ekstrak kayu secang dapat memberikan warna merah sampai dengan merah keunguan karena mengandung pigmen brazilein. Tujuan penelitian ini membuat sediaan krim perona pipi dari ekstrak kayu secang dan mengevaluasi mutu fisik sediaan serta menguji kesukaan (hedonik). Ekstrak kayu secang diperoleh dengan cara infusa dan metode freeze drying. Sediaan krim perona pipi dibuat 3 formula dengan konsentrasi 2,5%, 3%, dan 3,5% ekstrak kering kayu secang. Hasil pengujian organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar dan viskositas menunjukkan mutu fisik yang baik sesuai dengan SNI (16-4399-1996). Hasil pengujian hedonik menunjukkan bahwa sediaan krim perona pipi dengan ekstrak kayu secang konsentrasi 3,5% yang paling disukai.

TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS RAWAT JALAN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT MEDIKA DRAMAGA BOGOR

DEWANTI CAHYA WANGI; Enrawani Damanik; Fredy Arifta Nasel
2022 · Book · Open Access

Kepuasan pasien merupakan salah satu tolak ukur yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pelayanan kefarmasian. Pasien yang puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh tenaga kefarmasian menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan tersebut sesuai dengan yang diharapkan pasien atau bahkan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran data sosidemografi dan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien BPJS rawat jalan terhadap pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi RS Medika Dramaga Bogor. Penelitian ini bersifat prospektif observasional, dimana data yang digunakan adalah data primer berupa kuesioner, kemudian diolah dengan menggunakan aplikasi spss versi 17. Berdasarkan hasil penelitian dari 100 reseponden menunjukkan jenis kelamin perempuan sebanyak 65%, usia 36 – 45 tahun sebanyak 45%, tingkat pendidikan tertinggi SMA/SMK 47% dan responden pedagang sebanyak 23%. Data menggunakan analisis univariat menunjukkan kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian bahwa dimensi keandalan sebesar (89%), ketanggapan (79%), empati (78%), jaminan (80%), dan bukti langsung (75%). Rata–rata tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RS Medika Dramaga Bogor 2020 pasien merasa puas sebesar (80%).

PENGARUH KEPATUHAN PENGGUNAAN KRIM PERMETRIN TERHADAP EFEK TERAPI SCABIES SANTRI PUTRA DI PESANTREN DARUL MUTTAQIEN BOGOR TAHUN 2021

ASHABELLA DIAH PAMUNGKAS; Nanang Hermawan; Trio Ummu Fathonah
2022 · Book · Open Access

Skabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei, yang penularannya terjadi secara kontak langsung. Penyakit skabies umumnya menyerang individu yang hidup berkelompok seperti asrama dan pesantren. Prevalensi skabies di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor terlihat meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh kepatuhan penggunaan krim permetrin (obat skabies) terhadap efek terapi skabies pada santri putra di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan menggunakan metode deskripif untuk melihat gambaran tingkat kepatuhan terhadap efektifiktas penggunaan krim permethrin pada pasien skabies di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor . Total populasi 100 santri putra. 80 santri sebagai sampel diambil berdasarkan rumus Slovin. Analisis data menggunakan metode Chi-Square dengan taraf signifikansi 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada pengaruh yang signifikan antara kepatuhan dengan efek terapi obat skabies dengan P-Value >0,05.

FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN BLUSH ON CREAM EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) SEBAGAI PEWARNA ALAMI

DEVA RUSLIANNA; Lilik Sulastri; Sofyan Ramani
2022 · Book · Open Access

Pewrna pipi atau yang dikenal dengan (blush on) merupakan sediaan kosmetik yang berfungsi untuk memberikan warna dipipi dengan sentuh artistik dan mampu membuat wajah terlihat segar dalam tatarias. Sediaan pewarna pipi (blush on) mempunyai manfaat dapat memperbaiki wajah agar terlihat segar, cantik dan berdimensi. Warna-warna pada pewarna pipi (blush on) terdiri dari warna merah, merah muda, jingga dan kecokelatan. Bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami karena mempunyai kandungan antosianin. Antosianin ialah pigmen tumbuhan yang menghasilkan warna merah pada bunga rosella. Tujuan penelitian ini untuk memberikan bukti bahwa ekstrak bunga rosella dapat digunakan sebagai pewarna alami dan mempunyai mutu fisik yang baik. Pada penelitian ini dibuat formula sediaan blush on cream dengan variasi konsentrasi 2,5% 5% dan 7,5% ekstrak kental bunga rosella kemudian di uji mutu fisik hingga diperoleh formula terbaik. Formula yang dihasilkan kemudian di evaluasi stabilitas dengan metode Cycling Test. Evaluasi meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji daya sebar, uji daya lekat, uji pH dan uji viskositas. Hasil pengujian sesudah stabilitas menunjukan sediaan yang dibuat mempunyai mutu fisik yang baik, kecuali pH dan daya lekat tidak memenuhi persyaratan.

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN RESEP TUNAI DI APOTEK KIMIA FARMA JUANDA BOGOR

Kuandi Tandiara Tan; Neili Apolina; TUTIK EKOWATI
2022 · Book · Open Access

Apotek adalah sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukannya pekerjaan kefarmasian.Salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan pelayanan kefarmasian di apotek adalah dengan studi kepuasan pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sosiodemografi konsumen , tingkat kepuasan konsumen dan mengetahui nilai kesenjangan (selisih antara harapan dan kenyataan) pasien resep tunai terhadap pelayanan di Apotek Kimia Farma No. 7 Bogor. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan Single Cross Sectional Study (pendekatan dengan observasi atau pengumpulan data sekaligus dalam kondisi waktu tertentu).Responden yang dipilih adalah pengunjung Apotek Kimia Farma 07 yang datang untuk menebus resep dengan metode non propability sampling dengan jumlah tertentu. Tingkat kepuasan konsumen diukur menggunakan model SERVQUAL (Service Quality) terhadap 5 dimensi kualitas layanan yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty..Hasil penelitian menunjukan presentase tingkat kepuasan konsumen rata-rata sebesar 95,02%. Dimensi tangibel merupakan dimensi yang paling memerlukan perbaikan karena nilai rata-rata kesenjangan paling tinggi yaitu minus 0,283 dan tingkat kepuasan terendah diantara yang lain yaitu 94,27 %. Dan dimensi yang paling tinggi adalah dimensi responsive dengan tingkat kesenjangan adalah minus 0,202 dan tingkat kepuasan 95,74%.

FORMULASI BODY GEL EKSTRAK ETANOL 70% DAUN UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L.)

AZHURA; Achmad Fauzi Isa; Triyani Sumiati
2022 · Book · Open Access

Daun ubi jalar ungu diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder golongan flavonoid dan tanin yang mempunyai efektivitas antioksidan yang besar. Oleh karena itu ekstrak daun ubi jalar ungu dapat dibuat menjadi sediaan topikal yang dapat melindungi kulit. Formulasi body gel ekstrak etanol daun ubi jalar ungu sampai saat ini belum diketahui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat formula body gel tabir surya dari ekstrak etanol 70% daun ubi jalar ungu dan mengevaluasi karakteristik fisiknya. Ekstrak kental etanol 70% daun ubi jalar ungu diperoleh melalui metode maserasi dengan pelarut etanol 70% dan dievaporasi dengan rotary evaporator suhu 50oC hingga didapatkan ekstrak dan ekstrak yang diperoleh kemudian dipekatkan dengan waterbath suhu 40oC sehingga diperoleh ekstrak kental. Sediaan body gel tabir surya dibuat dalam tiga formula (F1, F2, F3) yang mengandung 1%, 2%, dan 3% ekstrak kental etanol 70% daun ubi jalar ungu, dan juga formula kontrol tanpa ekstrak (K(-)). Karakteristik fisik sediaan body gel tabir surya yang diperoleh dievaluasi melalui uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar serta daya lekat. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol 70% daun ubi jalar ungu dapat diformulasikan sebagai body gel dengan konsentrasi 1%, 2%, 3% dan semua formula yang didapatkan memiliki karakteristik fisik yang memenuhi syarat body gel yang baik, kecuali pada daya sebar. Dari ketiga formula, F3 dengan konsentrasi 3% termasuk formula gel yang baik dengan nilai viskositas 3.900, pH 6,3, daya lekat 03,56 detik.

