Achmad Fauzi Isa; Lilik Sulastri; NABIILA RACHMA WARDHANI
2022 · Book · Open Access
Daun kelor (Moringa oleifera Lam) merupakan salah satu tanaman yang
berkhasiat sebagai antioksidan. Daun kelor mengandung senyawa metabolit
sekunder antara lain alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan terpenoid.
Flavonoid dalam daun kelor mampu mengurangi efek buruk radikal bebas
penyebab kerusakan kulit. Tujuan penelitian ini membuat formulasi sediaan
masker gel peel-off dari ekstrak etanol 70% daun kelor serta mengevaluasi
sediaan masker gel peel-off melalui uji mutu fisik yang menjadi persyaratan
masker gel peel-off yang baik. Ekstrak dibuat dengan metode maserasi
menggunakan pelarut etanol 70% selama 3×24 jam, lalu diuapkan menjadi
ekstrak kental dan dibuat formulasi masker gel peel-off dengan variasi
konsentrasi ekstrak 3% (F1), 5% (F2), dan 7% (F3). Pengujian mutu fisik yang
dilakukan yaitu uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, uji daya
sebar, dan uji waktu kering. Hasil evaluasi menunjukkan ketiga formulasi telah
memenuhi persyaratan mutu fisik, F2 dengan konsentrasi ekstrak daun kelor 5%
merupakan formulasi terbaik dengan nilai pH 5,0, viskositas 2700 Cps, daya
sebar 5,79 cm dan waktu kering selama 25 menit.
Antonius Padua Ratu; ELSA PUTRI AGUSTIN; Halimatussa'diyah
2022 · Book · Open Access
Daun Gaharu (Gyrinop verteegii) adalah daun mempunyai senyawa metabolit
sekunder yaitu senyawa terpenoid, flavonoid dan fenol yang dapat digunakan
sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh stabilitas sediaan
gel pada suhu 40°C, 4°C dan 25°C serta mengetahui kadar flavanoid total dari
sediaan gel. Dilakukan pengukuran untuk mengetahui kadar flavanoid total
ekstrak daun gaharu (Gyrinop verteegii) dan hasil menunjukkan sebesar sebesar
4,7227%, sedangkan pada sediaan gel pada konsentrasi 8% yaitu 3,6572%.
Kemudian sediaan di uji stabilitas dengan metode dipercepat selama 5 minggu
meliputi uji organoleptik, uji Ph, Viskositas, Homogenitas, dan daya sebar.
Didapatkan hasil bahwa sediaan gel pada suhu 25°C menunjukkan bahwa stabil
pada hasil evaluasi parameter organoleptis, homogenitas, daya sebar dan tidak
stabil pada viskositas .Dan hasil kadar flavanoid sediaan gel selama stabilitas
bahwa suhu 25°C menunjukkan bahwa adanya penurunan kadar flavanoid yang
rendah.
ARIS WACHYUNINGSIH; Halimatussa'adiyah; Kuandi Tandiara Tan
2022 · Book · Open Access
9 Maret 2020 World Health Organization menetapkan virus corona
(Covid-19) sebagai pandemi. Prinsip pencegahan dan pengendalian Covid-19
dilakukan dengan selalu menerpakan protokol kesehatan antara lain konsumsi gizi
seimbang agar daya tahan tubuh tetap terjaga dengan mengkonsumsi vitamin.
Pemerintah menganjurkan untuk selalu mengkonsumsi multivitamin yang
mengandung vitamin C, D, E, Zink dan Selenium. Perilaku konsumen yang
berubah selama masa pandemi menyebabkan terjadinya kelangkaan stok vitamin.
Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dari data retrospektif
bulan Juli -Desember 2020 untuk mengetahui pengaruh jumlah persediaan vitamin
C, D, E, Zink dan Selenium terhadap volume penjualan. Berdasarkan hasil
penelitian disimpulkan bahwa Jumlah persediaan dan volume penjualan vitamin
yang mengandung vitamin atau mineral C, D, E, Zink dan Selenium dalam bentuk
sediaan tunggal dan campuran mengalami kenaikan. Dari hasil persamaan regresi
diperoleh nilai korelasi sebesar 0,837 yang berarti terdapat hubungan yang positif
yang sangat kuat dan nilai signifikasi sebesar 0,03 yang berarti jumlah persediaan
multivitamin untuk terapi Covid-19 mempunyai pengaruh signifikan terhadap
volume penjualan.