KRIM TABIR SURYA EKSTRAK ETANOL 96% DAUN YAKON (Smallanthus sonchifolius (Poepp.) H.Rob.)

Eem Masaenah; Lilik Sulastri; SISKA HAERUNISA
2022 · Book · Open Access

Sinar matahari mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan, di samping itu paparan sinar matahari berlebih juga dapat menyebabkan kulit menebal, kehilangan kekenyalan, dan kulit menjadi keriput. Pemanfaatan susunan tabir surya adalah salah satu cara perlindungan kulit dari sinar matahari. Daun yakon (Smallanthus sonchifolius (Poepp.) H. Rob) memiliki kandungan flavonoid dan fenolik yang tinggi sehingga cenderung dimanfaatkan sebagai bahan aktif yang berfungsi dalam pembuatan krim tabir surya. Tujuan dibalik tinjauan ini adalah untuk memformulasi dan menentukan potensi sediaan krim tabir surya dengan berbagai variasi konsentrasi ekstrak etanol daun yakon. Ekstraksi serbuk daun yakon dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Hasil rendemen ekstrak yang di dapat sebesar 6,5%. Kemudian, dibuat sediaan krim tabir surya dengan variasi konsentrasi ekstrak: tanpa ekstrak (F1); 0,1% (F2); 0,5% (F3); 1% (F4); dan 2% (F5). Kelima formula diuji karakteristik mutu fisik dan nilai SPF-nya. Berdasarkan hasil uji yang diperoleh, ekstrak daun yakon dapat dibuat sediaan krim tabir surya dan memenuhi persyaratan uji karakteristik mutu fisik yaitu organoleptis, homogenitas, viskositas, daya sebar, pH, dan daya lekat. Nilai SPF yang di dapat dari F1, F2, F3, F4, dan F5 berturut-turut sebesar 0,504; 0,845; 1,214; 2,693 (proteksi minimal); 4,127 (proteksi sedang). Semakin banyak penambahan jumlah konsentrasi ekstrak daun yakon, maka semakin besar juga nilai SPF yang didapat.

GAMBARAN PERESEPAN OBAT PSIKOTROPIKA PADA PASIEN JIWA DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LEUWILIANG PERIODE JANUARI-MARET TAHUN 2020

AI KURNIASIH; Assajadda Lizikri; Rira Noviarianti
2022 · Book · Open Access

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) adalah orang yang mengalami gangguan dalam pikiran, perilaku, dan perasaan yang termanifestasi dalam bentuk sekumpulan gejala atau perubahan perilaku yang bermakna, serta dapat menimbulkan penderitaan dan hambatan dalam menjalankan fungsi orang sebagai manusia. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran peresepan psikotropika yang meliputi gambaran usia, jenis kelamin, diagnosis, jenis obat, dan jumlah item obat dalam resep pada pasien jiwa di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah Leuwiliang periode Januari-Maret 2020. Gambaran peresepan dapat diketahui dengan melihat data pada rekam medik. Data dikumpulkan dengan cara retrospektif kemudian dianalisis secara deskriptif. Data yang diteliti sebanyak 90 sampel. Dari analisis data yang dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut: pasien dengan jenis kelamin laki-laki sebanyak 52% dan jenis kelamin perempuan 48%. Berdasarkan gambaran usia paling tinggi yaitu usia 26-35 tahun 27,78%. Diagnosis terbanyak yaitu skizofrenia sebesar 51,11% dengan penggunaan obat psikotropika yang paling banyak diresepkan yaitu clobazam (72%) dengan jumlah peresepan terbanyak sejumlah 30 tablet (53 resep dari 90 resep).