ALVIRA PEBRIANTI; Harry Noviardi; Triyani Sumiati
2022 · Book · Open Access
Daun ubi jalar ungu (Ipomea batatas L.) merupakan salah satu tanaman
yang memiliki senyawa metabolit sekunder salah satunya adalah flavonoid.
Flavonoid merupakan senyawa yang berkhasiat sebagai antioksidan, senyawa ini
diperlukan oleh kulit untuk mencegah dan mengurangi efek radikal bebas pada
kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi basis
PVA dan HPMC terhadap karakteristik fisik sediaan masker peel-off. Metode
penelitian ini adalah formulasi masker peel-off ekstrak etanol 70% daun ubi jalar
ungu (Ipomea batatas L.) dengan menggunakan kombinasi basis PVA dan HPMC.
Tiga formula sediaan masker peel-off yaitu F1 (10%:2%), F2 (9%:3%) dan F3
(8%:4%). Formulasi yang didapat diuji karakteristik masker peel-off meliputi uji
organoleptis, viskositas, homogenitas, pH, daya sebar serta waktu mengering.
Berdasarkan hasil penelitian F3 menghasilkan karakteristik masker peel-off dengan
viskositas yang sesuai syarat yaitu 2700 cps, pH 6, daya sebar 5,77 cm dan waktu
mengering 20'19". Berdasarkan hasil evaluasi fisik semua formula dapat
diformulasikan menjadi sediaan masker peel-off tetapi pada F1 dan F2 daya
sebarnya tidak memenuhi persyaratan.
M. Ikhwan Setiawan; SRI RAHAYU; Sitaresmi Yuningtyas
2022 · Book · Open Access
Hand sanitizer cair adalah sediaan dengan berbagai kandungan yang cepat
membunuh mikroorganisme yang ada di kulit tangan. Ekstrak etanol daun jambu
air (Syzygium aqueum (Burm.f) Alston) sudah diketahui berpotensi besar sebagai
antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula sediaan hand
sanitizer ekstrak daun jambu air yang menghasilkan mutu fisik dan stabilitas
terbaik dari variasi konsentrasi ekstrak. Metode penelitian ini adalah pengujian
fitokimia daun jambu air dan formulasi hand sanitizer cair ekstrak etanol 96%
daun jambu air Syzygium aquem (Brum.f) Alston) dengan lima formulasi sediaan
hand sanitizer yaitu F1 (kontrol negatif), F2 (5%), F3 (10%), F4 (15%), dan F5
(kontrol positif). Selanjutnya dilakukan pengujian terhadap sediaan hand sanitizer
cair meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, cycling test, dan stabilitas pada
suhu penyimpanan. Berdasarkan hasil penelitian ekstrak daun jambu air
mengandung senyawa flavonoid, saponin, fenol, dan tannin. Pada F2 dengan
konsentrasi 5% menghasilkan pH yaitu sebesar 4,5 memenuhi syarat standar pH
kulit, sedangkan pada pengujian homogenitas tidak ada yang memenuhi
persyataran homogenitas. Pada uji stabilitas dengan metode cycling test dan
stabilitas suhu penyimpanan semua parameter pengujian mutu fisik menghasilkan
tidak ada perubahan secara signifikan.
AGUSTINUS YELIPELE; Antonius Padua Ratu; Silvi Nurafni
2022 · Book · Open Access
Diabetes mellitus adalah gangguan metabolisme, terutama penyakit yang
berhubungan dengan metabolisme karbohidrat, yang disebabkan oleh tidak cukup
atau tidak cukupnya hormon insulin dalam sel beta pankreas, disfungsi insulin, atau
keduanya. Nama latin daun gaharu (Gyrinops versteegii (Gilg.) Domke folium)
merupakan contoh efektivitas daun agar sebagai agen antidiabetes terkait dengan
kandungan metabolit sekundernya. Pada penelitian ini, sampel daun gaharu hijau
dengan simplisia disiapkan kemudian ekstrak daun stevia ditambahkan sebagai
pemanis kemasan pada formulasi teh untuk mengetahui efek hipoglikemik dan
mengukur kadar flavonoid pada mencit. Produksi teh herbal dari daun gahara diuji
pada tikus yang disuntik sukrosa dan diukur 1 jam, 2 jam, dan 3 jam kemudian.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh formulasi teh herbal berbahan
daun gaharu terhadap kadar gula darah mencit dengan penurunan gula darah
terendah yaitu 46 n 45% pada komposisi 1, dan perbedaan nyata pada uji Manova.