FORMULASI DAN STABILITAS GEL EKSTRAK ETANOL DAUN GAHARU (Gyrinops versteegii (Gilg) Domke) DENGAN METODE CYCLING TEST

Achmad Fauzi Isa; Antonius Padua Ratu; SUKAESIH
2022 · Book · Open Access

Daun gaharu (Gyrinop verteegii (Gilg) Domke) adalah suatua tanaman yang diketahui mempunyai aktivitas antioksidan yang mengandung senyawa flavonoid‚ tanin dan polifenol. Tujuaan penelitian ini membuat formulasi sediaan gel ekstrak etanol daun gaharu (Gyrinop verteegii (Gilg) Domke) serta stabilitas sediaan gel dengan metode cycling test dan uji kimia dengan pengukuran kadar flavonoid total yang menjadi persyaratan sediaan gel yang baik. Sediaan gel dibuat 3 formulasi dengan konsentrasi ekstrak 2%‚ 4% dan 8%. Menguji mutu fisik termasuk uji organoleptik, viskositas, homogenitas, pH, daya sebar serta pengukuran kadar flavonoid total sebagai uji kimia. Hasil uji stabilitas menunjukan sediaan gel stabil ditinjau dari parameter pH, daya sebar serta homogenitas tapi tidak stabil ditinjau dari parameter organoleptik karena terjadi perubahan warna sediaan gel setelah proses cycling test dan dari parameter viskositas karena tidak memenuhi syarat nilai viskositas gel setelah cycling test. . Hasil pengukuran kadar flavonoid total sediaan gel pada formula 3 sebelum cycling test 5,477% dan setelah cycling test 3,180%.

FORMULASI SEDIAAN GEL DARI EKSTRAK DAUN GAHARU (Gyrinops versteegii (Gilg) Domke) TERHADAP LUKA BAKAR MENCIT (Mus musculus)

Antonius Padua Ratu; Inawati; RAHMAWATI HIDAYAT
2022 · Book · Open Access

Daun gaharu (Gyrinops versteegii (Gilg) Domke) merupakan tanaman yang mengandung senyawa aktif flavonoid, tanin dan fenol. Formulasi sediaan gel diketahui paling efektif dan efisien obat untuk luka bakar. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formula sediaan gel ekstrak etanol 96% daun gaharu yang memiliki efektivitas terhadap luka bakar mencit. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan memformulasikan sediaan gel ekstrak daun gaharu pada konsentrasi 2% (Kelompok I), 4% (Kelompok II), 8% (Kelompok III), kontrol positif (Kelompok IV) dan kontrol negatif (Kelompok V). Uji efektivitas sediaan gel ekstrak daun gaharu dalam proses penyembuhan luka bakar dilakukan selama 14 hari pengamatan. Hasil uji efektivitas sediaan gel ekstrak daun gaharu hingga hari ke-14 adalah Kelompok I (58.66%), Kelompok II (50.00%), Kelompok III (65.33%), Kelompok IV (57.33%), dan Kelompok V (50.66%). Kesimpulan yang didapatkan yaitu hasil perbandingan terbaik ditunjukkan pada kelompok III konsentrasi 8% dengan persentase penyembuhan sebesar 65.33%, sedangkan kelompok perlakuan yang menggunakan Bioplacenton Gel® memperoleh persentase penyembuhan sebesar 57.33% yang artinya formula dengan konsentrasi 8% lebih efektif dalam proses penyembuhan luka bakar dibandingkan dengan Bioplacenton Gel®.