Hal ini dapat dilihat sebagai nilai p antara kelompok. < 0,05 dan memiliki
kandungan flavonoid total tertinggi pada 0,214mgQE/100g.
AHABBANAS; Achmad Fauzi Isa; Sitaresmi Yuningtyas
2022 · Book · Open Access
Senyawa antioksidan dapat menghambat oksidasi dengan cara menangkap
radikal bebas. Salah satu sumber antioksidan adalah kombucha yang merupakan
hasil fermentasi cairan teh dan gula. Tujuan penelitian ini untuk menentukan
aktivitas antioksidan dari kombucha kombinasi daun jambu mawar (Syzygium
jambos) dan daun jambu bol (Syzygium malaccense) (1:3) dengan variasi waktu
fermentasi. Kombinasi serbuk simplisia diekstraksi dengan cara infusa dan
difermentasi dengan SCOBY (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil) selama 4, 6 dan 8 hari.
Kombucha, masing-masing hasil fermentasi diuji komponen fitokimia secara
kualitatif dan aktivitas antioksidannya diuji dengan metode DPPH. Hasil uji
fitokimia menunjukkan semua hasil fermentasi kombinasi daun jambu mawar dan
daun jambu bol (1:3) mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan tannin,
sedang hasil uji aktivitas antioksidan menunjukkan hasil fermentasi kombucha
kombinasi daun jambu mawar dan daun jambu bol (1:3) pada hari ke -6 lebih
tinggi (43,59%) dari pada hari ke-8 (39,86%) dan hari ke-4 (9,23%).
Inawati; MILA JULIANA; Sofyan Ramani
2022 · Book · Open Access
Lip balm yaitu pelembab bibir dalam bentuk sediaan semi solid dalam bentuk
bahan utama yaitu minyak, lemak dan lilin serta berfungsi untuk memberikan
perawatan pada kulit bibir dengan anggapan akan memberikan wajah yang lebih
percaya diri. Lip balm sendiri yaitu sediaan kosmetik dengan basis hamper sama
dengan formulasi lipstick, namun tanpa adanya warna atau trasparan. Banyaknya
lip balm yang sudah terdapat warna di mendorong peneliti membuat sediaan lip
balm ekstrak kayu secang sebagai pewarna alami dari ekstrak kayu secang
(Caesalpinia Sappan L) untuk menghindari pewarna sintetik. Tujuan dari penelitian
kali ini membuat sediaan lip balm dengan metode infusa dan konsentrasi warna
alami. Dibuat 3 formulasi yaitu 0,3%, 0,6% dan 0,9% dengan ekstrak kering kayu
secang lalu dilakukan evalusi sediaan meliputi uji homogenitas, uji pH, uji daya
lekat, uji organoleptik dan uji kesukaan. Hasil pengujian evaluasi menunjukan hasil
yang baik denganp pengamatan selama 14 hari dan hasil uji kesukaan menunjukan
konsentrasi 0,6% yang paling disukai.
RAHMAH FEBIANTI; Sitaresmi Yuningtyas; Triyani Sumiati
2022 · Book · Open Access
Daun..Ubi..Jalar Ungu”(Ipomoea..batatas..L.)..mengandung”senyawa saponin,
flavonoid, polifenol,”tanin,..dan”antioksidan yang tinggi. Salah satu pemanfaatan
daun ubi jalar ungu secara topikal sebagai antioksidan adalah diformulasikan ke
dalam bentuk sediaan farmasi.”Penelitian..ini..bertujuan..untuk”menghasilkan
sediaan peeling krim wajah ekstrak..etanol 70% daun ubi jalar ungu dan
memperoleh informasi mengenai karakteristik kualitas fisik sediaan peeling krim
wajah ekstrak..etanol 70% daun..ubi..jalar..ungu meliputi organoleptik,
homogenitas, daya sebar, viskositas dan pH yang sesuai standar mutu sediaan
farmasi. Sediaan peeling krim wajah ekstrak..etanol 70% daun ubi jalar ungu dibuat
dalam 2 formulasi dengan konsentrasi asam stearat F1 6% dan F2 8%. Evaluasi
sediaan meliputi pengamatan organoleptik,”uji..homogenitas,..uji..daya
sebar,..uji..viskositas,..dan..uji..pH.”Kedua”formulasi”memenuhi syarat evaluasi
fisik sediaan peeling krim wajah. Namun, uji daya sebar tidak memenuhi kriteria.
F1 memberikan hasil yang lebih baik dari F2 dengan hasil uji daya sebar mencapai
4,48 cm, uji viskositas sebesar 28.500 Cps, dan uji pH sebesar 6,4.
Lilik Sulastri; SHINTA OCTAVIA; Silvi Nurafni
2022 · Book · Open Access
Antioksidan merupakan zat yang dapat menangkal atau mencegah reaksi
oksidasi dari radikal bebas. Daun kelor mengandung tanin, steroid, triterpenoid,
flavonoid, saponin, antraquinon, dan alkaloid yang berfungsi sebagai antioksidan.
Untuk mempermudah penggunaan antioksidan dalam penelitian ini dibuat dalam
bentuk sediaan lotion dengan menggunakan ekstrak etanol 96% daun kelor 0,1%,
dengan memvariasikan gliserin sebagai pelembab. Penelitian ini bertujuan untuk
membuat formulasi sediaan lotion dari ekstrak daun kelor 0,1% dengan variasi
konsentrasi gliserin 5%, 10% dan 15% dan menguji stabilitas fisiknya dengan
metode cycling test yang meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji viskositas,
uji pH, daya sebar, daya lekat, uji efektivitas lotion sebagai pelembab dengan
menggunakan alat skin analyzer, uji aktivitas antioksidan lotion ekstrak etanol 96%
daun kelor pada konsentrasi ekstrak sebesar 0,1% dengan metode peredamanradikal
bebas DPPH, uji iritasi dari lotion. Lotion ekstrak etanol 96% daun kelor dibuat
deret konsentrasi 12,5, 25, 50, 100, dan 200 ppm, kemudian diukur absorbansinya
menggunakan spektrofotometri Uv-Vis pada panjang gelombang 514,5 nm. Lotion
ekstrak etanol 96% daun kelor memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50
sebesar 135,072 μg/mL. Lotion ekstrak etanol 96% daun kelor dengan variasi
konsentrasi gliserin 5%, 10% dan 15% memiliki nilai efektivitas kelembaban
sebesar 44,56%, 50,05% dan 66,26%.
ALMA PUSPITA; Eem Masaenah; Sitaresmi Yuningtyas
2022 · Book · Open Access
Perona pipi merupakan salah satu kosmetika dekoratif yang digunakan untuk
memberikan warna rona pada pipi. Salah satu bahan alam yang dapat dijadikan
pewarna alami adalah kayu secang (Caesalpinia sappan L). Ekstrak kayu secang
dapat memberikan warna merah sampai dengan merah keunguan karena
mengandung pigmen brazilein. Tujuan penelitian ini membuat sediaan krim
perona pipi dari ekstrak kayu secang dan mengevaluasi mutu fisik sediaan serta
menguji kesukaan (hedonik). Ekstrak kayu secang diperoleh dengan cara infusa
dan metode freeze drying. Sediaan krim perona pipi dibuat 3 formula dengan
konsentrasi 2,5%, 3%, dan 3,5% ekstrak kering kayu secang. Hasil pengujian
organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar dan viskositas menunjukkan mutu fisik
yang baik sesuai dengan SNI (16-4399-1996). Hasil pengujian hedonik
menunjukkan bahwa sediaan krim perona pipi dengan ekstrak kayu secang
konsentrasi 3,5% yang paling disukai.
DEWANTI CAHYA WANGI; Enrawani Damanik; Fredy Arifta Nasel
2022 · Book · Open Access
Kepuasan pasien merupakan salah satu tolak ukur yang digunakan untuk
mengukur keberhasilan pelayanan kefarmasian. Pasien yang puas terhadap
pelayanan yang diberikan oleh tenaga kefarmasian menunjukkan bahwa
pelayanan yang diberikan tersebut sesuai dengan yang diharapkan pasien atau
bahkan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran data
sosidemografi dan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien BPJS rawat jalan
terhadap pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi RS Medika Dramaga Bogor.
Penelitian ini bersifat prospektif observasional, dimana data yang digunakan
adalah data primer berupa kuesioner, kemudian diolah dengan menggunakan
aplikasi spss versi 17. Berdasarkan hasil penelitian dari 100 reseponden
menunjukkan jenis kelamin perempuan sebanyak 65%, usia 36 – 45 tahun
sebanyak 45%, tingkat pendidikan tertinggi SMA/SMK 47% dan responden
pedagang sebanyak 23%. Data menggunakan analisis univariat menunjukkan
kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian bahwa dimensi keandalan
sebesar (89%), ketanggapan (79%), empati (78%), jaminan (80%), dan bukti
langsung (75%). Rata–rata tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan
kefarmasian di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RS Medika Dramaga Bogor 2020
pasien merasa puas sebesar (80%).
ASHABELLA DIAH PAMUNGKAS; Nanang Hermawan; Trio Ummu Fathonah
2022 · Book · Open Access
Skabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei, yang penularannya terjadi secara kontak langsung. Penyakit skabies umumnya
menyerang individu yang hidup berkelompok seperti asrama dan pesantren. Prevalensi skabies di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor terlihat meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh
kepatuhan penggunaan krim permetrin (obat skabies) terhadap efek terapi skabies
pada santri putra di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor. Jenis penelitian ini
adalah observasional dengan menggunakan metode deskripif untuk melihat
gambaran tingkat kepatuhan terhadap efektifiktas penggunaan krim permethrin
pada pasien skabies di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor . Total populasi
100 santri putra. 80 santri sebagai sampel diambil berdasarkan rumus Slovin. Analisis data menggunakan metode Chi-Square dengan taraf signifikansi 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada pengaruh yang signifikan antara
kepatuhan dengan efek terapi obat skabies dengan P-Value >0,05.
DEVA RUSLIANNA; Lilik Sulastri; Sofyan Ramani
2022 · Book · Open Access
Pewrna pipi atau yang dikenal dengan (blush on) merupakan sediaan kosmetik yang
berfungsi untuk memberikan warna dipipi dengan sentuh artistik dan mampu
membuat wajah terlihat segar dalam tatarias. Sediaan pewarna pipi (blush on)
mempunyai manfaat dapat memperbaiki wajah agar terlihat segar, cantik dan
berdimensi. Warna-warna pada pewarna pipi (blush on) terdiri dari warna merah,
merah muda, jingga dan kecokelatan. Bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) dapat
dimanfaatkan sebagai pewarna alami karena mempunyai kandungan antosianin.
Antosianin ialah pigmen tumbuhan yang menghasilkan warna merah pada bunga
rosella. Tujuan penelitian ini untuk memberikan bukti bahwa ekstrak bunga rosella
dapat digunakan sebagai pewarna alami dan mempunyai mutu fisik yang baik. Pada
penelitian ini dibuat formula sediaan blush on cream dengan variasi konsentrasi
2,5% 5% dan 7,5% ekstrak kental bunga rosella kemudian di uji mutu fisik hingga
diperoleh formula terbaik. Formula yang dihasilkan kemudian di evaluasi stabilitas
dengan metode Cycling Test. Evaluasi meliputi uji organoleptik, uji homogenitas,
uji daya sebar, uji daya lekat, uji pH dan uji viskositas. Hasil pengujian sesudah
stabilitas menunjukan sediaan yang dibuat mempunyai mutu fisik yang baik,
kecuali pH dan daya lekat tidak memenuhi persyaratan.
Kuandi Tandiara Tan; Neili Apolina; TUTIK EKOWATI
2022 · Book · Open Access
Apotek adalah sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukannya
pekerjaan kefarmasian.Salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan
pelayanan kefarmasian di apotek adalah dengan studi kepuasan pelanggan. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui sosiodemografi konsumen , tingkat
kepuasan konsumen dan mengetahui nilai kesenjangan (selisih antara harapan dan
kenyataan) pasien resep tunai terhadap pelayanan di Apotek Kimia Farma No. 7
Bogor. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan
Single Cross Sectional Study (pendekatan dengan observasi atau pengumpulan
data sekaligus dalam kondisi waktu tertentu).Responden yang dipilih adalah
pengunjung Apotek Kimia Farma 07 yang datang untuk menebus resep dengan
metode non propability sampling dengan jumlah tertentu. Tingkat kepuasan
konsumen diukur menggunakan model SERVQUAL (Service Quality) terhadap 5
dimensi kualitas layanan yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance dan
emphaty..Hasil penelitian menunjukan presentase tingkat kepuasan konsumen
rata-rata sebesar 95,02%. Dimensi tangibel merupakan dimensi yang paling
memerlukan perbaikan karena nilai rata-rata kesenjangan paling tinggi yaitu
minus 0,283 dan tingkat kepuasan terendah diantara yang lain yaitu 94,27 %. Dan
dimensi yang paling tinggi adalah dimensi responsive dengan tingkat kesenjangan
adalah minus 0,202 dan tingkat kepuasan 95,74%.
AZHURA; Achmad Fauzi Isa; Triyani Sumiati
2022 · Book · Open Access
Daun ubi jalar ungu diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder
golongan flavonoid dan tanin yang mempunyai efektivitas antioksidan yang
besar. Oleh karena itu ekstrak daun ubi jalar ungu dapat dibuat menjadi sediaan
topikal yang dapat melindungi kulit. Formulasi body gel ekstrak etanol daun ubi
jalar ungu sampai saat ini belum diketahui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
membuat formula body gel tabir surya dari ekstrak etanol 70% daun ubi jalar
ungu dan mengevaluasi karakteristik fisiknya. Ekstrak kental etanol 70% daun ubi
jalar ungu diperoleh melalui metode maserasi dengan pelarut etanol 70% dan
dievaporasi dengan rotary evaporator suhu 50oC hingga didapatkan ekstrak dan
ekstrak yang diperoleh kemudian dipekatkan dengan waterbath suhu 40oC
sehingga diperoleh ekstrak kental. Sediaan body gel tabir surya dibuat dalam tiga
formula (F1, F2, F3) yang mengandung 1%, 2%, dan 3% ekstrak kental etanol
70% daun ubi jalar ungu, dan juga formula kontrol tanpa ekstrak (K(-)).
Karakteristik fisik sediaan body gel tabir surya yang diperoleh dievaluasi melalui
uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar serta daya lekat. Hasil
penelitian menunjukkan ekstrak etanol 70% daun ubi jalar ungu dapat
diformulasikan sebagai body gel dengan konsentrasi 1%, 2%, 3% dan semua
formula yang didapatkan memiliki karakteristik fisik yang memenuhi syarat body
gel yang baik, kecuali pada daya sebar. Dari ketiga formula, F3 dengan
konsentrasi 3% termasuk formula gel yang baik dengan nilai viskositas 3.900, pH
6,3, daya lekat 03,56 detik.
Eem Masaenah; Lilik Sulastri; SISKA HAERUNISA
2022 · Book · Open Access
Sinar matahari mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan, di samping itu
paparan sinar matahari berlebih juga dapat menyebabkan kulit menebal,
kehilangan kekenyalan, dan kulit menjadi keriput. Pemanfaatan susunan tabir
surya adalah salah satu cara perlindungan kulit dari sinar matahari. Daun yakon
(Smallanthus sonchifolius (Poepp.) H. Rob) memiliki kandungan flavonoid dan
fenolik yang tinggi sehingga cenderung dimanfaatkan sebagai bahan aktif yang
berfungsi dalam pembuatan krim tabir surya. Tujuan dibalik tinjauan ini adalah
untuk memformulasi dan menentukan potensi sediaan krim tabir surya dengan
berbagai variasi konsentrasi ekstrak etanol daun yakon. Ekstraksi serbuk daun
yakon dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Hasil
rendemen ekstrak yang di dapat sebesar 6,5%. Kemudian, dibuat sediaan krim
tabir surya dengan variasi konsentrasi ekstrak: tanpa ekstrak (F1); 0,1% (F2);
0,5% (F3); 1% (F4); dan 2% (F5). Kelima formula diuji karakteristik mutu fisik
dan nilai SPF-nya. Berdasarkan hasil uji yang diperoleh, ekstrak daun yakon dapat
dibuat sediaan krim tabir surya dan memenuhi persyaratan uji karakteristik mutu
fisik yaitu organoleptis, homogenitas, viskositas, daya sebar, pH, dan daya lekat.
Nilai SPF yang di dapat dari F1, F2, F3, F4, dan F5 berturut-turut sebesar 0,504;
0,845; 1,214; 2,693 (proteksi minimal); 4,127 (proteksi sedang). Semakin banyak
penambahan jumlah konsentrasi ekstrak daun yakon, maka semakin besar juga
nilai SPF yang didapat.
AI KURNIASIH; Assajadda Lizikri; Rira Noviarianti
2022 · Book · Open Access
Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) adalah orang yang mengalami
gangguan dalam pikiran, perilaku, dan perasaan yang termanifestasi dalam bentuk
sekumpulan gejala atau perubahan perilaku yang bermakna, serta dapat
menimbulkan penderitaan dan hambatan dalam menjalankan fungsi orang sebagai
manusia. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran peresepan psikotropika
yang meliputi gambaran usia, jenis kelamin, diagnosis, jenis obat, dan jumlah
item obat dalam resep pada pasien jiwa di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit
Umum Daerah Leuwiliang periode Januari-Maret 2020. Gambaran peresepan
dapat diketahui dengan melihat data pada rekam medik. Data dikumpulkan
dengan cara retrospektif kemudian dianalisis secara deskriptif. Data yang diteliti
sebanyak 90 sampel. Dari analisis data yang dilakukan diperoleh hasil sebagai
berikut: pasien dengan jenis kelamin laki-laki sebanyak 52% dan jenis kelamin
perempuan 48%. Berdasarkan gambaran usia paling tinggi yaitu usia 26-35 tahun
27,78%. Diagnosis terbanyak yaitu skizofrenia sebesar 51,11% dengan
penggunaan obat psikotropika yang paling banyak diresepkan yaitu clobazam
(72%) dengan jumlah peresepan terbanyak sejumlah 30 tablet (53 resep dari 90
resep).
Achmad Fauzi Isa; Antonius Padua Ratu; SUKAESIH
2022 · Book · Open Access
Daun gaharu (Gyrinop verteegii (Gilg) Domke) adalah suatua tanaman yang
diketahui mempunyai aktivitas antioksidan yang mengandung senyawa flavonoid‚
tanin dan polifenol. Tujuaan penelitian ini membuat formulasi sediaan gel ekstrak
etanol daun gaharu (Gyrinop verteegii (Gilg) Domke) serta stabilitas sediaan gel
dengan metode cycling test dan uji kimia dengan pengukuran kadar flavonoid
total yang menjadi persyaratan sediaan gel yang baik. Sediaan gel dibuat 3
formulasi dengan konsentrasi ekstrak 2%‚ 4% dan 8%. Menguji mutu fisik
termasuk uji organoleptik, viskositas, homogenitas, pH, daya sebar serta
pengukuran kadar flavonoid total sebagai uji kimia. Hasil uji stabilitas
menunjukan sediaan gel stabil ditinjau dari parameter pH, daya sebar serta
homogenitas tapi tidak stabil ditinjau dari parameter organoleptik karena terjadi
perubahan warna sediaan gel setelah proses cycling test dan dari parameter
viskositas karena tidak memenuhi syarat nilai viskositas gel setelah cycling test. .
Hasil pengukuran kadar flavonoid total sediaan gel pada formula 3 sebelum
cycling test 5,477% dan setelah cycling test 3,180%.
Antonius Padua Ratu; Inawati; RAHMAWATI HIDAYAT
2022 · Book · Open Access
Daun gaharu (Gyrinops versteegii (Gilg) Domke) merupakan tanaman yang
mengandung senyawa aktif flavonoid, tanin dan fenol. Formulasi sediaan gel
diketahui paling efektif dan efisien obat untuk luka bakar. Penelitian ini bertujuan
untuk membuat formula sediaan gel ekstrak etanol 96% daun gaharu yang memiliki
efektivitas terhadap luka bakar mencit. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan
memformulasikan sediaan gel ekstrak daun gaharu pada konsentrasi 2% (Kelompok
I), 4% (Kelompok II), 8% (Kelompok III), kontrol positif (Kelompok IV) dan
kontrol negatif (Kelompok V). Uji efektivitas sediaan gel ekstrak daun gaharu
dalam proses penyembuhan luka bakar dilakukan selama 14 hari pengamatan. Hasil
uji efektivitas sediaan gel ekstrak daun gaharu hingga hari ke-14 adalah Kelompok
I (58.66%), Kelompok II (50.00%), Kelompok III (65.33%), Kelompok IV
(57.33%), dan Kelompok V (50.66%). Kesimpulan yang didapatkan yaitu hasil
perbandingan terbaik ditunjukkan pada kelompok III konsentrasi 8% dengan
persentase penyembuhan sebesar 65.33%, sedangkan kelompok perlakuan yang
menggunakan Bioplacenton Gel® memperoleh persentase penyembuhan sebesar
57.33% yang artinya formula dengan konsentrasi 8% lebih efektif dalam proses
penyembuhan luka bakar dibandingkan dengan Bioplacenton Gel®.